Tracing Foto dengan PenTool

Posted on August 11, 2009 by Dany Preistian

tracing??? TRACING adalah teknik menggambar atau membentuk sebuah VECTOR. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat LOGO,TOKOH KARTUN,dan sebagainya. Dengan jelasnya,TRACING adalah Menggambar Manual Menggunakan Aplikasi Design ( Corel,Ilustrator,photoshop ).
[Read More]

Filed under General | 0 Comments | Permalink

Mewujudkan "TI Hijau" Menjadi Nyata

Posted on August 10, 2009 by Dany Preistian

Seiring "TI Hijau" terus menjadi sorotan, dengan meningkatnya permintaan energi, sistem pendinginan, dan ruang berkembang menjadi satu dari kejahatan utama karena mengaktifkan sekitar 170 Ton pembuangan CO2, atau sekitar 0.3% dari keseluruhan di dunia.

Menurut penelitian, emisi pusat data akan menggeser dinas penerbangan dunia pada 2020. Terlebih bahwa pusat data sekarang mendapat 25% dari bidget TI dengan konsumsi energi 16% dalam setahun.

Apa yang justru luput dari perhatian adalah pilihan yang tersedia dewasa ini untuk mengaturnya, dimulai dengan pengertian mendasar dari pengaruh dan dampak dari keputusan belanja TI untuk energi pusat data, pendinginan, dan konsumsi ruangan. Hasilnya, sangat sedikit perusahaan yang secara formal memiliki fasilitas yang dipertimbangkan melalui proses seleksi vendor dan dasar pemikiran ini didukung melalui penelitian terbaru yang diadakan Oliver Wyman dari industri pusat data.

Para responden dari survey tersebut mengidentifikasi tiga masalah utama: ruang pusat data, kapasitas energi, dan persyaratan sistem pendinginan/penghangatan.

Pertama, karena perkembangan yang pesat dalam komputasi dan persyaratan penyimpanan, banyak pusat data berjalan diluar area, baik dalam hal ukuran maupun unit rak. Untuk menunda pengembangan pusat data mereka selama mungkin untuk menghemat biaya, para perusahaan menyebarkan drive yang lebih penuh dan sistem kegunaan yang lebih tinggi, yang berubah memimpin ke konsumsi energi yang lebih tinggi per kaki persegi. Hasilnya, banyak perusahaan menemukan kapasitas energi menjadi perhatian utama mereka sementara yang lainnya berkutat dengan bagaimana mengatur pengeluaran panas dengan tujuan untuk menjaga pusat data tetap dingin.

Penyimpanan merupakan kontributor utama lainnya dalam masalah yang dihadapi manajer pusat data yang nyata dan memiliki beberapa pembagian yang bisa diukur di sepanjang platform vendor penyimpanan pada energi yang penting, sistem pendinginan dan metric ruangan. Menurut manajer pusat data yang diwawancarai pada saat penelitian, pemicu utama dari energi, pendinginan, dan ruangan dalam sistem penyimpanan perusahaan memiliki sedikit yang harus dilakukan dengan jenis teknologi disk drive dan semua yang harus dilakukan dengan pembedaan fitur yang disediakan oleh vendor penyimpanan.

Ketidakleluasaan Pusat Data
Jumlah yang signifikan dari perusahaan menspesifikasikan pusat data sebagai hal menyulitkan yang utama. Partisipan penelitian itu mengidentifikasi bahwa persyaratan penyimpanan berkembang pada tingkat yang dipercepat dalam pusat data mereka dengan beberapa mengalami pertumbuhan data 50% atau lebih dari tahun ke tahun. Untuk mengakomodasi permintaan untuk ruang penyimpanan ini, sebagian besar perusahaan mengganti yang lama, mengganti perlengkapan yang besar dengan perlengkan yang lebih kecil dan tangguh.

