Thanks and Farewall dari Magang Dalam Negeri

Mei. 13, 2011

Posted by senja ananda under General
0 Comments | Permalink

Hari kemarin adalah hari yang cukup menarik. Sudah satu tahun saya berada di Meruvian, dan baru kemarin benar benar menghadapi kalau pengemplangan magang itu memang ada. Dan indahnya itu terjadi dari sekolah bertitle negeri.


Jadi ada sekelompok anak magang yang datang ke Meruvian, sekolahnya yakin kalau anak anak yang mereka kirim nantinya akan bisa menaikkan grade sekolah mereka serta setidakanya ada beberapa yang sukses. Tapi bagaimana mau sukses jika baru beberapa hari datang sudah ada yang pulang ke kampungnya lagi. Miris dengarnya ==a
Tapi kami masih menerima yang lainnya, kontrak magang pun diterima dengan panjang masa magang selama 6 bulan.

Tetapi..
Saat bertemu dengan guru yang menangani anak anak yang magang kesini sang guru malah bilang,"tapi kalau nanti anak saya tidak betah boleh saya jemput pulang kan pak?" pertanyaan apa itu?? Padahal disini banyak anak yang notabene nya dari sekolah luar negeri(red:swasta) satu tahun magang di sini. Dan sekolah maupun guru yang memantau disini dengan pasti mengatakan kalau mereka yang magang disini mau tidak mau harus betah dan mengerjakan apa yang diperintahkan oleh perusahaan. Menarik bukan? Atau mungkin memang sekolah luar negeri(red:swasta) lebih baik dari sekolah negeri?? =)


Dan sekarang ini, dalam hitungan 4 bulan sejak anak anak itu magang mereka menyatakan kalau mereka ingin kembali ke sekolah saja. Anehnya kita sudah tidak kaget dengan hal itu. Tapi kemudian terjadi pengemplangan disini. Anak magang disini harusnya setiap bulan membayar 150 ribu setiap bulan untuk membayar uang sewa atas rumah yang mereka pakai untuk tinggal selama ini. Tapi ternyata mereka belum membayar. Bendahara di setiap camp sudah menagih, tapi kemudian mereka berdalih kalau mereka belum mendapatkan kiriman dari rumah. Tapi itu berangsur angsur terus, mereka berdalih belum di transfer dari rumah tapi mereka bisa berbelanja ke mall. Apa mall sudah memberikan diskon 100% ???


Saat bendahara bertemu dengan guru dari smk yang menangani magang disini sang guru mengatakan kalau sesampainya disana akan langsung ditagih dan di transfer kan kesini. Yah kita hanya bisa menunggu apakah akan di transfer kesini atau kemana. :)


Hanya saja kalau anak magang dari smk6 ini tidak membayar iuran, bagaimana pembayaran sewa rumah untuk bulan selanjutnya?? Apakah saya bermimpi buruk?

nb : ada farewall kah???

Repot Kuliah or Kuliah Repot

Apr. 22, 2011

Posted by senja ananda under General
0 Comments | Permalink

    Such a bad day today. Mengingat tugas kuliah yang banyak dan banyak pula yang belum terselesaikan membuat semakin malas untuk berangkat kuliah. Belum lagi jauhnya hunian dari kampus. Jakarta-Depok gitu, macetnya ga kira kira, apalagi berangkat ke kampus bareng orang orang pulang kerja. yang berdasarkan pengalaman berkali kali menelan waktu 2 jam, bisa lebih. Jadi sebutkan alasan kenapa kita harus ke kampus. Program beasiswa yang saya dapatkan memang menguntungkan. Saya mendapat beasiswa 100%. :) Tapi sekaligus bikin jengkel juga, karena saya ngurus semua muanya paling akhir. Bahkan Kartu Rencana Studi pun baru bisa ngurus di hari terakhirnya terakhir(baca:telat). Apalagi untuk tambahan tambahan yang sifatnya tidak primer.
    Paling jengkel kalau pas kuliah. Ketika saya sudah berusaha dengan susah payah untuk datang mengikuti perkuliahan ternyata dosen tidak masuk. Sakit sekali rasanya. Malah ada teman saya yang masuk sekali dan ternyata dosennya tidak datang. Dan sekarang dia harus pergi ke luar kota untuk mengerjakan project dari kantor. Walhasil sampai sekarang dia tidak tau bagaimana perangai sang Dosen. ;) Ada juga dosen yang menyiapkan materi dengan buku setebal gajah tetapi jarang masuk. Ketika masuk pun hampir selalu telat, dan hanya menerangkan selama kurang dari satu jam. Kalau yang sudah berlatar belakang materi yang diberikan tak masalah, kalau yang belum? Itulah nasib. :P
    Apalagi hari ini. Saya sudah niat kuliah, bahkan sudah ijin dari kantor untuk berangkat kuliah lebih awal guna mengikuti UTS, melewati kemacetan, berdesakan di gerbong kereta api dengan berbagai smell yang 'menyenangkan' , pas sampai di kampus dan akan memasuki kelas sang dosen berkata ,"nama kamu siapa, npm berapa? kok tidak ada di daftar? tidak salah kelas??" Nah lhoo.. Lengkap sudah. Saya memang mengambil jurusan TI tapi mengambil kelas SI karena tidak ada kelas TI yang malam, dan ada sedikit kericuhan di kampus saya :) Tapi bukankah dulu mengatakan kalau tidak ada masalah dengan kelas saya, bahkan saya setiap masuk kelas absen kan? Pas UTS kok malah tidak terdaftar. Apa harus seperti ini setiap ada 'acara' di kampus??? Mau kuliah aja kok repot.. :( 

