Frans Thamura didunia agnostic

Testimoni Anak yang magang di Meruvian #1

Mar 10, 2010 by Frans Thamura

Ini testimoni anak magang di Meruvian.. ini batch #1, yang sudah magang, email yah ke saya,...

 

ADE SUSANTO :
"saya sangat senang prakein dimeruvian karena saya dibina oleh pembimbing yang berpengalaman, di meruvian saya mendapatkan pengarahan dan berbagai ilmu yang belum saya mengerti, dan saya bisa merasakan terjun di dunia industri langsung!"

LUDVIANTO OVANDI
"Saya senang magang di meruvian karena di sini memiliki senior programer yang profesional.
saya merasa betah karena memiliki fasilitas yang lengkap untuk sebuah yayasan.
saya yakin bahwa meruvian mendukung masa depan saya untuk mencapai kesuksesan saya.
Tidak hanya ilmu tentang IT yang bisa di dapet di meruvian melainkan berbagai ilmu yang bisa di dapat....."

JEFFRY ANGGY
"saya sangat senang dan bangga sekali magang di meruvian, karena meruvian telah memberikan berbagai ilmu utamanya di bidang IT, hal itu yang membuat saya menjadi sakti, saktinya bukan sakti biasa tapi saktinya mandraguna. The best for Meruvian.................!!!!!"

KHARISMADHAN ZAKARIA

"Saya sangat semangat sekaligus gembira karena magang di meruvian . meruvian memberikan suatu ilmu dan pengalaman yang sangat berguna dalam dunia kerja tentunya . tidak hanya itu, kita juga mendapatkan bimbingan dari pak frans langsung .jadi janganlah kita lewatkan kesempatan untuk magang di meruvian."

ARIFIN NUR RACHMAT
"... magang di Meruvian sangatlah bermanfaat, bukan hanya ilmu dan beasiswa yang akan didapat, melainkan pengalaman terjun di dunia industri secara langsung.Sangat merugi apabila tidak magang di Meruvian.Bergabunglah dengan Meruvian..."

Shohibah Amin Barokah : 
Meruvian jeboLan Programer Tangguhhh :)

Muhammad Fajar Hidayat 

Semua yang tidak diajarkan di sekolah bisa didapatkan di sini. Lebih-lebih  tentang Java dan OSS.......Meruvianlah Tempatnya

Nety Herawaty : 
Magang di Meruvian hanya bawa niat dan kemauan, pulang jadi siswa SMK yang SAKTI MANDRAGUNA
SMK Bisa bersama Meruvian !! Buruan gabung dengan Meruvian !!

Yanuar Setyoningsih :

Tak ada yang bisa menggantikan keuletan termasuk bakat sehingga membuahkan sebuah kesuksesan yang luar biasa. Di Meruvian, kita di tuntut untuk bekerja dengan ulet tanpa membeda-bedakkan apapun. Bangga rasanya bergabung dengan Meruvian yang bisa merasakan cahaya kesuksesan di ujung mata. :)

 

Menyelesaikan bottleneck link and match dg SKKD, dg JIT dapatkah?

Mar 07, 2010 by Frans Thamura

Menarik sekali minggu ini, karena "kecelakaan" wak onno mempublikasikan SKKD TIK, yang mana ini belum final.. banyak masukan, terutama seperti kesan daerah terhadap SKKD 2008, yang blum searah.

Apalagi yang SKKD 2010, yang notabene merupakan content terbaru, yang dimana saya sendiri ikutan nimbrung, malah banyak hal kita tambahkan, dan ini mungkin SKKD pertama yang melink 3 elemen utama TKJ, RPL, dan MM menjadi satu, dan link industri sangat dibutuhkan untuk membantu persepsi dinamis industri -- yang diera globalisasi ini, berubahnya lebih cepat dari nafas kita sendiri--.

