Java Value, OpenSource atau Propietary
Sebuah diskusi mengenai Java, pasar OpenSource vs Propietary, serta peluang investasi Flash dan .Net yang 2-2nya propietary.
Diskusi dimulai dg message saya ke Sam, dan mencari opini mengenai seberapa besar pasar Java.
Diskusi ini sebenarnya kelanjutan dari diskusi ".NET lebih productive dan lebih kenceng dari Java" dan proyek "TCO .NET vs Java", yang membawa banyak entitas bergabung. Apakah kamu part of this project?
Setelah panjang lebar, kita berpikir bahwa OpenSource hanya max 50%, demikian juga dengan propietary, persepsi ini diambil karena konsep balancing, dimana propietary ternyata bukan hanya .NET saja, ada Oracle Fusion (Java dari Oracle yang propietary), ada IBM, PowerBuilder dan segalanya.. Jadi .NET max 50%.
sama dengan Qt, KDE, Gambas yang OpenSource max 50%.
nah ternyata dunia Java diluar ini semua. Java itu OpenSource baru baru ini, dan sudah ada industri propietary diatasnya yang membentuk Fusion, Websphere, Netweaver, PowerJ.
Saya melihat ada perang didunia Java sendiri yaitu OpenSource vs Propietary, dan berapa besarkah Java disana?
Apakah Java OpenSource akan 50% vs Java Propietary, atau Java OpenSource akan kalah vs Java Propietary, atau Java OpenSource akan jadi 80%, karena Java OpenSource sudah Enterprise enough, Linkedin.com menggunakan Tomcat bisa 22 juta user, ini breaking the max user on Tomcat yang konon hanya 16.000 users.
Any opinion?