eGadget Plugin

Okt. 21, 2010

Posted by senja ananda under Java
0 Comments | Permalink

Egadget Plugin adalah salah satu plugin yang digunakan untuk integrasi antara eclipse dan Google API. Untuk mengkoneksikan keduanya kita menggunakan eclipse dan Google API. Untuk tampilan yang disuguhkan sudah cukup baik, selain itu kita juga bisa menambahkan gadget gadget lain dengan menambahkan sedikit source code pada plugin xml. Pokoknya sebagian besar setting ada pada xml-nya. Nah bagi kita yang ingin membuat aplikasi menggunakan Google Calender dan Eclipse mungkin plugin yang satu ini bisa dicoba.. Untuk cara bagaimana kita melempar data dari database lokal menuju database server kita menggunakan JSON. Berikut screenshot hasil dari egadget plugin.

 

 

 

Taman Puspa, d-pok

Okt. 16, 2010

Posted by senja ananda under General
0 Comments | Permalink

Bismillah,,

 Ha sudah sabtu?? Kok saya baru ngeblog?? Maklum disini internet baru dapet pagi sampe malem jam 9 saja, dari pagi sampai jam 5 sore itupun saya dapat koneksi 'iblis'. Walhasil baru nge blog sekarang,, hhe-hhe.. Daripada nggak sama sekali khan??? 

 Sudah 3 hari migrasi dari UK ke Depok, atmosfirnya kerasaaa sekali. Kalau di UK kita musti, kudu, harus, wajib ada AC, soalnya disana panas ga ketulungan--padahal rumah cuma dihuni beberapa umat saja-- kalau disini, better we have a fan, :) iya lah, gila!! satu ruangan ada lebih dari 20 anak tanpa AC, kerasa deh hawa hawa neraka, panas banget kaleee,,, tapi kalau malam udara di sini dingin, jadi enak banget. Jadi serasa di rumah. Bebas dari rasa gerah, it's life!!!

 Di Depok kebagian ngurusi camp anak cewek , yah namanya juga anak cewek, pagi bangun, ngantri mandi --32 orang dalam satu rumah hanya dengan 2 kamar mandi,,:(-- , sarapan, nggosip bentar.. Haha ada saja bahan pembicaraannya. Tapi mereka enjoy dengan kerjaan mereka, yah walaupun jarang tidak menemukan eror dalam codingan mereka, tapi mereka bangga dengan apa yang mereka pelajari-- itu yang harus kita contoh-- karena mereka merasa kalau mereka mendapatkan value yang jarang didapatkan oleh orang lain.

 Tapi walaupun mereka satu perjuangan, pasti ada saja masalah internal dalam rumah. Entah itu karena hal sepele, entah itu karena kesalah pahaman, entah itu karena mereka memang manja, ada saja!!! Seharusnya mereka sadar, kita disini itu belajar untuk mandiri, jika kita mengandalkan orang lain untuk mengurusi kita, lantas apakah orang itu tidak ingin mengurusi urusannya??? Come on, grow up!!! Kapan kita bisa maju kalau kita seperti ini???