Diskusi yang kuat antara para narasumber, yang kebetulan ada beberapa pengusaha dan juga professor.. jarang-jarang ada profesor dengan pengusaha bisa makan siang bersama, malah tidur bersama dalam satu kamar (tetapi tentu saja beda ranjang. huahua).

Opini mengenai pentingnya gelar yang dibawa sang profesor, dan juga solusi yang dibutuhkan industri menjadi sorotan, tetapi tentu saja diskusi "pemerintah menjadi momok" industri usaha juga menjadi topik hangat disela minum kopi, ditambah voting bank century dengan slengehan bernama kasus pencuri. yang membuat hubungan kita semakin hangat dan tidak formal. Maklum saja buat SKKD ini selain diundang dadakan, juga dari pagi jam 7 sampai jam 9 malam, dengan form-form yang ditambahkan ditengah tugas kita.

Diskusi paling hangat dari semua bidang adalah guru, yang merupakan sosok transfer keilmuan, jadi industri ingin A, anak harus bisa A, melalui mediator guru, tentu saja ada mediator lain yaitu diknas, disini adalah PSMK. jadi ada 2 layer birokrasi yang harus dilewati untuk membuat link and match menjadi sempurna.

Menurut mantan mendiknas pak rajiman, mengenai pentingnya link and match, dan juga saya pribadi yang ingin link and match menjadi sedemikan sempurnanya, sepertinya mirip dengan teori kesempurnaan. Sebab kita tahu gap itu pasti ada.

Tugas diknas dan sekolah membuat semua terstruktur menjadi sesuatu yang disebut kurikulum, saya melihat kurikulum ini malah mirip MPS (Master Production Scheduling) dari teori MPR, sebuah teori produksi, yang mana dilawan dengan teknologi Pull yang identik dengan Toyota, kata lain dari Just in Time.

Saya belum menemukan metode pull ala kanban ini didunia, dan saya mencoba membawanya ke area SKKD ini, sehingga JIT atau Zero Defect terjadi. sehingga link and match benar benar sempurna.

yah SKKD ini adalah impulision driver untuk menuju JIT education model. Walaupun kita jangan lupa ada Six Sigma, yang membuat 3 lapis filter, yang konon membuat kesempurnaan sampai 9.999%. mantap...

tapi ada 2 layer persepsi yang dicari, negara ini yang makin terselubungi kabut -contoh bank century-, dengan globalisasi yang makin cepat dan semua harus sama rasa sama berani sama gilanya.. dimana gap antara globalisasi dan negara ini semakin hari semakin jauh, indicatornya adalah kecantikan invesment yang turun, malah deindustralisasi.

Jadi banyak kan bottlenecknya, mulai dari guru yang menjadi mediator kebutuhan industri (yang dipercaya adalah salah satu faktor penghambat, diluar dari susahnya mencari guru loh -- diskusi dg pak alkaf adalah sulit mencari guru--), diknas yang merupakan bagian dari pemerintah yang sedang berkabut suram, serta lingkungan yang juga sedang suram seperti infrakstruktur rusak, regulasi tidak mendukung, deindustrialisasi. Melengkapi semua masalah link and match, yang mana semua ini sebenarnya simple, yaitu memberikan akses lebih besar ke siswa oleh industri, tetapi tentu saja tidak semaunya. Maklum industri itu identik dengan perang, dan kekacauan terjadi disana. Malah tidak sedikit yang dibayar dengan darah pemiliknya (kasus bunuh diri Laura dari Apartemennya). Biarpun perang sekarang lebih tidak fisik dibanding 50 tahun lalu, tetapi ini masih tetap perang. Sun Tzu sangat dominan disini.

So, solusinya gimana?



Spektrum 2010 dan Dimensi Karir Programmer

Mar 06, 2010 by Frans Thamura

Minggu ini saya akhirnya dapat duduk dengan tim penyusun SKKD buat SMK. SKKD atau singkatan dari Standar Kompetisi - Kompetisi Dasar, adalah landasan penyusunan kurikulum SMK. Kebetulan tim narasumber adalah Pak Onno dan saya yang dari industri.

