Urat dan Ulet dalam Branding, dan Kurikulum Poltekom (Poltek Kota Malang)
Kemarin saya meeting review kurikulum untuk Potekom di Malang, ada banyak institusi yang datang, dan sharing beberapa hal, saya suka dengan Pak Nathan Gusti yang sangat detail mengisi target market lulusan, terus jiwa project management CMMI Wisnu Widiarta, serta protes SMK yg menganggu dari salah satu rekan dari Padi.net dimana jadi masukan kompetensi sebelum magang hrs mempersiapkan apa, termasuk support Vendor dan karakterisik ala Sun Indonesia (dibawakan oleh Alex).
Poltekom menekankan banyak personal development seperti dilarang merokok, terminalisasi bilamana lebih dari 200 jam bolos, ketegasan jam masuk, dilarang telat gitu ganti.
Yah kita akan lihat program kerja terbaru poltekom, dengan tempatnya di Buring..menarik, kampus baru lagi dan gak kerasa VEDC dah 6 tahun yah saya disana, dari sebagai tempat internship sekarang jadi JENI Center...semoga bisa melakukan banyak hal di Poltekom dalam waktu dekat.. Saya menunggu dosen-dosennya datang ke Meruvian (Januari).. 6 tahun = 2x brand cycles..
Malamnya meeting dengan Pak Wahyu Pur untuk acara January dan seperti biasa makan soto Lombok. saya sampai minta bonus sana sini, yang masaknya hari ini baik, jadi deh satu mangkung muncung penuh.
Meeting untuk bahas program kewirausahaan, wah saya seperti pakar kewirausahaan (padahal suskes aja belum, struggle iya)..
Kelupaan sebelumnya team Pak Anthony Duty datang untuk diskusi yang sama.. seru kan SMK-D3 dan S1 sekarang ternyata program kerjanya mirip2.
Terus dilanjutkan bongkar pasang sampai 1 jam lebih oleh Rizzatama untuk Jen1us.. versi terbarunya sudah ada sebuah connection pool lagi didalamnya (arghh).. but anywy versi jen1us ini konon stable loh...
Hari tersebut saya merasakan sebuah kesenangan luar biasa dari implementasi branding, dan juga menariknya angin ternyata berembus kuat dalam sebuah mekanisme opini manusia.
Sepertinya efek branding yang dilakukan selama ini telah mulai naik, walaupun lebih lambat dari standard (di indo hal ini biasa). Saya maksudkan sebuah level brand leadership tentu saja. Walaupun mbahnya brand leadership, pak biakto mengatakan sudah ada teori baru brand leadership.
Salam dari Malang, Hotel Montana1.. suara burung2 dah mulai terdengar disini.. ... nunggu speak di bima hall untuk jTechnopreneurship .. lagi....hehe