Sialnya saya kurang bisa ngurusi anak orang yang lagi nangis, dan sialnya itu terjadi disini,, Akh, lemes deh saya jadinya, mau diapain hayo, dia udah besar khan?? Tapi akhinya saya bisa juga ngurusi urusan satu itu, hanya saja saya tidak ingin lagi menemui hal seperti itu,, Bingung kale kalo mau ngurusi orang nangis, apalagi kalo ditanya kenapa malah nangis lebih keras,,

Hha-hha-hha

SOA itu nyata, tapi(saya baru sadar)tidak sesederhana itu

Okt. 06, 2010

Posted by senja ananda under Java
0 Comments | Permalink

Basicly SOA adalah sebuah arsitektur yang berbasis layanan. Bagi yang masih belum pernah menyentuh hal semacam ini akan senang, karena kita akan dituntut untuk belajar dari apa yang terjadi. Tapi setelah kita mengerti konsepnya, kita akan sadar bahwa SOA tidaklah sesederhana yang kita duga(ahaha). Well saya sudah tau sedikit kelemahan dari SOA, antara lain : 

Pertama SOA sebagai layanan berbasis asitektur, untuk perusahaan A yang memiliki web layanan Meru, pengusaha tersebut akan mengoreksi SOA mulai dari peningkatan kapasitas pengendalian internal, tetapi arsitektur SOA harus memiliki prosedur manajemen proses sama dengan prosedur web layanan Meru. Mudahnya, anda meletakkan telur anda di satu keranjang, pasti anda akan menggantungkan nasib telur tersebut pada keranjang anda khan. Dengan kata lain, pengusaha akan bertanya apakah keamanan untuk data mereka akan terus diupgrade? Tidak lucu khan kalau semisal supermarket besar harus menutup usaha mereka hanya karena kesalahan di sistem Informasi. Pasti mereka akan rugi jutaan rupiah pastinya.

 Kedua, SOA yang melakukan pelayanan berbasis interface sering dikatakan terlalu 'kasar' dan terlalu klarifikasi. karena setelah proses implementasi masih akan diikuti serangkaian pertanyaan. Dan proses ini akan menciptakan sebuah masalah keamanan baru. Tapi di sisi lain hal ini akan membuat para developer dari pengembang platform opensource memacu produk mereka untuk lead jauh meninggalkan saingannya. Jadi tak heran jika sekarang mulai gencar pengikut opensource dimana mana.<img src=)" title=":))" />

 

Well mungkin itu dulu, untuk solusi ada yang mengatakan bahwa REST is bette than SOA, tapi saya belum benar benar mencobanya, hanya membandingkan saja, tapi saya akan mencari tau lebih lanjut.. Semoga postingan kali ini berguna bin bermanfaat,,

Keep smiling, keep learning, keep FIGHTING!!!

My First 'Mudik'

Sep. 19, 2010

Posted by senja ananda under General
0 Comments | Permalink

Hi AlL,,,

akh senangnya yang mudik,, bisa ketemu sama orang2 rumah yang bener2 masih sadar--belum terkontaminasi virus coding-- bisa jalan2, merasakan suasana pedesaan,, aaaaahhh,,, seneng banget lah. Dan yang pasti ada satu kebebasan yang lain, bebas dari pertemuan dengan coding.. Hahahaha :D

Tapi entah kenapa walaupun mudik kita harus tetep nge-blog. Yah tapi buat share how's your holiday bagus juga,, Liburan kali ini aku pulang. HOME!!!!! Akh senengnya, ketemu temen2 lama, reunian, ketemu sodara2 jauh yang pastinya silaturrahmi di Idul Fitri kali ini,,Senengnya!!!

Bisa narsis bareng sodara2 juga merupakan ritual taunan yang gak boleh terlewatkan. Yah jarang2 khan kita bisa happy seharian and narsis dengan wajah yang berseri seri,, haha

Pembuatan Implementasi Menggnakan KOnsep SOA#3

Agu. 31, 2010

Posted by senja ananda under Java
0 Comments | Permalink

Hoaahmm,, setelah kemarin bikin tampilan awal  menggunakan SOA sekarang kita bikin Create, Read, Update dan Delete nya. Biar pas astu paket gitu.. ;)

Caranya masih sama, kalo udah baca blog sebelumnya maka anda pasti ngerti. Tapi kita nggak perlu buat WebClient. Jadi kita hanya perlu membuat controller dkk.

