Global Android Dev Camp 2012
Android Dev Camp adalah salah satu event komunitas Android di seluruh dunia untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan aplikasi android.
Acara ini akan diselenggarakan pada :
Jl.Hang Lekir I No. 6 Senayan,Jakarta
Jl.Swadaya 2 No 39 Cempaka Baru-Kemayoran, Jakarta Pusat
telp : (021)98564417
Meruvian/Agile Mini Seminar - Agile Software Development
Agile merupakan sebuah metode pengembangan software yang digunakan untuk solusi iteratif didalam pengembangan software. Metode Agile terdiri dari beberapa model pengembangan seperti Scrum dan Extreme Programming (XP) yang cukup terkenal di kalangan para pengembang berbasis Agile. Jenis lain yang hampir menyerupai Agile seperti Spiral, Waterfall dan Kanban.
Keuntungan Agile Software Management :
1.Iterasi yang cepat dan pengiriman software yang berfungsi secara reguler.
2.Perubahan yang berkesinambungan dapat ditangani dengan mudah dan juga diterima secara terbuka.
3.Pengembangan dapat dinilai berdasarkan implementasi software.
4.Mengurangi resiko kegagalan implementasi software dari segi non-teknis.
Atlassian JIRA merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang bersifat opensource yang dirancang untuk solusi implementasi dari konsep Pengembangan Software dengan Agile dan dapat digunakan untuk mengelola bug dan issue dengan lebih efektif dan efisien.
Fitur-fitur Atlassian JIRA :
- Dashboard Tracking Management
- Bug Tracking Management
- Management Project
- Issue Tracking Management
Mini
Seminar ini akan membahas tentang Agile
Software Management sebagai
solusi Metode Pengembangan Software/Aplikasi.
Resource yang digunakan :
Atlassian JIRA versi 4.2
Mini Seminar ini akan diadakan pada :
Waktu : Rabu, 18 Mei 2011
Biaya : Gratis
Tempat : Meruvian Center
Jl. Swadaya 2 No.39 Cempaka Baru
Kemayoran - Jakarta Pusat
Jam : 10.00 - 12.00 WIB
Bagi yang berminat, dapat menghubungi email di workshop@meruvian.org atau telp 021-985 644 17. Tempat Terbatas!! Diharapkan untuk daftar terlebih dahulu.
Meruvian/Medallion Mini Seminar - Integrasi Alfresco dg Zimbra
Zimbra Collaboration Server merupakan aplikasi mail server open source yang memiliki fitur dan kemampuan terbaik yang mampu mendorong produktifitas dan efektifitas kerja sehingga membuatnya menjadi mail server yang fleksibel, modular dan stabil. Kemampuan kolaborasi seperti : email, address book, calendar,scheduller,webmail dan solusi integrasi lainnya.
Fitur - Fitur dari Zimbra :
- Email Services (MTA, SMTP, POP3 dan IMAP)
- Web Client
- Integrasi dengan aplikasi lainnya dengan menggunakan ZimbraLDAP
- SPAM dan Anti Virus Protection
- Web Based Administration
- Zimbra Mail
- Zimbra Calendar
- Zimbra Contact Person
- Kolaborasi Email, kalender dan kontak
Alfresco merupakan sebuah teknologi CMS (Content Management System) yang bersifat open source sebagai mekanisme untuk pengelolaan file management. fungsinya seperti untuk pengelolaan dokumen versioning dan dokumen sharing.
Fitur-fitur Alfresco :
- Content Repository
- Content Discussion
- Document Versioning
- Virtual Drive Hardisk(CIFS)
- Internet File Sharing (Web DAV)
- Framework
- JavaEE Compliance
- Rule Based Management
- Content Editor
- ODF & PDF Converter
- FTP Server
- Portal Integration
Integration Zimbra + Alfresco merupakan solusi pengembangan terintegrasi Aplikasi Zimbra Collaboration sebagai solusi mail server dan Alfresco sebagai solusi Document Versioning.
ex: Ketika kita upload file dari Alfresco akan bisa digunakan pada Attachment Zimbra sebagai Mail Server. begitupun sebaliknya, ketika kita attachment file dari zimbra akan diteruskan dan disimpan pada repository Alfresco.
