Hai........ kali ini kita akan belajar mengenal mockup. Sebelum kita membuat suatu project atau product biyasanya kita membuat mockup terlebih dahulu. Guna membuat mockup adalah agar lebih mudah dalam mengerjakan suatu project atau product. Mockup itu sebagai gambaran tampilan yang akan kita buat untuk suatu project atau product. Mockup bisa juga di anggap sebagai template. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat selengkapnya.
Object Oriented
Programming adalah kepanjangan dari OOP yang disebut cara pandang pemrograman
yang cukup dominan, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern.
Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak
lagi karena metode ini digunakan untuk mencari cara bagaimana membuat
sebuah program yang lebih mudah dan mengurangi kesalahan dalam proses compiling
-nya. Yang artinya akan menerjemahkan ke bahasa 'assembly' yang akan
diterjemahkan lagi menjadi kode yang perintah-perintahnya dapat diterima oleh
komputer. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa
pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan
masalah dibagi ke dalam objek. Proses perancangan atau desain dalam suatu
pemrograman merupakan proses yang tidak terpisah dari proses yang mendahului,
yaitu analisis dan proses yang mengikutinya.
Pemrograman berorientasi objek dapat diimplementasikan
terhadap berbagai macam aplikasi bahasa pemrograman. Diantaranya pemrograman
berbasis visua
Object Oriented
Programming adalah kepanjangan dari OOP yang disebut cara pandang pemrograman
yang cukup dominan, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern.
Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak
lagi karena metode ini digunakan untuk mencari cara bagaimana membuat
sebuah program yang lebih mudah dan mengurangi kesalahan dalam proses compiling
-nya. Yang artinya akan menerjemahkan ke bahasa 'assembly' yang akan
diterjemahkan lagi menjadi kode yang perintah-perintahnya dapat diterima oleh
komputer. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa
pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan
masalah dibagi ke dalam objek. Proses perancangan atau desain dalam suatu
pemrograman merupakan proses yang tidak terpisah dari proses yang mendahului,
yaitu analisis dan proses yang mengikutinya.
Pemrograman berorientasi objek dapat diimplementasikan
terhadap berbagai macam aplikasi bahasa pemrograman. Diantaranya pemrograman
berbasis visual sekarang ini sudah "support" terhadap OOP, misalnya
Visual Basi 6.0, Visual Foxpro 9.0 dan lain-lain.Pemrograman PHP, Java paling
sering digunakan untuk mengaplikasikan pemrograman berbasis Objek.
2. Konsep pemrograman
OOP
a. Inheritance
Bisa disebut "pewarisan" yang artinya konsep ini
dapat membuat class baru yang bentuknya disamakan dengan class
sebelumnya. Dalam Java, terdapat kelas Object yang merupakan superkelas
dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri,
langsung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan
referensi ke objek apapun dalam bahasa Java.
b. Encapsulation
Yaitu sebuah
istilah pembungkus informasi yang akan
menghasilkan sebuah objek. Tujuanya agar
informasi yang dihasilkan tidak menyebar keluar dari aturan yang ada.
c. Polymorphism
Yaitu konsep
yang mengembangkan konsep pada pewarisan dimana kita dapat membuat dan
menghasilkan sebuah class baru yang dapat diperluas kembali menjadi banyak
bentuk.
3.Pewarisan, Polimorfisme, dan Interface
3.1Pewarisan Inheritance (Pewarisan) merupakan
salah satu dari tiga konsep dasar OOP. Inheritance artinya adalah pewarisan
atribut atau method pada sebuah class yang diperoleh dari sebuah
class yang terdefinisi sebelumnya. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari,
class handphone mewarisi atribut dari class komunikasi sehingga class handphone
juga memiliki atribut-atribut seperti merk, tipe,warna. Tetapi handphone,
memiliki atribut-atribut baru seperti pulza, batey, cash, dan lain-lain. Kelas
yang mewariskan disebut Kelas Super, kelas yang diwariskan disebut Subkelas.
Konsep inheritance memberi kemudahan dalam mengelola kelas yang memiliki data
dan method yang sama.
Contoh
kode :
class Induk
{ public void cetak() {System.out.println("Aku Induk ! ") ; }
protected void cetak2() {System.out.println(" I am a mother ! ") ; }
private void cetak3() {System.out.println( "P= "+P) ;}
int P=8;
}
public class Anak extends Induk
{public void cetak1 () {System.out.println("Aku ANAK....") ; }
public static void main (String args[])
{ Induk d=new Induk();
Anak a1=new Anak();
a1 .cetak1();
a1 .cetak2();
d .cetak1();
}
}
3.2Polimorfisme
Polimorfisme
merupakan suatu sifat yang memungkinkan nama method yang sama dapat melakukan
tindakan yang berbeda. Contohnya ialah method roda yang terdapat pada bjai dan
sepeda motor. Ingat bahwa bjai adalah kelas turunan dari kendaraan. Method roda
pada kedua kelas sama-sama untuk menjalankan kendaraan. Namun roda pada bjai berbeda
dengan roda pada sepeda motor. Roda pada bjai berjalan memakai tiga roda tanpa
keseimbangan pengendaranya, sedangkan roda pada sepeda motor berjalan
memakai dua roda dengan keseimbangan si pengendaranya. Keduanya menggunakan
nama yang sama yaitu roda, namun ternyata merujuk pada pekerjaan spesifik yang
berbeda.