Beberapa pusat data juga sudah bisa menyimpan jumlah sangat besar menggunakan teknologi virtualisasi. Satu pusat data besar yang mengonvergensi porsi signifikan dari lingkungan server fisiknya ke virtual, mengurangi persyataran server untuk aplikasi-aplikasinya dari 250 server menjadi 18. Meningkatkan virtualisasi penyimpanan dengan teknologi seperti ketetapan tipis dan RAID, memiliki sistem penyimpanan lebih sedikit namun lebih besar akan menyediakan kapasitas dan pemanfaatan yang lebih baik, juga menghasilkan ruangan, energi, dan sistem pendinginan yang lebih efisien.

Untuk perusahaan yang telah mengurangi masalah ruangan, kapasitas energi menjadi hal utama yang dipikirkan seiring sistem yang padat mengurangi penggunaan ruang fisik namun membutuhkan energi lebih dan menyumbang lebih banyak panas per unit ruangan. Para pelanggan yang telah meraih kapasitas energi maksimum dari pusat data mereka mendiskusikan pilihan-pilihan mulai dari meng-upgrade Uninterruptible Power Supply (UPS) hingga meningkatkan kapasitas energi atau mendirikan pusat data yang baru. Meng-upgrade UPS bisa memakan biaya mulai dari ribuan hingga ratusan ribu dollar Amerika, sementara membangun pusat data yang baru bisa menghabiskan dana hingga jutaan dollar Amerika dan memakan waktu tahunan untuk men-deploynya.

Untuk mengurangi tekanan kapasitas energi ini, manajer fasilitas menggunakan strategi sederhana namun cerdas untuk mengurangi energi yang dibutuhkan bagi perlengkapan sistem pendinginan. Ketimbang metode tradisional, yang meningkatkan jumlah ruang fisik dan memaksakan udara dingin melalui rak, pusat data baru memiliki pilihan berupa tirai udara dingin terjuntai di depan mesin. Udara dingin kemudian akan masuk ke dalam mesin dan keluar dari belakang sebagai udara panas, yang secara alami naik ke atap, dan dilepaskan ke luar.

Untuk mencegah satu mesin kelelahan karena memanaskan mesin yang lain, layout nya menempatkan racks berhadap-hadapan dan saling membelakangi dalam pengaturan, yang dinamai "hot aisle/cold aisle".

Kini, aplikasi sederhana dari hukum dasar thermodinamik telah menjadi penerapan terbaik untuk rancangan pusat data karena efisiensi energinya.

Efek Finansial
Peningkatan konsumsi energi menorehkan potongan besar dari budget TI dan karena itu menarik banyak perhatian. Riset Oliver Wyman menemukan bahwa pemicu ini lebih menimbulkan masalah untuk pusat data yang berlokasi di area urban dengan populasi padat dimana biaya penggunaan bisa naik tiga kali lipat daripada biaya di lokasi cabang. Memindahkan ke lingkungan yang biayanya rendah juga menawarkan keuntungan dalam hal dukungan persyaratan staf dan keamanan data di lingkungan post-9/11.

Banyak organisasi akan terus mencari solusi ini pada jangka panjang dan bagi beberapa, geografis yang lebih dingin juga menjadi alternatif.

Tindakan-tindakan Pengaturan dan Pertimbangan Reputasi
Pertumbuhan data yang cepat juga menangkap atensi kelompok di masyarakat yang tertarik akan hal tersebut dan organisasi pemerintah dan di beberapa kasus perhatian ini telah berubah menjadi aksi yang biasa diatur. Salah satu pelanggan menyebutkan pajak yang ditambahkan pemerintah Inggris ke tagihan penggunaan pusat data untuk setiap MW dari listrik yang dikonsumsi. Mungkin di masa depan, kita akan melihat tindakan pengaturan di Asia dan ini akan mendorong TI hijau ke depannya.