Mini Seminar ini akan membahas tentang Integration Zimbra + Alfresco sebagai solusi Collaboration Mail & Document Versioning.
Resource yang digunakan :
Alfresco versi 3.4.0d
Zimbra versi 7.0
Mini Seminar ini akan diadakan pada :
Waktu : Sabtu, 14 Mei 2011
Biaya : Gratis
Tempat : Meruvian Center
Jl. Swadaya 2 No.39 Cempaka Baru
Kemayoran - Jakarta Pusat (Peta : klik disini)
Jam : 10.00 - 12.00 WIB
Bagi yang berminat, dapat menghubungi email di workshop@meruvian.org atau
telp 021-985 644 17. Tempat Terbatas!! Diharapkan untuk daftar terlebih dahulu.
REST Workshop 03.2011 - SpringMVC - Struts2 - Hibernate
Pernahkah Anda mendengar tentang REST?
REST (Representational State Transfer) merupakan sebuah arsitektur dari sistem jaringan dimana setiap server hanya menyajikan konten data yang diminta oleh client tanpa mempengaruhi client sama sekali, konten dapat berupa metadata seperti JSON dan XML. Prinsip lain dari arsitektur REST yang paling menonjol adalah pada penulisan url yang langsung merujuk pada sumber daya dan bukan merupakan kata kerja.
:: Mengapa SpringMVC dan REST
SpringMVC merupakan salah satu solusi pengembangan aplikasi berbasis REST. Penggabungan SpringMVC dengan REST akan menciptakan suatu Enterprise solusi berbasis REST yang memudahkan user untuk dapat dikolaborasikan dengan framework lainnya.
:: Mengapa Struts 2 dan REST
Struts 2 mendukung pembuatan aplikasi web berbasis arsitektur REST dan kekuatan pada plugins menghasilkan berbagai jenis presentation view. Oleh sebab itu penggabungan antara Struts 2 dengan REST menggunakan Spring, selain membawa kekuatan Spring, menawarkan keberagaman konten.
:: Android sebagai solusi REST client
Rest mengimplementasikan aplikasi android untuk solusi dari segi client.
Penasaran? Tertarik ingin tau lebih lanjut lagi tentang Struts2, springMVC, Rest dan implementasi-implementasinya? kini telah dibuka training bagi Anda pemula maupun profesional untuk mendalami teknologi tersebut.
Kami menyediakan 2 packet workshop menjadi REST Specialist:
Track REST#1 /Track Yamadroid (4 hari)
1.SpringMVC – Hibernate
2.Android Client
Track REST#2 / Track Cimandroid (4 hari)
1.Struts2 – Hibernate
2.Android Client
Tempat :
Meruvian Thamrin
Gedung BPPT lantai 17
Jl. M.H Thamrin
Jakarta
Waktu:
Kelas Malam: Senin-Jumat pukul 18.00 s/d 21.00
Kelas Ekslusif: Sabtu-Minggu pukul 9.00 s/d 13.00
Investasi:
1,499,000 IDR
DISCOUNT!!!!!
Menyambut pembukaan Meruvian Center Thamrin,
Dapatkan double discount 29,99% untuk registrasi periode 1 Maret-31 Maret 2011, dan bilamana mendaftar lebih dari 3 orang dalam satu organisasi mendapatkan potongan 199.000/orang.
Pendaftaran:
Meruvian Contact Center
Telp: 021 985 64417
Email ke course@meruvian.com
Keterangan Tambahan:
Material Pengajaran meliputi pengembangan aplikasi dengan kemampuan akses database menggunakan Hibernate, dan framework terpadu SpringMVC-Spring-Hiberate atau Struts2-Spring-Hibernate untuk solusi Server dan Android sebagai solusi Client, berkomunikasi dengan pendekatan REST.