Pertama, kita buat Controller nya dulu. Beri nama CustomerAddController (untuk create nya), CustomerEditController (untuk edit nya), CustomerDetilController(untuk view nya)dan CustomerDeleteController (untuk deletenya). Caranya masih sama Klik kanan pada Source Package - > New - > Java class, pilih project yang sudah ada. Kalau masih belum ada beri nama project sesuai dengan kapasitas memori anda?biar ntar gak gampang lupa ?-. 2 Setelah itu kita masukkan codingan2 kita,, hehe

Untuk yang CustomerAddController, ini codingannya, jangan sampe keliru yaaa

   
/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package com.customer.controller;
import com.customer.ws.Customer;
import com.customer.ws.CustomerWs;
import com.customer.ws.CustomerWsService;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import org.springframework.ui.ModelMap;
import org.springframework.web.servlet.ModelAndView;
import org.springframework.web.servlet.mvc.multiaction.MultiActionController;
/**
 *
 * @author user
 */
public class CustomerAddController extends MultiActionController{
 public ModelAndView customeradd(HttpServletRequest arg0, HttpServletResponse arg1, Customer customer) throws Exception {
        ModelMap modelMap = new ModelMap();
        modelMap.addAttribute(new Customer());
        String action = arg0.getParameter("action";) == null ? "" : arg0.getParameter("action";);
        if (action.equalsIgnoreCase("1";)) {
            CustomerWsService service = new CustomerWsService();
            CustomerWs port = service.getCustomerWsPort();
            System.out.println(">>>cek customer.getFirstname() :" + customer.getFirstname());
            System.out.println(">>>cek customer.getLastname() :" + customer.getLastname());
            System.out.println(">>>cek customer.getAge() :" + customer.getAge());
            port.create(customer);
            return new ModelAndView("redirect:customerlist.htm";);
        } else {
            return new ModelAndView("customeradd", modelMap);
        }
    }
}
  

Ini buat yang CustomerEditController,,

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package com.customer.controller;
import com.customer.ws.Customer;
import com.customer.ws.CustomerWs;
import com.customer.ws.CustomerWsService;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import org.springframework.web.servlet.ModelAndView;
import org.springframework.web.servlet.mvc.multiaction.MultiActionController;
/**
 *
 * @author user
 */
public class CustomerEditController extends MultiActionController{
public ModelAndView customeredit(HttpServletRequest arg0, HttpServletResponse arg1, Customer customer) throws Exception {
        CustomerWsService service = new CustomerWsService();
        CustomerWs port = service.getCustomerWsPort();
        ModelAndView mav = new ModelAndView();
        String action = arg0.getParameter("action";)==null?"":arg0.getParameter("action";);
        if(action.equalsIgnoreCase("1";)){
            System.out.println(">>>cek customer.getId() :" + customer.getId());
            System.out.println(">>>cek customer.getFirstname() :" + customer.getFirstname());
            System.out.println(">>>cek customer.getLastname() :" + customer.getLastname());
            System.out.println(">>>cek customer.getAge() :" + customer.getAge());
            port.edit(customer);
            return new ModelAndView("redirect:customerlist.htm";);
        } else {
            Integer id = Integer.parseInt(arg0.getParameter("customerid";));
            customer = port.find(id);
            mav.addObject("customer", customer);
            return mav;
        }
    }
}

 

Ini yang CustomerDeleteController,,

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package com.customer.controller;
import com.customer.ws.Customer;
import com.customer.ws.CustomerWs;
import com.customer.ws.CustomerWsService;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import org.springframework.web.servlet.ModelAndView;
import org.springframework.web.servlet.mvc.multiaction.MultiActionController;
/**
 *
 * @author user
 */
public class CustomerDeleteController extends MultiActionController{
 public ModelAndView customerdelete(HttpServletRequest arg0, HttpServletResponse arg1) throws Exception {
        CustomerWsService service = new CustomerWsService();
        CustomerWs port = service.getCustomerWsPort();
        Customer customer = port.find(Integer.parseInt(arg0.getParameter("customerid";)));
        port.remove(customer);
        return new ModelAndView("redirect:customerlist.htm";);
    }
}

 

Finally CustomerDetilControllernya,,

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package com.customer.controller;
import com.customer.ws.Customer;
import com.customer.ws.CustomerWs;
import com.customer.ws.CustomerWsService;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import org.springframework.web.servlet.ModelAndView;
import org.springframework.web.servlet.mvc.multiaction.MultiActionController;
/**
 *
 * @author user
 */
public class CustomerDetilController extends MultiActionController{
 @Override
    protected ModelAndView handleRequestInternal(HttpServletRequest arg0, HttpServletResponse arg1) throws Exception {
        Integer customerId = Integer.parseInt(arg0.getParameter("customerid";));
        CustomerWsService service = new CustomerWsService();
        CustomerWs port = service.getCustomerWsPort();
        Customer customer = port.find(customerId);
        System.out.println(">>>customer size: " + customer.getFirstname());
        ModelAndView mav = new ModelAndView();
        mav.addObject("customer", customer);
        return mav;
    }
}

Setelah buat Controller nya kita buat view nya di JSP, ini yang customeradd yaa?.

