Globalisasi dan Akusisi
Jul 10, 2010 by Frans Thamura
Sepertinya saya sering banget memblog kata go global. Padahal kita tahu pemerintah kita saat ini sangat tidak mendukung pengusaha lokal, malah tanda-tanda membunuhnya sangat kuat. Pemuja merk asing yang kebelinger, itu sebutan saya.
Tapi dasar sifat dasar manusia, yang sudah terbukti dapat beradaptasi dengan segala situasi, sekarang ternyata berbondong-bondong perusahaan lokal menjadi bagian dari perusahaan asing. Sang naga teknologi informasi, Datamation baru saja jadi AVnet, yang IPO di NYSE. Ini menarik, kita kenal Datamation yang telah membuat HP itu seperti principle yang bertekuk lutut, dan sang owner, salah satu dan mungkin satu-satunya yang mengerti pentingnya software dalam dunia teknologi informasi, dibandingkan dengan kompetitornya yang lebih ke box mover dan pemain partai. Lelucon buat yang lain adalah, kalau usaha IT nya tutup, buka toko baju, atau toko kaca mata, karena itu semua dalam satu kategori trading. Thx, sekarang harga hardware makin murah, sehingga content menjadi sangat penting, dan ini artinya jaman era piranti lunak sudah dimulai..
Saya sedang mencari produk lokal yang go global, dan malah jadi market leader didunia lain, setahu saya baru Wings yang saya lihat kuat, tentu saja ada Dynaplast, Indofood, Kalbe, tetapi sayangnya yang teknologi sektor belum. Malah akusisi Datamation oleh AvNet mengagetkan saya. Sebab Datamation itu kan mbahnya enterprise server khususnya HP.
Saya mengenai Datamation sejak 1996, saat itu Gary memperkenalkan produk yang dijual, terus kenalan dengan satu perusahaan (lupa namanya), yang pegang MDaemon dan Lotus Organizer. wow so long yah.
Saya melihat peta dunia industri sekarang berubah, dipisah dari personal brand (community leader yang based on country), dan global player yang berantem. Apakah ini artinya regulasi pemerintah kita ditekan oleh perusahaan besar, saya pengen tahu kekuatan asosisasi terhadap pemerintah dengan model regional based company ini. Wishing can be part of them....
blog comments powered by Disqus