Masih dibuka Seminar " Mengembangkan Solusi RESTful dengan SpringMVC, Struts2 dan Android " , Buruan daftar !!
Sehubungan dengan adanya acara Pilkada di Kota Depok pada tanggal 16 Oktober 2010 kemarin, maka kami menjadwalkan kembali acara seminar JUGRragan yang bertemakan
" Mengembangkan Solusi RESTful dengan SpringMVC, Struts2 dan Android "
yang akan diadakan diadakan di
Tempat :
* Universitas Gunadarma Kampus D Gedung 5 Lantai 4 (Lab Incubator)
Jl. Margonda Raya No. 100, Pondok Cina, Depok 16424 Jawa Barat
Jam :
* 10.00 WIB
Hari dan tanggal :
* Sabtu,30 Oktober 2010
Pembicara :
*Dian Aditya
Biaya Registrasi :
* Rp 5.000,-
Untuk Informasi lebih lengkap bisa di lihat di postingan kami sebelumnya, atau silahkan hubungi :
Website : www.meruvian.info
Email : cs@meruvian.org
Telp : 021-985 644 17
JUGragan Event : Mengembangkan Solusi RESTful dengan SpringMVC, Struts2 dan Android
JUGRAGAN EVENT
Mengembangkan Solusi RESTful dengan SpringMVC, Struts2 dan Android
SOA adalah sebuah arsitektur berbasis layanan web, layanan web biasanya dilihat sebagai cara untuk berbagi data dalam sebuah perusaahan. Dalam hal apapun keamanan komponen SOA adalah hal pertama yang harus diperiksa menyeluruh, karena kelak pasar akan berubah dan kita memiliki banyak pilihan yang bisa kita ambil, dan pada saat itu pengambilan keputusan pengadaan akan lebih mudah.
Alasan utama untuk REST bukan SOAP adalah kesederhanaannya. Bagi kebanyakan perusaahan,digunakan untuk mengatur semua mitra usaha, dan untuk desain REST disesuaikan,alasannya format XML aman, mudah, standar WS-Security, dan juga Rest menggunakan standard method GET,PUT,POST,DELETE sehingga tidak kompleks seperti SOAP. Selain itu kenapa kita menggunakan SOAP jika penyedia layanan Web lainnya seperi Google, Facebook, Twitter, Flickr, Amazon.com dan yang lainnya menggunakan REST, dan mereka menemukan bahwa pengunjung lebih menyukai layanan Web yang menggunakan REST daripada SOA dengan alasan tidak perlu kompleksitas fungsi SOAP.
Materi yang akan dibahas meliputi :
Implementasi REST dengan Spring MVC
Implemantasi REST dengan Struts2
Studi kasus REST Service dengan Android
Tempat :
* Universitas Gunadarma Kampus D Gedung 5 Lantai 4 (Lab Incubator)
Jl. Margonda Raya No. 100, Pondok Cina, Depok 16424 Jawa Barat
Jam :
* 10.00 WIB
Hari dan tanggal :
* Sabtu,16 Oktober 2010
Pembicara :
*Dian Aditya
Biaya Registrasi :
* Rp 5.000,-
Segera daftarkan diri Anda ke cs@meruvian.org beserta data diri Anda!!! Kesempatan terbatas hanya untuk 100 orang saja dan terbuka untuk umum. Dan jangan lupa ikut komunitas kita di Jtechnopreneur@yahoogroups.com
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Website :
www.meruvian.info
Email : cs@meruvian.org
Telp : 021-985 644 17
Peserta yang sudah terdaftar di Seminar Terracotta
- Zorro Pandiangan Mahasiswa - Universitas Tarumanagara
- Andre Pratama
Adiwijaya Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Yekti Nur Retnaning Tyas Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Ahmad Qusyairi
- Rafmita Wulandari Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Adi Sastra
- Ria Diajeng
- Sidiq Permana Freelance Pogrammer - UIN Geographic Information System
- Abdul Aziz Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Sugiri Seloyudanto Mahasiswa + Karyawan
