Toyota Experience vs Peugeot Experience
Baru saja dari Auto 2000, untuk mengisi oli pertama setelah 1000km untuk Avanza saya. Dah lebih 1 bulan, dapat sindiran "turun kasta", gara-gara ganti dari Peugeot 206 ke Avanza 1.5 S.
Ada beberapa pengalaman yang menarik yang mungkin dapat dishare, maklum 2-2nya itu dibawah Astra International, jadi invoicenya sama-sama Astra International, tetapi entitasnya beda satu Peugeot Services Operation (PSO) Sunter, satu Auto2000 Sunter, lokasinya dibelah oleh Daihatsu.
Saya telah 5 tahun memakai Peugeot 206, dan terbukti, emang spare-partnya muahal, dan yang buruk dari peugeot adalah tidak ada estimasi reparasi. Ini berbeda dengan Toyota, pas masuk ruangan service, sudah ada dipapan tulis, dari 10.000km, 20.000km, sampai 120.000km, dari Avanza 1.3 (low entry), Avanza 1.5, sampai Camry, dan Fortuner. Jadi kita tahu budget reparasinya. di Peugeot, reparasi bisa sampai 10 juta loh. Tapi di Toyota, ditulis seperti Avanza reparasinya 1.1 juta. ckckck.
Terus pas dah masuk, ada ruangan tunggu, dengan kopi mesin, teh, dan snack, serta TV, di peugeot sunter, adanya kursi besi, dan gak ada ruangan tertutup.
Momentum pada pas jam 12, semua pegawai hilang, kaget saya, dikira suruh bengong deh, eh disuruh ke ruangan makan, lumayan dapat makan siang gratis. Kalau di PSO, dah lebih mahal, makan cari sendiri, dan tentu saja harus modal lagi, ojek ke tempat makan disekitar sunter, atau puasa deh.
Yang menarik pas dipanggil, kaget juga, sistem pencatatan sudah terintegrasi, dan profile saya sudah ada, tetapi kaget juga,karena beli Avanza ini sama saudara, jadi kaget juga namanya PT. Merdeka, saya ditanya sana sini, KTP, dan diganti deh jadi nama saya. Semau dikerjakan dalam satu layar SAP R/3. Peugeot sistemnya masih pake DOS based dan Clipperbased sepertinya. Padahal SAP sudah dipakai untuk sistem akuntansinya di PSO Sunter.
Pada saat checking mesin, ini standard sepertinya, sama dgn Peugoet, hanya sepertinya pegawainya lebih galak, dan malah kebalik dia tanya-tanya, ini alat apa didalam mobil, itu RFID saya, tapi setelah saya tanya balik, ternyata CSnya ini ex montir juga, sepertinya CS dari montir sudah standard Astra Group.
Setelah mobil kelar, seperti biasa sudah dicuci dan diparkir didepan, dan saya ke kasir, kasih form reparasi, dan dikasih satu form 1/2 A4, dan ternyata itu surat untuk keluarin mobil, gile bro, boros amat.. di PSO, itu hanya kertas 4cm x 12cm. Global Warming bro.
Yang menarik dari Toyota, sudah mobil lebih murah dari Peugeot, tapi dia bisa memberikan experience, terutama bagiyang punya supir, bisa makan siang gratis... ckckck...siapa bilang luxury bring experience.
Memang sih, Avanza seperti keadaan 206 saya saat ada area yang ngambek, jadi merasa rusak everytime. Tapi it costs 100 millions lower, better interior.
Yang ditakuti dari Avanza adalah maling saja, sebab sistem keamanannya buruk, kalau di Peugeot saya mendapatkan kunci yang sudah ada chip, tentu saja buat duplikasinya cost 500 ribu vs 25 ribu.
blog comments powered by Disqus


