Enterprise Open Source di Indonesia
Setelah blog opini komunitas opensource, dan chat sama temen2, wah ada yang menarik, sekarang adalah gimana buat opensource yang kelas dunia, dan bisa mengambil ceruk pasar yang di inginkan dan jadi market leader disana.
sebab setelah lihat url rekan-rekan di indonesia, mayoritas programmer di Indo kan PHP, males pakai Java, karena susah gitu, terus juga ada idealisme dari underground yang harus GPL habis, gak tahu ini berapa banyak orangnya, tetapi saya lihat sih sepertinya yang GPL, malah buat aplikasi propietary diatasnya, jadi hampir totalitas deh. sebuah paradigma yang ditunggangi.
tetapi gue lihat lain lagi, ternyata ada ceruk sendiri
1. diatas solusi gembel yang mana dibuat asal saja, tanpa arsitektur dan maksa web scripting jadi solusi bisnis.
2. dibawah solusi enterprise opensource buatan luar negeri seperti liferay, alfresco, compiere.
3. counter solusi lokal yang propietary, ini pasar yang menarik, yang sepertinya banyak yang serang saya, karena saya disini
4. solusi dibawah solusi enterprise propietary, yang ini sih gak pusing
tetapi yang berat itu solusi enterprise propietary yang menguasai pasar industri, dan jadi lead perspective dan standard industri, seperti Java dibawah Sun, telco dibawah Nokia Siemen, ini gila semua. ada ide mengcounternya
jadi saya lihat pasar yang dibawa telco dan bank yang tidak spesifik, dan massive, sepertinya celah yang bisa dimasuki orang lain, dan kita tinggal ikutin model David Aaker saja, karena kalau ada yang buat 2 juta, kita buat 1.2 juta, kalau 0 alias gratis, buat opensource, kalau opensource semua, buat aliansi
aha akhirnya gue ngerti kenapa pas gue ajak orang di komunitas linux beraliansi pada bilang gue akusisi. do you get the link?