- Yogi Baskara Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- I Nyoman Arisudewa Mahasiswa Gunadarma
- Teguh Prasetyo Mulyo Politeknik Negeri Jakarta
- Amir Hamzah Politeknik Negeri Jakarta
- Atyanta Adi Atmaka Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Ade Suriansyah
- Christi Ananda
- Muhammad Zatul Iqbal Mahasiswa - Universitas Gunadarma
- Johannes Kristianto Mahasiswa Gunadarma
- Akeh Siswanto
- Much.Tri Wibowo UIN Syarif Hidayatullah/IT Consultant - Lecturer
- Antonio T.P. Hutabarat Mahasiswa Gunadarma
- Lucky Rachmadeni Mahasiswa Gunadarma
- Guta Saputro UIN Syarif Hidayatullah
- Septian Aditya Nugroho Mahasiswa - Universitas Gunadarma
Ini nama-nama peserta yang telah regristrasi di Seminar Terracotta. Kouta untuk pesertanya maksimal 100 jadi segera saja regristrasi sebelum kouta penuh. Caranya kirimkan data diri anda sesuai KTP di tambah universitas/company, no hanpdhone dan email ke mailto:cs@meruvian.org
JUGragan : Terracotta

JUGragan Event : Terracotta
Terracotta ialah java infrastruktur framework untuk clustering. Nah, jika berbicara masalah clustering, akan muncul dua masalah yang harus dihadapi, pertama ialah scalability, dan yang kedua ialah fail over. Terracotta menawarkan near scalability (100% scalability kayaknya masih belum mungkin), yang artinya seiring dengan bertambahnya hardware dalam suatu jaringan, load yang bertambah juga bisa naik(ex: 1 server 500 user,2 server 1000 user,dst). Kemudian masalah fail over, yaitu jika satu server down,data telah direplikasi ke server yang lain.
Terracotta juga datang dengan bermacam fitur clustering, antara lain DSO (Distributed Shared Object), POJO clustering, dan HTTP session clustering. Selain itu, karena terracotta berbasis java, terracotta juga menambahkan yang disebut dengan integration module, so seperti hibernate,spring,struts, lucene dkk bisa kita cluster dengan mengunduh terracotta integration module.
Apakah Anda juga tertarik untuk mempelajari terracotta?? Ini adalah kesempatan yang tepat bagi Anda untuk mengenal lebih jauh terhadap terracotta. Hadirilah seminar kami !!!
Materi yang akan dibahas meliput :
* Terracotta OverView
* Arsitektur Terracotta
* Clustering POJO
* Clustering Web Session in Terracotta with Tomcat
Tempat :
* Universitas Gunadarma Kampus D Gedung 5 Lantai 4 (Lab Incubator)
Jl. Margonda Raya No. 100, Pondok Cina, Depok 16424 Jawa Barat
Jam :
* 10.00 WIB
Hari dan tanggal :
* Sabtu, 4 September 2010
Pembicara :
*
Abdullah Fahmi
Biaya
Registrasi :
*
Rp 5.000,-
Segera daftarkan diri Anda !!! Kesempatan terbatas hanya untuk 100 orang saja dan terbuka untuk umum.
Untuk informasi lebih lanjut email ke cs@meruvian.org
JUGragan : ANDROID Mobile DEVELOPMENT

Hai all,
Univ. Gunadarma bekerjasama dengan Meruvian dan JUG
akan mengadakan acara JUGraga
...
acaranya tentang ANDROID Mobile DEVELOPMENT
Berikut detail materi yang akan dibahas meliput :
* Introduction to Android Mobile and Embedded Development
* Android Superiority
* Demo Application
Tempat :
* Universitas Gunadarma Kampus D Gedung 5 Lantai 4 (Lab Incubator)
Jl. Margonda Raya No. 100, Pondok Cina, Depok 16424 Jawa Barat
Jam :
* 10.00 WIB
Hari dan tanggal :
* Sabtu, 7 Agustus 2010
Pembicara :
* Dias Nurul Arifin
Segera daftarkan diri Anda ke cs@meruvian.org beserta data diri anda!!!
acara ini TERBUKA UNTUK UMUM
Kesempatan terbatas hanya untuk 100 orang saja!