Ini beberapa hal yang saya tambahkan didalam SKKD yaitu Keterangan Tambahan mengenai definisi dan kemungkinan karir, dimana ini adalah hal generic yang semua orang khususnya programmer.

Kombinasi antara stack technology, jenis teknologi dan jenjang karir, memberikan kombinasi yang hebat 4x3x3 dimensi. banyak sekali bukan

nah ini detail dari semua itu:

Jenis Pekerjaan

  1. Programmer adalah pekerjaan yang berhubungan dalam pembuatan dan pengembangan aplikasi atau komponen
  2. Analis adalah Pekerjaan yang berhubungan dalam desain aplikasi atau komponen
  3. Arsitek adalah Pekerjaan yang berhubungan dalam desain sistem dengan skalabilitas


Stack Teknologi

  • Aplikasi adalah sebuah piranti lunak yang siap digunakan oleh pemakai akhir
  • Platform – Komponen adalah sebuah bagian dari aplikasi yang dapat digunakan ulang atau menjadi landasan pengembangan aplikasi
  • Teknologi adalah sebuah piranti lunak yang digunakan untuk membangun piranti lunak baik berbentuk komponen ataupun aplikasi jadi yang mengacu pada spesifikasi piranti kerasnya
Jenis-Jenis Teknologi
  1. Mobile adalah piranti lunak didalam piranti keras bergerak yang digunakan untuk kebutuhan khusus seperti telepon, telpon genggam, GPS, TV, Kiosk, ebook reader atau piranti embedded lainnya
  2. Desktop adalah piranti lunak berjalan didalam lingkungan dengan layar yang lebih luas seperti PC atau notebook atau netbook
  3. Web adalah piranti lunak yang berjalan didalam browser
  4. Enterprise adalah piranti lunak yang berjalan dalam lingkungan skalabilitas tinggi baik sistem yang dapat dikembangkan secara scale up ataupun scale down


Integrity, sebuah Attitude

Feb 25, 2010 by Frans Thamura

Sering banget kita dibilang, mental negara ini bermasalah, sampai mendiknas terbaruk (M. Nuh) menulis dikompas, sudah sampai level konseptor masalah pendidikan kita, jadi jangan kaget bilamana output pendidikan makin buruk, tetapi bukan karena anaknya buruk, tetapi pendidikan mental yang kurang. Kurang adalah kata yang sering digunakan dinegara ini, untuk kesan lebih harus.

Saya chat dg pak Tedsuka, mengenai integrity, dan saya rasa ini penting dishare, dan juga beberapa teman saya, yang masukannya kalau gak integrity buang saja, itu virus yang menular yang dapat merusak ekosistem. nah ini dia definisi integritynya... thx pak. atas ilmunya, semoga gak keberatan saya share ke dunia maya. dan ini harusnya jadi ilmu awal semua oragn sebelum sekolah.

motivasi integrity

1) fear, bekerja baik karena takut
2) insentive, bekerja baik karena bonus, gaji, penghargaan, pujian, reward
3) attitude, bekerja baik karena sadar harus begitu ... ini integrity


attitude bagus
1. jujur apa adanya ngak ngibul (clearness)
2. serius nhak main main mulu tetapi mencoba the best (tekun, konsisten, commitment)
3. sopan santun, bukan bahasa saja tetapi punya "budaya" (lihat bagaimana orang thailand memberi salam baru tendang2an di ring)
4. ingin memberi, membantu, melayani orang lain
5. bisa memilih kepentingan orang lain yang lebih prioritas dibanding kepentingan dirinya sendiri yang kurang penting (berkorban ikhlas secara sadar

jtechnopreneur 4-in-1 dan Roadshow

Feb 24, 2010 by Frans Thamura

hi rekan-rekan

Meruvian bekerja sama dg Universitas Gunadarma, membuat program jtechnopreneur 4-in-1, yaitu magang, beasiswa, technopreneurship dan peluang karir