Meskipun jenis yang berbeda dari perusahaan telah menimpa dengan masalah ini ke berbagai tingaktan, solusi sederhana nya adalah mengurangi persyaratan penyimpanan.

Efisiensi penyimpanan yang lebih tinggi membuat para perusahaan memperpanjang usia pusat data, meringankan energi dan masalah sistem pendinginan, dan mengurangi biaya operasional. Manajer fasilitas dan penympanan memiliki kesempatan untuk mengarahkan ketidakleluasaan pusat data ini dan berefek pada finansial dengan memilih vendor penyimpanan yang menyediakan jumlah terendah atau TB mentah untuk penggunaan kapasitas yang dibutuhkan. Dengan tiap vendor menawarkan bermacam tingkat efisiensi penyimpanan, para pelanggan yang mampu mengurangi jumlah penyimpanan kasar dibutuhkan untuk tiap TB yang efektif akan melihat penyimpanan langsung dan konsumsi energi.

Suresh Nair,  Managing Director of NetApp, ASEAN

Filed under General | 0 Comments | Permalink

Belajar Java Web

Posted on July 23, 2009 by Dany Preistian

Pertama kali aq belajar java web tuh di Meruvian Jogja, ketika aq magang. Sekarang masih magang sih. :D. Pertama datang di Meruvian rasanya dag-dig-dug, gemeteran, banyak dech. Aku magang di Meruvian bareng sama temen-temen aq dari Banyuwangi. Ketika baru masuk magang, aq bingung banget gimana caranya buat aplikasi web java. Untung ja ada Mas Bagus yang baegh hati dan tidak sombong yang maw ngajarin aq dan temen-temen. Thanks yach mas. :D

Pertama masuk aku dan temen-temen disuruh belajar JENI 5. Aku awalnya bingung dengan materi JENI 5 tersebut, bagaimana gagh bingung coba, aku di skul cuma diajarin JENI 1. Untung aja ada Mas Bagus dan anagh-anagh senior yang udah 6 bulan magang di Meruvian. Sekali lagi, Thanks yach mas. :D

Setelah Satu Minggu, aku dan temen-temen udah disuruh buat aplikasi web seperti yang udah di contohkan di JENI 5. Kami membuat aplikasinya diatas CIMANDE. Tugas Pertama magangku adalah mengerjakan dan memperbaiki Papaje dengan satu temen aq, soalnya kita emank disuruh 2 orang buat ngerjain project masing-masing.

Beberapa lama kemudian, hanya temenku yang disuruh handle tuk ngerjain Papaje, karena aku dikasih job baru. Project kedua aku adalah memasukkan Meet On sebuah aplikasi Meeting Online kedalam Izuna. Meeting Online sendiri dibuat oleh anagh magang yang dari Malang, namanya Dias. Dan Izuna itu aplikasi yang dibuat oleh Mas Bagus. Setelah dapet beberapa lama, Meet On sudah berhaasil aku masukkin ke Izuna, meskipun Velocitynya agagh acakadul, karena aq gagh begitu bisa Design.. :D

Selesai Meet On, sekarang aku lagi ngerjain project aq sendiri yang aq beri nama My Writing, sebuah Diary Online. Jadi kita bisa mengisi sebuah diary yang akan disimpan secara online. Aku juga gagh sekedar buat web tersebut untuk menyimpan duankz, tapi disana juga aq tambahin sebuah event yang bisa kita buat. Kita bisa mengInvite event kita kepada orang lain. dan Kita juga bisa Join event dari orang lain. Oh iya, DiWeb itu juga aku sediain follow, jadi ketika kita mem-follow member, kita bisa liat public diary dari orang yang kita follow. Cuma yang public, yang Private enggagh. hehehe.... 