Untuk informasi lebih lanjut silahkan email ke cs@meruvian.org
Kesan Pesan Ratno - Jogja
Nama Saya RATNO kemudian berganti nama Dengan RATNO KHOIRUL AZZAM...(nama yang ku ambil dari Firman Allah "faidza 'azzamta fa tawakal 'alallahi"
Saya dari SMK YAPPI Wonosari Gunungkidul . Jurusan Pemanfaatan Tenaga Listrik Tahun 2009.
Kemudian ingin pergi ke malaysia tapi ketika itu di tawarin sama guru saya Pak Choirul Anam nama beliau. untuk ke meruvian.. dengan syarat membawa laptop. setelah kurang lebih 1 bulan mempertimbangkan akhirnya saya ambil tawaran itu.
Dan ketika di meruvian pertama kesannya seperti TERSIKSA.. Yang dulunya gak pernah ngerti java tiap hari (kecuali saat libur ) harus lihatin coding java. Tapi Dengan melihat perjuangan orang tua.. akhirnya aku mulai berjuang... Dan setelah 2 bulan sudah bisa meraba2 dan mengerti.(mengertinya baru sedikit.. bisa di katakan.. di kerak bagian paling bawah.) kemudian setelah 3 bulan saya Resmi bekerja di MERUVIAN YOGJAKARTA. secara terpaksa saya belajar mengurusi sebuah perusahaan orang..walaupun setahu dan semampu saya. dari manajement keuangan, dan juga belajar menjadi seorang yang di tuakan...
Kesan-kesannya :
1. Dengan Di meruvian akan ada banyak pengalaman. Mulai dari pengalaman Marketing. Yang dulunya gak tahu marketing. Dengan menghasilkan 1 x Training. Dan Alhamdulillah lagi.. pas di hari terakhir saat mau ke jakarta ada training lagi 1 x...
2. Bisa berkenalan dengan banyak orang. Bahkan orang tersebut orang besar2. seperti ada dosen AMIKOM, Programer AMIKOM, Seorang pengusaha Program, (PHP, dll) Insya Allah. Teman Programer PHP
3. intinya dari segalah sesuatu yang pahit bisa menjadi manis gara2 sebuah niat. Dan Terima kasih ku ucapakan ke pada Bapak Frans Thamura. Yang dulu telah mempercayai saya untuk di JOGJA. kemudian membawa saya ke jakarta. Dan menempatkan saya di kantor MMI yang orang2 baik2.
4. ku ucapkan terima kasih juga kepada Bapak Choirul Anam yang telah memberikan menganjurkan saya untuk ke Meruvian. Dan memberi kepercayaan untuk mencoba.
5. kepada bapak dan ibu yang telah mensupport.
Pesan bagi Semua.:
1. Memang Yang punya MERUVIAN (Bapak Frans Thamura) orangnya agak keras. Tapi di balik itu semua.. pasti ada maksud.. tapi yang terpenting adalah managemetn diri.. bagaimana menghadapi orang.. walaupn sekarang saya belum bisa.. tapi saya ingin belajar.. untuk seperti itu..
Tapi Beliau juga tetap Baik. Dan saya percaya semua orang punya HATI sehingga mempunyai kemungkinan untuk menjadi baik.
2. Bagi teman2 yang kadang cerita sama saya bahwa Dirinya takut kalau mau bekerja di perusahaan yang besar atau perusahaan yang belum pernah belajar bahas pemrogramannya. jangan takut. karena setiap perusahaan akan mengajari kita. Dan tidak mungkin akan melepas kita begitu saja.