dimana setiap anak yang ikut magang dan lolos kaulifikasi, langsung dapat beasiswa gunadarma, dimana beasiswa bisa 50% sampai 150%, tergantung nilai yang diberikan

dan kita juga mengajak SMK SMK untuk bekerja sama untuk memaping kurikulum langsung antara Industri dan Universitas, jadi bukan dengan industri saja

mapping kurikulum industri dan universitas disebut jtechnopreneur c/s, dan program magang kita disebut jtechnopreneur cakra

mapping dengan universitas diperlukan, sebab anak-anak yang ikut program ini, akan langsung berhubungan dengan industri baik dg Meruvian, ataupun center incubator gunadarma, ataupun rekanan industri UG-M.

sehingga anak yang lulus selain punya gelar, juga punya pengalaman industri sesungguhnya, dan beberapa trend memperlihatkan anak yang ikut bukan dapat beasiswa S1 tapi juga S2 dan ikutan program sarmag guna darma (kalau beruntung bisa ke eropa).

bilamana tertarik nah ini proposalnya 

http://space.meruvian.org/archive/ProposalKerjaSamaSMK2.0.pdf?attredirects=0&d=1

sedangkan brosure 4-in-1nya adalah berikut

http://www.slideshare.net/flatburger/4-in-1-flyer-folded


untuk mendukung program kita juga akan membuat program roadshow SMK Sakti (mungkin pernah diposting) dan akan dimulai bulan depan, dengan SMK yang didatangi pertama adalah SMKN1 Subang, dan akan terus sampai ke den pasar,

bilamana ada SMK yang tertarik dikunjungi dapat menghubungi saya langsung, 

yang menarik roadshow ini adalah presentasi hasil magang anak-anak sMK yang magang di Meruvian, dan juga anak Gunadarma yang ikutan incubator yang dikelola bersama Gunadarma dan Meruvian, kami sangat berharap dukungan rekan-rekan, sebab hasil anak ini juga mungkin akan dipertandingkan di inaicta.

jadi smk ke Meruvian bukan hanya bisa tapi sakti :)


kami sangat senang bilamana email ini disebarkan ke pihak yang lebih memerlukan.

WTH is IIPA, and using OpenSource = Ilegal , infinger

Feb 24, 2010 by Frans Thamura

a executive summary of IIPA, an INTERNATIONAL INTELLECTUAL PROPERTY ALLIANCE, where BSA is one of the member, and Microsoft also part of BSA.

REad their executive summary. http://www.iipa.com/rbc/2010/2010SPEC301INDONESIA.pdf

how can a country that his ministery recommend opensource, a legal program is infinger and write this

Government Procurement Preference Denies U.S. Software Companies a Level Playing Field

THIS IS defamation.....

so I am asking all OpenSource entity all over the world to write letter to USTR, about this shame and fame.

I dunno what is IIPA, but this is bad, how can using OpenSource ilegal, and blocking american software companies.

We need to close this stupid entity, read also about their recommendation to Malaysia to sweep their internet cafe...

read this also

http://www.iipa.com/2010_SPEC301_TOC.htm

indonesia: http://harry.sufehmi.com/archives/2010-02-24-2257/

Bangkok Post:
countries on the list could be subject to penalties, trade barriers and embargoes?
http://www.bangkokpost.com/news/local/142017/thailand-on-most-watched-list-of-ip-offenders


friend all over the world, we need ACTIOn to this annoying entity....

a very strong lobby entity want to put using opensource = pirate


Oracle Ace Directors all over the world

Feb 19, 2010 by Frans Thamura

sorry, i dont have all your facebook, plz tag this foto :)..