<%--
    Document   : customeradd
    Created on : Jan 18, 2010, 11:32:58 PM
    Author     : user
--%>
<%@ taglib uri="http://java.sun.com/jstl/core_rt" prefix="c" %>
<%@ taglib uri="http://www.springframework.org/tags/form" prefix="form" %>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Customer</title>
    </head>
    <body>
        <h2>Customer Add</h2>
    <form:form action="customeradd.htm?action=1" commandName="customer">
        <table border="1" width="100%">
            <tr>
                <td>Firstname</td>
                <td>:</td>
                <td><form:input path="firstname" /></td>
            </tr>
            <tr>
                <td>Lastname</td>
                <td>:</td>
                <td><form:input path="lastname" /></td>
            </tr>
            <tr>
                <td>Age</td>
                <td>:</td>
                <td><form:input path="age" /></td>
            </tr>
            <tr>
                <td colspan="3"><input type="submit" value="Add" /></td>
            </tr>
        </table>
    </form:form>
    <div>
        <a href="customerlist.htm">Customer List</a>
        <br/>
    </div>
</body>
</html>

ini yang customeredit.jsp nya,, Nah untuk kelanjutannya Insya Allah saya post lagi minggu depan,,

<%--
    Document   : customeredit
    Created on : Jan 18, 2010, 11:32:58 PM
    Author     : user
--%>
<%@ taglib uri="http://java.sun.com/jstl/core_rt" prefix="c" %>
<%@ taglib uri="http://www.springframework.org/tags/form" prefix="form" %>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Customer</title>
    </head>
    <body>
        <h2>Customer Edit</h2>
        <form:form action="customeredit.htm?action=1" commandName="customer">
            <table border="1" width="100%">
                <tr>
                    <td>Firstname</td>
                    <td>:</td>
                    <td><form:input path="firstname" /></td>
                    <form:hidden path="id"/>
                </tr>
                <tr>
                    <td>Lastname</td>
                    <td>:</td>
   

Motivasi untuk Tekad yang Kuat

Agu. 25, 2010

Posted by senja ananda under General
1 Comments | Permalink

Inilah kekuatan sebuah tekad yang mungkin bisa kita contoh,,,

Gedung sekolah desa yang kecil itu dipanasi oleh perapian batu bara kuno yang berbentuk belanga. Seorang anak laki-laki kecil bertugas untuk hadir pagi-pagi sekali di sekolah untuk menyalakan api serta menghangatkan ruangan sebelum guru dan teman-temannya masuk.

Pada suatu pagi gedung sekolah itu tertelan api. Anak laki-laki itu pingsan dan ia pun ditarik keluar dari bangunan yang terbakar itu, dalam keadaan setengah mati dan bukannya setengah hidup. Ia mengalami luka bakar yang parah di seluruh bagian bawah tubuhnya dan dibawa ke rumah sakit daerah yang terdekat.

Dari tempat tidurnya, si anak laki-laki yang terbakar secara mengerikan itu dalam keadaan setengah sadar sayup-sayup mendengar dokter berbicara kepada ibunya. Dokter memberitahu bahwa anak itu pasti akan mati, yang sesungguhnya merupakan hal yang terbaik, lantaran kebakaran hebat yang meluluhlantakkan bagian bawah tubuhnya.

Namun anak pemberani itu tidak ingin mati. Ia meneguhkan tekadnya untuk tetap bertahan hidup. Entah dengan cara bagaimana, hal yang mencengangkan dokter itu, ia terus hidup. Ketika bahaya maut itu berlalu, ia sekali lagi mendengar dokter dan ibunya berbicara dengan pelan. Ibunya diberitahu bahwa karena kebakaran itu menghancurkan begitu banyak daging di bawah tubuh anak itu, dapat dikatakan bahwa akan lebih baik jika ia mati, karena ia pasti akan lumpuh seumur hidup dan tak dapat memanfaatkan semua anggota tubuh bagian bawahnya.

Sekali lagi si anak pemberani itu mengeraskan tekadnya. Ia tidak akan lumpuh. Ia akan berjalan. Tetapi celakanya, dari pinggang ke bawah, ia tidak memiliki kemampuan bergerak. Kaki-kakinya yang kurus hanya terjuntai di sana, lengkap namun mati.