Contoh kode
:
Simpan dengan nama BeautyfullMahasiswa.java
public class BeautyfullMahasiswa extends Mahasiswa{
public void printNama(){
System.out.println(?Hallo, saya Mahasiswa yg cantik n
baik?);
Super.printNama();
}
}
Simpan dengan nama Main.java
public class Main{
public static void main(String[] args]) {
BeautyfullMahasiswa mhs = new BeautyfullMahasiswa();
mhs.setNim(?09530524?);
mhs.setNama(?Afrida Asna?);
mhs.printNim();
mhs.printNama();
}
}
Kemudian compile dan run.
C:\>javac BeautyfullMahasiswa.java
C:\>javac Main.java
C:\>java Main
Kontruksi objek mahasiswa
Nim:09530524
Hallo, saya Mahasiswa yg cantik n baik
Nama: Afrida Asna
C:\>
3.3Interface
Interface yaitu suatu alat untuk digunakan benda-benda yang tidak terhubung
secara langsung untuk berinteraksi. Dalam bahasa pemrograman, interface
digunakan oleh berbagai objek yang tidak terhubung untuk saling berinteraksi.
Jadi dalam bahasa pemrograman, interface dapat didefinisikan sebagai koleksi
definisi metode-metode dan variabel-variabel konstan, namun tanpa implementasi.
Implementasi akan dilakukan oleh kelas-kelas yang mengimplements interface ini.
Tanpa implementasi di sini tidak seperti pada kelas abstrak yang merupakan
metode-metode yang tidak melakukan apa-apa, melainkan hanya sekedar nama metode
saja.
Contoh kode
:
/**
* Class ini mendefinisikan
segmen garis
*/
public class Line implements
Relation
{
private double x1;
private double x2;
private double y1;
private double y2;
public Line(double x1, double
x2, double y1, double y2){
this.x1 = x1;
this.x2 = x2;
this.y1 = y1;
this.y2 = y2;
}
public double getLength(){
double length =
Math.sqrt((x2-x1)*(x2-x1) +
(y2-y1)* (y2-y1));
return length;
}
public boolean isGreater(
Object a, Object b){
double aLen =
((Line)a).getLength();
double bLen =
((Line)b).getLength();
return (aLen > bLen);
}
public boolean isLess( Object
a, Object b){
double aLen =
((Line)a).getLength();
double bLen =
((Line)b).getLength();
return (aLen < bLen);
}
public boolean isEqual( Object
a, Object b){
double aLen = ((Line)a).getLength();
double bLen =
((Line)b).getLength();
return (aLen == bLen);
}
}
4.Algoritma
Sorting
Di blogs ini akan menampakkan materi tentang Algoritma Sorting.
4.1 Pengenalan Dasar
Sorting
adalah
proses menyusun elemen ? elemen dengan tata urut tertentu dan proses tersebut
terimplementasi dalam bermacam aplikasi. Sebagai contoh pada aplikasi
perbankan. Aplikasi tersebut mampu menampilkan daftar account yang
aktif. Beberapa macam algoritma sorting telah dibuat karena proses
tersebut sangat mendasar dan sering digunakan. Oleh karena itu, pemahaman atas
algoritma ? algoritma yang ada sangatlah berguna.
4.2 Insertion Sort
Yaitu salah satu
algoritma yang paling sederhana. Algoritma insertion sort
pada dasarnya memilah data yang akan diurutkan
Object Oriented
Programming adalah kepanjangan dari OOP yang disebut cara pandang pemrograman
yang cukup dominan, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern.
Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak
lagi karena metode ini digunakan untuk mencari cara bagaimana membuat
sebuah program yang lebih mudah dan mengurangi kesalahan dalam proses compiling
-nya. Yang artinya akan menerjemahkan ke bahasa 'assembly' yang akan
diterjemahkan lagi menjadi kode yang perintah-perintahnya dapat diterima oleh
komputer. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa
pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan
masalah dibagi ke dalam objek. Proses perancangan atau desain dalam suatu
pemrograman merupakan proses yang tidak terpisah dari proses yang mendahului,
yaitu analisis dan proses yang mengikutinya.
Pemrograman berorientasi objek dapat diimplementasikan
terhadap berbagai macam aplikasi bahasa pemrograman. Diantaranya pemrograman
berbasis visual sekarang ini sudah "support" terhadap OOP, misalnya
Visual Basi 6.0, Visual Foxpro 9.0 dan lain-lain.Pemrograman PHP, Java paling
sering digunakan untuk mengaplikasikan pemrograman berbasis Objek.
2. Konsep pemrograman
OOP
a. Inheritance
Bisa disebut "pewarisan" yang artinya konsep ini
dapat membuat class baru yang bentuknya disamakan dengan class
sebelumnya. Dalam Java, terdapat kelas Object yang merupakan superkelas
dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri,
langsung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan
referensi ke objek apapun dalam bahasa Java.
b. Encapsulation
Yaitu sebuah
istilah pembungkus informasi yang akan
menghasilkan sebuah objek. Tujuanya agar
informasi yang dihasilkan tidak menyebar keluar dari aturan yang ada.
c. Polymorphism
Yaitu konsep yang mengembangkan
konsep pada pewarisan dimana kita dapat membuat dan menghasilkan sebuah class
baru yang dapat diperluas kembali menjadi banyak bentuk.