 

 

http://www.facebook.com/photo.php?pid=4655587&id=675689084&fbid=332239589084 

Pro Kontra JCP and Java Leadership

Feb 04, 2010 by Frans Thamura

Saya ngeblog JCP ini karena ini status barang yang belum jelas di tangan Oracle. dan seperti biasa, ngeblog dulu, meramalkan apa yang akan terjadi, sebelum statement keluar. Ini sebuah kebiasaan anak2 LEPISI saat pertemuan Lepisi meramalkan sesuatu yang terjadi. Tahun 1993-an kita meramalkan adanya teknologi component, dan jreng VB keluar Multithread, terus sekarang kita gak bisa hidup tanpa kompone. HOREE.. semoga blog ini jadi kenyataan.

Java popular karena ada JCP, yang membuat nama Java identik dengan standar, Java SE, Java EE, Java ME adalah brand yang merupakan "implementasi" dari spesifikasi JCP, terakhir saya dengar anggotanya 1700 perusahaan, ini gede bro, semua vendor raksasa masuk, dari Intel, IBM, Oracle, Sun, Redhat, Spring (sekarang VMWare), tentu saja kecuali satu Microsoft, jadi saya menunggu MS bisa lawan ini JCP.. dijamin abisin uang banyak.. Javascript yang ECMA standard (bareng Flash sekarang), aja masih tertatih-tatih untuk buat API yang modular...

JCP membuat Java sangat berkharisma di area bisnis, jadi inget petuah dimilis, desisan ular Python vs gemerincing uang Java, siapa yang gak tahan sama duit, maklum ini jaman matre.

Banyak tekanan ke JCP untuk mendukung TCK yang non GPL, dan semoga Oracle dapat merealisasikannya. Tentu saja JCP jadi Yayasan independent, adalah mimpi banyak orang, terutama saya khususnya.

JCP kalau bisa transform menjadi as charismatic as ISO, ini keren, memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bergabung..dan memberikan kesempatan siapapun untuk mendapat kesempatan, dan Java masuk ke perang bebas sebenarnya, dan diharapkan akan menciptakan inovasi, JVM versi Erlang?

Akan lebih sakti lagi kalau OpenJDK didevelop di JCP Foundation, crazy thing will happen. maklum JVM sekarang belum bisa lawan JRockit yang natively run on hypervisor, ini kekurangan JVM lawan JRockit..

JRockit itu posisinya strategic, mirip JDeveloper.. I cannot wait Eclipse also create OSGI-JVM like...





jtechnopreneur dan perjalanan menjadi wirausaha teknologi

Feb 02, 2010 by Frans Thamura

Tidak terasa telah hampir satu dekade, saya dan entitas saya (dulu Intercitra, sekarang Meruvian), berurusan dengan mahasiswa magang dan sekarang siswa SMK magang, dan terjadi sebuah pembalikan, banyak anak SMK yang mumpuni, walaupun usia belum cukup untuk bersaing di industri, tetapi secara ilmu sudah siap. Ini bukti manusia adalah makhluk yang paling flexible urusan adaptasi.

Tentu saja semua ini juga karena model magang yang paling terkesan yang saya dapatkan saat kuliah dulu di Ledin, sebuah pabrik radio merk GE (General Electric), merk yahud dunia yang disebut six-sigma.

Sayang implementasi sistem magang kita belum six-sigma, karena banyaknya outstanding yang harus didahulukan, termasuk membuat kompor dapur tetap ngepul, agar kita semua bisa tetap digaji dan makan.

jtechnopreneur adalah program roadshow untuk JENI awalnya, sebuah ide untuk roadshow mengunjungi dan menjaga kualitas program JENI, dan kebetulan saya "dianggap tukang pecutnya" JENI, tetapi karena pak Gatot ke Seamolec dan programnya tidak total JENI, hanya mobile yaitu mJENI, dan saya dah ngebet roadshow diganti nama jadi jtechnopreneur. Fotonya dapat dilihat di URL berikut http://www.flickr.com/photos/jtechnopreneur/. Jadi inget Thomas yang ikutan keliling, sekarang beliau di Malaysia, sebagai TKI berdasi. huhu..