Akhirnya ia keluar dari rumah sakit. Lalu setiap hari ibunya memijat kakinya yang kecil itu, namun di sana tidak ada rasa, tidak ada kontrol, tidak ada apa pun. Namun niatnya untuk berjalan tetap sekuat dulu.

Hari-harinya menjemukan. Bila tidak sedang berada di tempat tidur, ia terkurung di kursi roda. Pada suatu hari yang cerah ibunya mendorong kursi rodanya keluar menuju halaman agar ia dapat menghirup udara segar. Hari itu, bukannya duduk terpaku di situ, ia melemparkan diri dari kursi roda. Ia menyeret dirinya sendiri melintasi rerumputan, menarik kedua kakinya di belakang tubuhnya.

Ia menyusuri jalannya menuju tiang pancang berwarna putih yang membatasi bidang tanah mereka. Kemudian, sedikit demi sedikit, ia mulai menyeret dirinya sendiri di sepanjang pagar itu, bertekad keras untuk berjalan. Ia mulai melakukan hal ini setiap hari sampai saat ia menggunakan jalan yang mulus di sekeliling halaman di sisi tiang pancang itu. Tak ada hal yang diinginkannya selain menghidupkan kedua kakinya.

Akhirnya melalui pijatan setiap hari, tekad bajanya dan keteguhan hatinya, ia benar-benar mengembangkan kemampuannya untuk berdiri, kemudian untuk berjalan tertatih-tatih, lalu untuk berjalan sendiri, dan kemudian untuk berlari.

Ia mulai berjalan ke sekolah, kemudian berlari ke sekolah, berlari demi kegembiraan besar yang diperolehnya dari berlari. Kemudian di universitas ia membentuk tim lari. Bahkan selanjutnya di Madison Square Garden pemuda yang diduga tidak bakal hidup itu, yang tidak pernah dapat berharap untuk bisa berlari.

Tau kah anda siapa pemuda ini ?? Pemuda yang keras hati ini, Dr. Glenn Cunningham, memecahkan rekor dunia lari untuk jarak 1500 meter.

Pembuatan Implementasi Menggunakan Konsep SOA#2

Agu. 18, 2010

Posted by senja ananda under Java
2 Comments | Permalink

Hi All,,

Nah setelah kemarin kita belajar membuat Webservice dengan benar dan baik sekarang kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga rahmat dan hidayahnya senantiasa diberikan kepada kita ...

Nah lo,, kok gak nyambung??? -_-'

Yah,,sebelumnya saya mau mengucapkan

DIRGAHAYU INDONESIAKU YANG KE 65

Semoga negara ini menjadi negara yang maju dan makin baik pemimpin pemimpin nya,,,

Okay,, sekarang kita lanjut pada bahasan kita.. Let's move!!!!

Sekarang kita akan membuat CRUD sederhana pada SOAP..

Setelah membuat WebService sekarang kita akan membuat WebClient dulu,,

Klik kanan pada Project Webservice - > WEbService -> WEbService Client

1

Beri Nama WebService dan daftar kan juga Session Beans yang telah dibuat sama persis seperti saat membuat WebService.Finish

Setelah itu buat controller pada Source Package Project Webservice.

Klik kanan pada Source Package - > New - > Java class

2

Beri nama kelas dan package yang anda buat.Inilah hasilnya

3

Setelah itu,, let's do some coding,,,Inilah codingan yang dibutuhkan untuk menampilkan data.

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package com.customer.controller;
import com.training.ws.Customer;
import com.training.ws.TrainingCustomerWs;
import com.training.ws.TrainingCustomerWsService;
import org.springframework.stereotype.Controller;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import org.springframework.beans.factory.annotation.Autowired;
import org.springframework.ui.ModelMap;
import org.springframework.web.bind.annotation.RequestMapping;
import org.springframework.web.servlet.ModelAndView;
import org.springframework.web.servlet.mvc.multiaction.MultiActionController;
import javax.xml.namespace.QName;
import javax.xml.transform.Source;
import javax.xml.ws.Dispatch;
import javax.xml.transform.stream.StreamSource;
import javax.xml.ws.Service;
import java.io.StringReader;
import java.util.ArrayList;
import java.util.List;
/**
 *
 * @author user
 */
@Controller
public class CustomerController extends MultiActionController {
    @Override
    protected ModelAndView handleRequestInternal(HttpServletRequest arg0, HttpServletResponse arg1) throws Exception {
        //System.out.println(">>>"+customer.findAll().size());   com.ws.customer.CustomerWsService service = new com.ws.customer.CustomerWsService();
        TrainingCustomerWsService service = new TrainingCustomerWsService();
        TrainingCustomerWs port = service.getTrainingCustomerWsPort();
        List<Customer> result = port.findAll();
        System.out.println(">>>customer size: " + result.size());
        ModelAndView mav = new ModelAndView();
        mav.addObject("rows", result);
        return mav;
    }
}