3. Bagi teman SMK yang mempunyai jiwa untuk maju yang besar.. Silahkan mencoba datang ker MERUVIAN ... Tapi harus membawa hati yang Ikhlas., Sabar.. Dan menerima. Dan tidak takut untuk mencoba.
4.Dan 1 lagi.. Semua punya pilihan... silahkan memilih dengan mempertimbangkan sisi baik dan buruk.. apa keuntungannya dan apa kerugiannya.. dan pasti semuanya ada 2 sisi itu.. Dan silahkan di timbang-timbang... Dan belajar menjadi orang yang dewasa..
5. Jika memilih meruvian... Insya Allah bertemu saya.. :)
New, Midas Series Training : Blackberry & Android
Meruvian as Microsoft Bizspark Network Partner
Congratulations! You are now enrolled as a BizSpark Network Partner!
For information about getting started please visit the BizSpark web site, log on with your Windows Live™ ID, and open the BizSpark Network Partner User Guide. This document includes details about next steps, setting up a link from your web site to the BizSpark Startup Enrollment page, and more.
If you have any questions, please contact us. We’ll be happy to help. (This message comes from an unmonitored alias. Please do not reply directly.)
The BizSpark Team
Microsoft Corporation
One Microsoft Way
Redmond, WA 98052
Meruvian as Microsoft Bizspark Network Partner
Congratulations! You are now enrolled as a BizSpark Network Partner!
For information about getting started please visit the BizSpark web site, log on with your Windows Live™ ID, and open the BizSpark Network Partner User Guide. This document includes details about next steps, setting up a link from your web site to the BizSpark Startup Enrollment page, and more.
If you have any questions, please contact us. We’ll be happy to help. (This message comes from an unmonitored alias. Please do not reply directly.)
The BizSpark Team
Microsoft Corporation
One Microsoft Way
Redmond, WA 98052
Peran Kampus Sebagai Produsen Pengusaha
Jakarta - Pengusaha Ciputra mengatakan akar musabab kemiskinan di Indonesia bukan semata akibat akses pendidikan. Hal itu hanya sebagian. Melainkan karena negara tidak menumbuhkembangkan entrepreneurship dan jiwa entrepreneur dengan baik pada masyarakatnya.
Pendidikan Tinggi Indonesia lebih banyak menciptakan sarjana pencari kerja. Bukan pencipta lapangan kerja. Itu membuat masyarakat Indonesia terbiasa makan gaji sehingga tidak mandiri dan kreatif. Selama ini negara hanya mencetak begitu banyak sarjana yang hanya mengandalkan kemampuan akademisnya. Tetapi, tidak mampu menjadikan mereka lulusan yang kreatif.
Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi perekonomian bangsa. Dengan banyaknya sarjana yang menjadi perkerja dibanding menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga, membuat jumlah pengusaha di Indonesia tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Padahal kemakmuran suatu negara dipengaruhi oleh jumlah pengusaha yang dimiliki oleh negara tersebut.
Menurut sosiolog Dr David McClelland dari Harvard dalam bukunya "The Achieving Society (Van Nostrand, 1961), suatu negara dapat mencapai kemakmuran jika 2% dari jumlah penduduknya menjadi pengusaha. Dengan demikian Indonesia membutuhkan 5 juta dari 230 juta penduduknya untuk menjadi pengusaha.
Namun, ternyata angka itu masih jauh dari harapan. Jumlah pengusaha Indonesia saat ini adalah sekitar 400.000 pengusaha. Dengan kata lain "hanya" 0,18% dari jumlah penduduk Indonesia. Di samping itu, kebanyakan usaha yang ada di Indonesia masih bersifat mikro (UMKM) sehingga tidak memberikan peluang terbukanya lapangan pekerjaan yang besar.