 

Nah program jtechnopreneur selama 3 tahun berjalan ternyata berevolusi dari material gratis Java menjadi program benar-benar kewirausahaan, dan dengan dukungan Gunadarma, sekarang dapat kuliah harga khusus, dan doain segera bisa total gratis kuliah.

 

Saat ini jtechnopreneur yang semula hanya roadshow, berubah menjadi program kerja, dan saat ini sudah ada 3 program kerja, yaitu CS yang diadaptasikan ke program kuliah Gunadarma, serta yang "Cakra" program magang 1 tahun, ini sekelas dengan diploma 1, dan sudah dijalankan tahun ke-2 oleh SMK3 PGRI, dan sekarang anak SMK3 PGRI benar-benar sakti, saya sendiri jadi merasa minder, karena mereka sudah bisa MVC pas kelas 2, tapi sesuai dengan standard "Cakra". Cakra ini masih nick name program kerja kita. tunggu aja releasenya.

Yang lebih seru lagi, jTechnopreneur sekarang ada lebih dari 45 riset produk, yang akan kita integrasikan, kita sebut dengan jTechnopreneur Focus Group 

jTechnopreneur Focus/Study Group

Nah dibawah ini adalah brosur program kerja 4-in-1, kalau mau diambil total semua 10 tahun (dapat gelar S2, dana mungkin sekitar 100 juta buat usaha sendiri), dan pengalaman kerja 10 tahun.. siapa yang berani, bisa japri. 

Ciri-Ciri OpenSource yang Baik.

Jan 14, 2010 by Frans Thamura

Kata OpenSource sudah mulai masuk benak semua orang di Indonesia, menarik, dari Pak Subiakto (Hotline) sampai launch KGOS, ini sudah bagus, artinya awareness kata ini sudah baik. 

Nah saya pribadi ada penilian sendiri mengenai OpenSource yang baik, dan saya sangat menjunjung tinggi development modelnya, daripada pakai saja, kecuali barangnya sudah mature banget, emang ada yah barang mature banget di dunia inovasi yang berubah terus.

Opensource yang baik seperti teringat iklan Axis, GSM yang baik, walaupun sempat didera negatif gossip diawal2 berdiri, tapi BBnya termurah layanannya, XL dah gak murah lagi. sorry ngelantur dulu ke GSM.

Menurut saya OpenSource yang baik itu

1. Development Hidup dan dikembangkan secara public, kalau dia close development artinya dikembangkan didalam team sendiri, model close development itu JBoss.

2. Ada Community Contribution yang jelas, nah ini kasus menarik, artinya ada pihak lain yang mendapat benefit, bukan marketing semata, dan kontribusi yang fair akan lebih baik, tetapi sekarang ada model corporate contribution model, jadi personal levelnya dibawah corporate, ini artinya proyek lebih suka yang ada investasi dan jaminan, modelnya ini eclipse pakai.

3. Platform model, opensource yang dikembangkan bisa direbranding dan ditambahkan module kita, nah ini yang menarik di Indonesia banyak trend remaster, cuman memaketkan yang sudah jadi, tapi menurut saya, yang terbaik adalah yang kita bisa buat semau kita, dan dimasukan ke dalamnya. nah remaster akan bernilai bilamana ada aplikasi buatan sendiri didalamnya, dan distro tersebut mendukung promosi produk sendiri.

4. Education material, Indonesia terkenal SDMnya buanyak abis, SMK aja 2.2 juta setahun produksinya, tapi cari coba 10 programmr Java yang sesuai dengan karakter  perusahaan, amir amir.. bisa dapat 100, mantap. tambah lagi spesifikasinya perushaan buat produk, sembah 100x deh , kok bisa. Saya tidak tahu kenapa negara ini power by 72% micro seperti tukang bakso. jadi mungkin yah susah cari orang IT, semuanya mau jadi tukang bakso. Nah education material dibutuhkan untuk mengkarbit anak yang "tidak mampu" menjadi mampu alias bisa mulai kerja, kalau bisa jadi material kurikulum deh (happy berbirokrasi dengan diknas yang like kingdom)., kalau tertarik berkurikulum, contact me japri yah.