Nah setelah membuat controller sekarang kita buat viewnya. View pada SOA dibuat dalam folder JSP.Pilih tree Web Pages ? > WEB-INF - >Klik kanan pada folder JSP ? > New ? > JSP - >Beri Nama File JSP anda.

5

Nah sekarang buat viewnya menggunakan HTML.Like this..

<%-- 
    Document   : customerlist
    Created on : Jan 18, 2010, 11:32:58 PM
    Author     : user
--%>
<%@ taglib uri="http://java.sun.com/jstl/core_rt" prefix="c" %>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Customer</title>
    </head>
    <body>
        <h1>Customer List</h1>
        <table border="1" width="100%">
            <thead>
                <tr>
                    <th>First Name</th>
                    <th>Last Name</th>
                    <th>Age</th>
                    <th>Action</th>
                </tr>
            </thead>
            <c:forEach items="${rows}" var="rows"  varStatus="status">
                <tr>
                    <td>
                        <a href="customerdetil.htm?customerid=${rows.id}">${rows.firstname}</a>
                    </td>
                    <td> ${rows.lastname}</td>
                    <td align="center"> ${rows.age}</td>
                    <td align="center"> <a href="customeredit.htm?customerid=${rows.id}">Edit</a> |
                        <a href="customerdel.htm?customerid=${rows.id}">Hapus</a>
                    </td>
                </tr>
            </c:forEach>
        </table>
        <br/>
        <a href="customeradd.htm">Customer Add</a>
    </body>
</html>

Setelah membuat viewnya sekarang file ? file tersebut harus di-mapping.Mapping nya ada pada disapatcher-servlet.xml,sebagai berikut:

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<beans xmlns="http://www.springframework.org/schema/beans"
       xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
       xmlns:p="http://www.springframework.org/schema/p"
       xmlns:aop="http://www.springframework.org/schema/aop"
       xmlns:tx="http://www.springframework.org/schema/tx"
       xsi:schemaLocation="http://www.springframework.org/schema/beans http://www.springframework.org/schema/beans/spring-beans-2.5.xsd
       http://www.springframework.org/schema/aop http://www.springframework.org/schema/aop/spring-aop-2.5.xsd
http://www.springframework.org/schema/tx http://www.springframework.org/schema/tx/spring-tx-2.5.xsd">
    
    <bean class="org.springframework.web.servlet.mvc.support.ControllerClassNameHandlerMapping"/>
    
    <!--
    Most controllers will use the ControllerClassNameHandlerMapping above, but
    for the index controller we are using ParameterizableViewController, so we must
    define an explicit mapping for it.
    -->
    <bean id="urlMapping" class="org.springframework.web.servlet.handler.SimpleUrlHandlerMapping">
        <property name="mappings">
            <props>
                <prop key="index.htm">indexController</prop>
                <prop key="customerlist.htm">customerController</prop>  <--- ini yang ditambahkan
            </props>
        </property>
    </bean>
    
    <bean id="viewResolver"
          class="org.springframework.web.servlet.view.InternalResourceViewResolver"
          p:prefix="/WEB-INF/jsp/"
          p:suffix=".jsp" />
    
    <!--
    The index controller.
    -->
    <bean name="indexController"
          class="org.springframework.web.servlet.mvc.ParameterizableViewController"
          p:viewName="index" />
    <bean name="customerController" class="com.customer.controller.CustomerController" />   <--- ini yang ditambahkan
    
    
</beans>

Nah selesailah kita membuat View sebuah halaman. Untuk yang lain menyambung lain waktu ya?.

Pembuatan Aplikasi Menggunakan Konsep SOA

Agu. 11, 2010

Posted by senja ananda under Java
1 Comments | Permalink

Hi All,,

Ini adalah blog perdana saya,,Sebenernya males jugha seh mau ngeblog,, Kurang pandai bercicit cuit geto,,

Tapi karena sesuatu hal yang.... mau gag mau ngeblog deh,,

>,<

So maap deh kalo masih banyak salahnya.. Kalau ada yang kurang please Comment ea,,

 

Btw kemarin saya baru dapet ilmu baru--thank's to Mas Mamat--,pengen share gitu lah,, kali aja ada yang berminat mencoba.

