SOA itu nyata, tapi(saya baru sadar)tidak sesederhana itu
Okt. 06, 2010
Basicly SOA adalah sebuah arsitektur yang berbasis layanan. Bagi yang masih belum pernah menyentuh hal semacam ini akan senang, karena kita akan dituntut untuk belajar dari apa yang terjadi. Tapi setelah kita mengerti konsepnya, kita akan sadar bahwa SOA tidaklah sesederhana yang kita duga(ahaha). Well saya sudah tau sedikit kelemahan dari SOA, antara lain :
Pertama SOA sebagai layanan berbasis asitektur, untuk perusahaan A yang memiliki web layanan Meru, pengusaha tersebut akan mengoreksi SOA mulai dari peningkatan kapasitas pengendalian internal, tetapi arsitektur SOA harus memiliki prosedur manajemen proses sama dengan prosedur web layanan Meru. Mudahnya, anda meletakkan telur anda di satu keranjang, pasti anda akan menggantungkan nasib telur tersebut pada keranjang anda khan. Dengan kata lain, pengusaha akan bertanya apakah keamanan untuk data mereka akan terus diupgrade? Tidak lucu khan kalau semisal supermarket besar harus menutup usaha mereka hanya karena kesalahan di sistem Informasi. Pasti mereka akan rugi jutaan rupiah pastinya.
Kedua, SOA yang melakukan pelayanan berbasis interface sering dikatakan terlalu 'kasar' dan terlalu klarifikasi. karena setelah proses implementasi masih akan diikuti serangkaian pertanyaan. Dan proses ini akan menciptakan sebuah masalah keamanan baru. Tapi di sisi lain hal ini akan membuat para developer dari pengembang platform opensource memacu produk mereka untuk lead jauh meninggalkan saingannya. Jadi tak heran jika sekarang mulai gencar pengikut opensource dimana mana.
)" title="
)" />
Well mungkin itu dulu, untuk solusi ada yang mengatakan bahwa REST is bette than SOA, tapi saya belum benar benar mencobanya, hanya membandingkan saja, tapi saya akan mencari tau lebih lanjut.. Semoga postingan kali ini berguna bin bermanfaat,,
Keep smiling, keep learning, keep FIGHTING!!!