Pertanyaan besarnya adalah siapa yang bertanggung jawab dalam menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur di Indonesia. Mungkin kita akan berteriak bahwa pemerintahlah yang bertanggung jawab dengan hal ini. Melalui kebijakan yang pro terhadap industri dalam negeri, pemudahan pendapatan kredit usaha, penurunan nilai suku bunga, serta mendorong sektor riil (industri manufaktur) sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Kebijakan di atas untuk mewujudkan dibutuhkan pasokan sumber daya manusia yang memiliki jiwa enterpreuner sebagai cikal bakal pengusaha. Di sinilah sebenaranya peran Kampus dalam menciptakan pengusaha-pengusaha baru. Para sarjana pencipta lapangan pekerjaan.
Sayangnya sampai saat ini perguruan tinggi belum mampu melaksanakan peran tersebut dengan baik. Terbukti dari hasil statistik BPS mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2009 mencapai 9.259.000 orang. Dari jumlah itu jumlah pengangguran dengan pendidikan universitas mencapai 626.600 orang, diploma sebesar 486.400 orang.
Ada sekitar 1,1 juta penganggur terdidik dan jumlah ini akan terus membengkak setiap tahunnya. Semakin membengkaknya lulusan perguruan tinggi yang menganggur semakin menunjukkan bahwa ketersediaan lapangan kerja yang sangat terbatas.
Penyebab tingginya jumlah sarjana yang mencari pekerja salah satunya adalah mindset yang masih menganggap bahwa setelah lulus hanya mencari kerja dengan ekspektasi bekerja di tempat yang bagus dan mendapatkan gaji yang besar. Tapi, realitas yang dihadapi tidak demikian. Karena, itu mindset setiap lulusan, orang tua, dan masyarakat mulai saat ini perlu diubah. Bahwa lulusan perguruan tinggi ke depan yang berhasil adalah mereka yang mampu menciptakan lapangan kerja baru. Bukan mencari kerja.
Selain itu kurikulum yang belum banyak memperkenalkan sisi entrepreneur. Karena entrepreneur sendiri masih dianggap bukan tujuan utama dari dunia pendidikan kita. Kesiapan memasuki dunia kerja lebih dikedepankan. Akibatnya tidak ada link and match antara dunia pendidikan dan dunia entrepreneur yang paling banyak kesempatannya. Dan, disinilah peran perguruan tinggi dalam mengubah mindset dan menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur.
Semakin banyak orang yang memiliki jiwa enterpreneur akan mampu melahirkan banyak pengusaha. Semakin banyak pengusaha akan semakin banyak lapangan pekerjaan. Semakin banyaknya lapangan pekerjaan memudahkan rakyat memilih pekerjaan yang paling disukai dan cocok dengan keahliannya. Juga memilih perusahaan yang mampu memberikan pelayanan dan kesejahteraan yang terbaik.
Pada akhirnya perguruan tinggilah yang bertanggung jawab menghasilkan manusia-manusia berjiwa enterpreuner yang siap menjawab seluruh tantangan zaman dan cinta pada tanah airnya. Semoga.
Gesa Falugon
Jalan Tubagus Ismail 8 No 62A Bandung
gesafalugongesa@yahoo.com
085691604748
Penulis adalah Sekjend Keluarga Mahasiswa Islam ITB 2009.
source: http://suarapembaca.detik.com/read/2010/03/09/182820/1314807/471/peran-kampus-sebagai-produsen-pengusaha#882205470
Kualitas Pendidikan Tinggi Indonesia Tertinggal Jauh
JAKARTA, KOMPAS.com - Perguruan-perguruan tinggi di Indonesia perlu melakukan kerjasama internasional dengan universitas di luar negeri Selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas, hal itu juga demi daya saing.
Sampai saat ini, belum ada lembaga pendidikan di Indonesia yang masuk dalam kategori 200 universitas terbaik dunia versi lembaga pemeringkat ternama The Times Higher Education-QS World University (The-QS World University).
Sementara itu, Global Competitiveness Report 2009/2010, yang antara lain menilai tingkat persaingan global suatu negara dari kualitas pendidikan tingginya, pun cuma menempatkan Indonesia di peringkat ke-54 dari 133 negara, yaitu di bawah Singapura (3), Malaysia (24), Cina (29),Thailand (36), serta India (49). Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, jumlah sarjana yang belum bekerja per Februari 2009 hampir mencapai 13% dari total jumlah penganggur, atau sekitar 1,2 juta orang.