Bikin aplikasi biasa sih,,tapi mungkin bakal berguna buat yang mau belajar--soalnya saya juga gak ngerti mau ngeblog apaan lagi--

Langsung aja ya,,

SOA(Service Oriented Architecture) adalah sebuah arsitektur berbasiskan pelayanan. Lebih gampangnya implementasi SOA merubah sebuah aplikasi yang pertama hanya dipakai untuk entry menjadi sebuah aplikasi yang dapat berinteraksi dengan aplikasi lain, dan sifatnya tidak point-to-point..

Nah kali ini kita akan menggunakan Spring, Hibernate dan MySql.

Kenapa harus Hibernate??karena dengan menggunakan Hibernate kita akan lebih mudah untuk MIGRASI.Misalkan saat ini kita menggunakan MySql tapi kemudian kita diharuskan untuk menggunakan ORACLE/Postgre/SQLite/dll, pasti kita ngak akan kebingungan jika menggunakan Hibernate. Karena semua interver telah d.include pada Hibernate.

Okay kita langsung ajah,,

Sebelum kita mulai, kita siapkan dulu bahan2nya,,

Bahan bahan yang diperlukan antara lain :

  1. Netbeans 6.8 atau yang terbaru.
  2. Glassfish v3 atau yang terbaru.
  3. Mysql Server(pake yang lain juga bisa koq).
  4. Hibernate JPA 3.0 atau keatas.
  5. Spring Web MVC 2.5 untuk aplikasi Web Application Client(CustomerClient).
  6. JSTL 1.1 untuk aplikasi Web Application Client(CustomerClient).

Nah sekarang kita mulai...

Langkah Pertama, buat Database.

 Berikut adalah query untuk membuat database dan tabelnya..

CREATE DATABASE TEST;

USER TEST;

CREATE TABLE `customer` ( `id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,`firstname` varchar(255) DEFAULT NULL, `lastname` varchar(255) DEFAULT NULL, `age` int(11) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`id`) );

 

Langkah Kedua, buat project EJB menggunakan Netbeans.

  1. Jalankan Netbeans
  2. Pilih New Project - Java EE - Enterprise Application. Next 

 Eits jangan lupa buat koneksinya dulu,,

        1. Klik tab Services.
        2. Pada tree Database klik kanan pilih New Connection
        3. Pilih Driver MySql (Connector/J Driver). Host : localhost/ip_server_anda. Port : 3306/port_server_Glassfish. Database : test. Username :root. Password:
        4. Klik OK dan sekarang anda telah memiliki koneksi ke database.
Selanjutnya kita harus membuat entity class..
Untuk membuat Entity dari database, Klik pada project EJB > New > pilih Other > pilih Java EE > Persistance > Entity Class from Database

Tahapan selanjutnya adalah membuat code Bean-nya. Dalam pembuatan Bean, kita bisa melakukan menggunakan generator, namun untuk kasus logical
kusus kita harus menambahkan sendiri. Karena cakupan dari sebuah method yang dibuat tergantung dengan kompleksitas dari sebuah business logical. Untuk membuat Bean klik kanan pada project EJB > klik Other > pilih Java EE > pilih session Beans from Entity Class.


Langkah Ketiga, buat WebService.

Langkah-langkah untuk membuat web service adalah sebagai berikut.
Klik kanan pada project Web Services yang sudah kita buat yaitu Customer-war > pilih Other > pilih Web Services > Next



Daftarkan Session Beans yang sudah kita buat sebelumnya.

Setelah itu jalankan Web Service anda.Jika benar berhasil maka akan muncul gambar seperti di bawah ini.



Langkah Keempat, buat WebService Client.

Buat project baru Java Web pilih Web Application. Untuk lebih detilnya seperti gambar di bawah ini.

 

Masukkan nama Web Application Client yang akan dibuat.

 

Masukkan Spring MVC 2.5 Library lalu tekan Finish.

Hasil project web application yang kita lakukan adalah seperti gambar di bawah ini.

 

 Ambil web service yang sudah kita buat dengan cara sebagai berikut. Klik kanan project
CustomerClient > pilih Other > Webservice

 

 

 

nah sampai sini dulu,,

Emm..,mungkin minggu depan kelanjutannya,,

^_^ thanks