Filed under Java | 0 Comments | Permalink

Harmoni Cinta (Gita Gutawa)

Posted on July 23, 2009 by Dany Preistian

 

Gita Gutawa yang memiliki nama lengkap Aluna Sagita Gutawa adalah seorang cewek asal Jakarta yang membuat semua orang Indonesia menjadi terkesan dengan prestasi-prestasinya. Dia berhasil berprestasi dibidang Seni khususnya bidang tarik suara bahkan dia berhasil berprestasi dibidang akademis dengan menjadi lulusan terbaik di sekolahnya tahun 2008 silam.

Prestasi Gita Gutawadi dunia tarik suara tidak bisa diragukan kembali. Awal kariernya didunia tarik suara adalah bernyanyi featuring dengan Ada Band. Dia menyanyikan lagu yang berjudul “Terbaik Untukmu”, lagu itu memiliki arti bahwa seorang anak yang berterima kasih kepada ayahnya karena kebaikan dan usahanya untuk membesarkannya. Setelah membawakan lagu tersebut, Gita Gutawa mulai menjadi sorotan di media karena dia memiliki suara yang khas, yang jarang dimiliki oleh seseorang. Suaranya melampaui nada-nada tinggi dengan halus.

Kemudian Gita Gutawa membuat sebuah album yang berjudul Gita Gutawa pada tahun 2007. Gita Gutawa senantiasa menyita perhatian publik dengan torehan prestasinya. Mulai dari penjualan albumnya yang mendapatkan platinum, Ami Award 2008, Gita memperoleh penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik dan albumnya sebagai Album Terbaik. Ia juga berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan memenangkan ajang bergengsi 6th International Nile Song Festival di Kairo, Mesir (2008).

Dua tahun berselang Aluna Sagita Gutawa meluncurkan album keduanya yang bertajuk Harmoni Cinta pada 8 Mei 2009. Kekuatan album ini adalah penyajian dua style musik yang berbeda. Yaitu Gita sebagai sosok remaja yang aktif dan ceria yang menyanyi dalam gaya fun, kasual dan nge-band. Disisi lain adalah konsep musik pop klasik, grande, dan orkestra yang dibawakan Gita melalui angelic voice-nya.

Kedua konsep ini disajikan dalam bentuk 12 karya yang merupakan hasil kolaborasi sejumlah musik papan atas. Dari Indonesia diantaranya adalah Yovie Widianto, Melly Goeslaw, Dewiq, dan Maia Estianty. Sedangkan dari luar negeri ada nama Dick Lee, hit maker asal Singapura yang dikenal sebagai Andrew Lloyd Webber-nya Asia.

Ayah Gita Gutawa yang juga seorang musisi, Erwin Gutawa yang bertindak sebagai Produser/ Arranger / Orkestrator menggarap album ini dari bulan Juni 2008 dan selesai pada Maret 2009. Yang istimewa proses penggarapannya dilakukan di 4 benua yaitu recording di Indonesia (Asia), pengisian orkestra di Praha dan Bulgaria (Eropa), mixing di Australia dan mastering di Amerika.

GADIS YANG SERBA BISA

Kalau Gita Gutawa di album pertama adalah bocah usia 13 tahun yang hanya menurut dengan patuh kepada sang produser. Maka Gita Gutawa yang sekarang adalah gadis remaja yang tahu apa yang dia mau.

?Aku intens terlibat di album ini mulai dari sejak pengkonsepan hingga pemilihan lagu. Karena aku yang akan menyanyi maka album itu harus nyambung dengan seleraku. Makanya aku banyak kasih ide ke papa, ?jelas gadis kelahiran 11 Agustus 1993 ini dengan senyum manis.

?Oya, aku terlibat membuat lirik dalam beberapa lagu, salah satunya Parasit. Dan senang banget begitu tahu lagu Parasit dipilih sebagai single jagoan. Di lagu Ayo (Come On) aku membuat komposisi serta lirik secara full, ? sambungnya.