Menurut Country Director British Council Indonesia Keith Davies dalam seminar membahas peluang dan tantangan kerjasama internasional di Jakarta, Sabtu lalu (14/11), kerjasama antara universitas di Indonesia dengan perguruan tinggi luar negeri yang lebih berpengalaman bisa dilakukan melalui Double Degree, Franchise atau Staff Exchange.
Sayangnya, di kata dia, bidang ini pun Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangganya. Sebuah penelitian di Inggris menemukan, saat ini terdapat 270,000 mahasiswa asing yang mengambil double degree di sana. Dari jumlah itu, Malaysia, Singapura, Hongkong, dan India menyumbang hampir setengahnya.
Kesiapan universitas
Mahasiswa asing yang universitasnya menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi Inggris bisa meraih diploma ganda sekaligus mendapatkan salah satu pendidikan terbaik di dunia. Menurut The-QS World University, peringkat 5 besar universitas terbaik dunia saat ini didominasi oleh 4 perguruan tinggi Inggris yaitu University of Cambridge, University College London, Imperial College London, dan University of Oxford.
Untuk itulah, lanjut Davies, mulai tahun depan pemerintah Inggris melalui British Council menyediakan bantuan "Prime Minister Initiative 2: Collaborative Programme Delivery" hingga sebesar 1,2 juta poundsterling bagi perguruan tinggi di Indonesia. Dana itu, kata dia, dipergunakan untuk membangun kerjasama internasional hingga dua tahun berikutnya.
Sejak dicanangkan pada 2006 lalu, program Prime Minister Initiative ini berhasil membiayai 235 kerjasama penelitian, pelatihan dosen, pertukaran mahasiswa, dan beasiswa antar universitas di seluruh dunia.
"Melalui kemitraan ini kami berharap dapat mewujudkan internasionalisasi dunia pendidikan yang lebih luas lagi. Program ini sebagai pembuka jalan untuk kemitraan antar lembaga pendidikan kedua negara," ujar Davies.
Dia menambahkan, sudah ada beberapa perguruan tinggi yang sukses membangun kerjasama dengan Inggris. Sebutlah misalnya, kata dia, Universitas Bina Nusantara yang bekerjasama dengan Northumbria University untuk Design Studies dan dengan Bournemouth University untuk Tourism & Hospitality. Contoh lainnya adalah Universitas Indonusa Esa Unggul, yang bermitra dengan Heriot Watt untuk Management Programme.
Mahasiswa jurusan desain Bina Nusantara, ujar Keith, bisa belajar dan mendapatkan gelar dari Northumbria, --kampus yang menelorkan Jonathan Ives, si perancang iPod dan iPhone yang tersohor itu. Sementara itu, mahasiswa di bidang pariwisata pun bisa mendapatkan gelar dari Bournemouth yang belum lama ini menginvestasikan 1.5 juta poundsterling untuk fasilitas teknologi komunikasi dan informasinya.
Menanggapi hal itu, Dekan Program Binus Internasional Minaldi Loeis mengatakan, bahwa segalanya kembali pada pengelola lembaga pendidikan itu sendiri.
“Tantangannya justru ada pada kesiapan universitas dalam menjalankan visi, komitmen, pemasaran, serta manajemen programmya,” tutur Loeis.
Dia menambahkan, biaya sebetulnya bukan menjadi kendala. Walaupun Binus menaikkan biaya pendidikan internasionalnya hingga 10 persen demi menjaga kualitas, lanjut Loeis, jumlah mahasiswa yang mendaftar setiap tahunnya mengalami kenaikan antara 10 sampai 20 persen.
LTF
Editor: latief
source: http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/11/16/12133939/kualitas.pendidikan.tinggi.indonesia.tertinggal.jauh
