Pemimpin Raja vs Pemimpin Pengemis
Hari ini ada sebuah topik menarik dari Pertamina di radio PasFM, atau SmartFM yah, jadi lupa deh.
Intinya ada 2 tipe pemimpin, yaitu pemimpin pengemis dan pemimpin Raja
Dengan study kasus Taj Mahal, dimana setelah dibuat Taj Mahal, semua aristek Taj Mahal oleh raja saat itu, dipotong tangannya, Raja tidak ingin ada 2 Taj Mahal. Kejam.. tetapi ada pesan yang tersirat, dia melihat secara jauh kedepan, bahwa bisa saja terjadi ada Taj Mahal ke-2, yang mungkin lebih bagus dari sekarang atau apa lah. Walaupun implementasinya mengundan protes, bayangkan sudah kerja mati-matina, tangannya dipotong.
Nah itu disebut pemimpin raja, artinya melihat jauh kedepan, secara 100 tahun. Cirikhas yang mirip yang saya dapat saat presentasi Jonathan dan Rich Green di JavaONE, mengenai people in the net dan mereka (Sun).
Terlihat sekali leadership dan visi yang mereka inginkan dan dapatkan.
Satu lagi. Pemimpin pengemis, yang berpikiran sempit, manja, penjilat malah ada yang telp bilang pemimpin kodok, tangan dibawah tengkurup. Pemimpin pengemis tidak pernah melihat kedepan terhadap yang dilakukannya, sukanya short term demi kepentingan sementara. Pemimpin seperti ini sangat banyak di sini, terutama yang disebut koruptor.
Jadi. bagaimana menjadi pemimpin raja? melihat jauh kedepan...
NB: acara ini adalah acara leadership dari Pertamina, sebuah BUMN, yang kita tahu BUMN = pemerintah = korupsi. Menarik sekali pesan yang disarankan, mau membuat Pertamina menjadi pemain dunia yang lebih bersih.
NB: plus ada lagi iklan dunamis, perusahaan yang besar dimulai dari eksekusi yang benar.
blog comments powered by Disqus


