Menyulap bentrokan pada SKYPE dan WAMPP
Kawan kawan,pernah kan
biasanya ketika kita menjalankan skype dan wampp atau xammp yang bersamaan,
maka wampp atau xampp yang kita gunakan tidak mau aktif.
Itu disebabkan karena port Apache pada Wampp atau xampp bentrok dengan port pada skype.
Kadang kita pasti akan menonaktifkan aplikasi skype, agar wampp atau xampp kita mau dijalankan, ya kan?
Tapi sbenarnya tidak perlu, karena kita bisa mematikan port skype yang bentrok tadi.
Begini caranya:
Pilih Menu Skype dan masuk ke Privacy
Lalu pada window pop up yang muncul, Pilih menu Advanced, dan pilih submenu Connection.
Kemudian UnCheck pada Use port 80 and 443 as alternatives for incoming connections, save.
Lalu restart pada kedua aplikasi (wampp atau xampp dan skype). Dan taraaaa...
Wish a luck for you all ^o^
Menampilkan Link Orang lain...
Kita bisa berbagi blog, ataupun link orang lain dengan menampilkan alamat link mereka dengan tampilan list,
Dan berikut kodenya :
<font color="blue">.::FRIEND
LINKS::.</font></b><br/><!--h--><input
type="hidden" name="jump"
value="jump"><br/><!--h--><select
name="url">document.writeln
('<option value="URL TEMAN
KAMU">NAMA TEMAN KAMU</option>');
('<option value="URL TEMAN
KAMU">NAMA TEMAN KAMU</option>');
('<option value="URL TEMAN >
KAMU">NAMA TEMAN KAMU</option>');
('<option value="URL TEMAN
KAMU">NAMA TEMAN KAMU</option>');
('<option value="URL TEMAN
KAMU">NAMA TEMAN KAMU</option>');
('<option value="URL TEMAN
KAMU">NAMA TEMAN
KAMU</option>');
</select><br/><input type="submit"
value="Visit"><form
name="t"action="http://scriptsocket.com/cgi-bin/jumpbox/jump.cgi"method="get">
</form><br/>
atau
Berikut hasilnya :

.:Semoga Membantu dn.nb:.
Always Learn and Share
Jam Digital Sederhana dengan Java Script
Jam digital nampang di web anda,...
Berikut ini code javascriptnya >>>
<script type="text/javascript">
function det_time()
{
var d = new Date();
var t_hour = d.getHours();
var t_min = d.getMinutes();
var t_sec = d.getSeconds();
var t = t_hour + ":" + t_min + ":" + t_sec;
document.myform.my_time.value = t;
}
</script><br />
<form name="myform"><input type="text" size="10" maxlength="10" value="" name="my_time"><br />
</form><script type="text/javascript">
<!--
setInterval("det_time()", 1000);
//-->
</script>
Semoga bermanfaat
Always learn and share
dn.nb
Tentang Cascading Style Sheet
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam.
Cascading Style Sheet adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memperindah tampilan halaman website (situs). Singkatnya dengan menggunakan Methode CSS ini anda dengan mudah mengubah secara keseluruhan warna dan tampilan yang ada di situs anda, sekaligus memformat ulang situs anda (merubah secara cepat). Jelas, dengan sedikit berfikir dan menggunakan logika maka anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas. Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya.CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
Untuk versi CSS sendiri saat ini ada 2 versi yaitu CSS1 dan CSS2. CSS 1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, sedangkan CSS 2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer. Selain itu CSS 2 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf (font), tampilan pada tabel (table layout) dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan lebih baik dari versi pertama.
Berikut ini contoh satu syntax dengan css :
h1 {
color: #0789de;
}
Bagian pertama sebelum tanda '{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value.Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value.
Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :
Inline Style Sheet
CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style="..." dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan mempengaruhi tag HTML yang lain.
Contoh penulisan CSS dengan metode Inline Style Sheet :
<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Inline</title>
</head>
<body bgcolor="#FFFFFF">
<p id="cth1">
Ini adalah contoh tag P tanpa diformat menggunakan CSS </p>
<p id="cth2" style="font-size:20pt">
Tag P ini diformat dengan besar font 20 point </p>
<p id="cth3" style="font-size:14pt; color:red">
Tag P ini diformat dengan besar font 14 point, dan menggunakan warna merah </p>
</body>
</html>
Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.
Contoh penggunaan CSS dengan metode Embedded Style Sheet :
<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Embedded/title>
</head>
<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>
<body>
<h1 id="cth1">Judul ini berukuran 18 dengan warna merah!</h1>
<p id="cth2">Tag p ini di format dengan besar font 12 point dengan tipe font Arial dan mempunyai identasi 0.5 inch </p>
<p id="cth3">Yang perlu diperhatikan juga bahwa body disini telah diformat dengan margin kiri 0.5 inch dan warna background biru</p>
</body>
</html>
Linked Style Sheet
Metode ini hampir sama dengan metode Embedded Style Sheet, hanya saja pendefinisian tag <style> ... </style> dibuat pada berkas terpisah dari berkas HTML yang membutuhkan CSS. Kemudian berkas lain tersebut disimpan dalam format .css.
Pada berkas HTML yang akan menggunakan berkas CSS, harus dibuat tag <link> yang dituliskan di antara tag <head> ... </head>.
Contoh (simpan dengan nama contoh.css) :
<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>