Album Harmoni Cinta

Yang pasti dari temanya sangat berwarna. Tidak hanya cinta, tapi juga persahabatan, impian, semangat, dan harapan. Dibuka dengan single Parasit yang berlirik unik dan sangat ?menyentil?. Sebuah curhat Gita tentang orang yang suka memanfaatkan orang lain. Lucunya, Gita yang menulis liriknya saat menjelang ujian nasional itu menghiasi lagunya dengan istilah-istilah pelajaran sekolah, seperti parasit, magnet, dehidrasi, hypothermia, Segitiga Bermuda, dan banyak lagi.

Dalam lagu Harmoni Cinta karya Melly Goeslaw yang diusung dalam suasana teatrikal, Gita menyanyi dengan iringan dari The City Prague Philharmonic Orchestra. Vocalnya yang apik dipastikan menyita hati siapapun yang mendengarkannya.

Tidak hanya itu, di dalam Album keduanya ini juga terdapat lagu-lagu yang bisa membuat Gita Gutawa mengeluarkan suaranya yang halus. When You Wish Upon Star, lagu remake dari theme song Disney. Dengan iringan The Bulgarian Symphony Orchestra, siapapun yang mendengarnya sanggup dibuat merinding. Terpaku oleh pesona kemegahan alunan orkestrasinya.

Sebuah komposisi elegan bernuansa tradisional Indonesia dapat dinikmati dalam lagu berjudul Remember karya Dick Lee. Bebunyian saluang, kecapi, gendang, gamelan, berpadu Gita nyinden, menebarkan alunan world music yang indah.

Untuk yang fun dan kasual, mari kita simak lagu Mau Tapi Malu, karya Maia Estianty. Gita feat Maia tampil berduet dalam lagu medium beat yang sarat dengan romansa remaja. Masih seputar urusan cinta ala remaja, Gita tidak ragu menyatakannya dalam Salah Jatuh Cinta, lagu karya Dewiq yang liriknya dibuat bersama antara Gita dan Dewiq. Masih dalam gaya ceria, Gita tampil dalam lagu Aku Cinta Dia, karya komposer Adjie Soetama yang dulu pernah dipopulerkan oleh (alm.) Chrisye. Lewat versi Gita, lagu ini tampil beda dengan kesan yang centil dan sesuai dengan dunia remaja masa kini.

Masa muda memang masa yang menyenangkan, perlu dinikmati untuk bersenang-senang sekaligus berjuang untuk meraih impian. Lewat Meraih Mimpi, Gita percaya selalu ada kekuatan untuk menggapai impian jika kita percaya mampu meraihnya. Lagu ini dijadikan original soundtrack untuk film berjudul Meraih Mimpi (Sing to the Dawn) yang diproduksi bersama oleh Infinite Frameworks, Mediacorp Raintree Pictures dan Media Development Authority of Singapore yang juga bekerjasama dengan Kalyana Shira Film di Indonesia.Sebagai informasi, Meraih Mimpi adalah film full animasi Indonesia pertama yang didukung oleh artis-artis kenamaan Indonesia dengan Phil Mitchell sebagai Sutradara animasi dan Nia Dinata sebagai co-production Partner di Indonesia. Gita sendiri mengisi vokal pemeran utama bernama Dana.

Tema positif seperti cerita tentang persahabatan, saling peduli, dan ajakan agar kita tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan hidup dapat disimak dalam lagu Ayo (Come On) karya Gita Gutawa sendiri dan Melangkah Lagi yang musiknya digarap oleh Yovie Widianto sedangkan liriknya ditulis Gita bersama Eross SO7.

Dan juga lagu Lullaby, sebuah lagu nina bobok yang sangat indah dan menyentuh. Katanya sih lagu tersebut dipersembahkan untuk adiknya tercinta yang bernama Aura Aria Gutawa  yang lahir pada Minggu (15/7/2007) pukul 07.12 WIB di Rumah Sakit Bersalin YPK, Menteng, Jakarta Pusat.

Filed under Music | 1 Comments | Permalink