5. Interchange antar module, nah gara-gara riset blueoxygen, kita akhirnya mendapatkan value yang paling kuat adalah saling memakai antara proyek, baik yang diatas platform yang kita buat, ataupun inter platform (interplatform valuenya lebih tinggi), salahs atu pendekatan bisa dengan interoperabilitas

6. Friendly developer, ini penting banget, karena programmer kalau tanya dibales, kalau gak dibales, belajar sendiri, saya merasakan tuh, bisa berbulan2 mandek, sebab gak ngerti binatang apa yang kita sedang utak atik. tapi jangan lupa buat FAQ, sebab anggota baru tanya-nya itu itu mulu, seperti instalasi, what is it, apalagi di indo, bukan baca web dulu, tapi tanya dulu. mantap gak.

7. Community manager , nah ini jarang ada, proyek yang ada communitymanager biasanya aktif bekerja sama dengan pihak lain, contoh Ubuntu ada Jono, OTN ada Justin, Sun Indonesia ada Harry Kaligis, ini orang-orang yang penting sekali, min ada first contact, kalau nanti sudah contact gak difollowup sampe realisasi, itu cerita lain, daripada jadi pagar raksaksa.. 

8. Prosedur dan Agreement, ini juga penting, kita jadi tahu gimana join, dan juga kalau kontribusi gimana, belajar menghormati HAKI dan juga prosedur buat kita gak nyasar saat mau gabung.

 

NB: padahal cari satu yang niat mau kontribusi susah banget loh disini.... 

Bermain-main logika antara dunia Virtualisasi atau Native.. mau yang mana

Jan 14, 2010 by Frans Thamura

Sekarang ada istilah baru untuk sistem operasi yang boot langsung saat hardware nyala, disebut Tradisional OS, contohnya Linux, Solaris, Windows, MacOS. Jadi yang modern seperti apa? CloudOS.

Sekarang sedang trend cloud computing, dan ini artinya memvirtualisasi sebuah kegiatan, terhadap banyak piranti lunak, sebab kita tidak tahu dimana tuh data kita disimpan. Saya sendiri masih bingung mendefinisikan dengan virtualisasi seperti VMWare atau Xen.

Inti dari semua ini saya melihat ada trend semua di virtualisasi, jadi ada layer pemisah antara layer bawahnya dengan layer aplikasi sebagai atasnya. Yang paling notabene sering dibicarakan yah Amazon WS itu.

Dunia virtualisasi yang saya dalamin tentu saja didunia Java, yang semua divirtualisasi diatas JVM. Yang menarik bongkaran JVM dengan kernel Linux dan hypervisor dapat membuat JVM on virtualisasi jadi satu.. saya sedang menunggu produknya namanya JRockIt, saat Oracle OpenWorld 2009, didemokan JRockIt, keren juga buat aplikasi Java, terus runnya di VMPlayer otomatis.

Belum lagi ada Map Reduce, yang implementasinya dipopulerkan Google, terus ada versi OpenSourcenya yang popular yaitu Hadoop yang power Yahoo dan Detik@Search. yang mana jalan diatas Java tentu saja, tetap ada yang ingin jalan diatas CloudOS, buatan Accenture yaitu CloudMapReduce. Konon CloudMapReduce ini native di CloudOS, awalnya di Amazon. Saya tebalkan istilah nativenya..

Kita masuk ke dunia iphone yang ngetrend diluar, tetapi di Indonesia sepertinya bermasalah, selain mahal, ada regulasi pemerintah yang mengharuskan buka services center. Yang menarik dari iPhone adalah larangan menjalankan teknologi virtualisasi diatas OSnya iPhone , jadi semua harus native. Sampai Java dan Flash, hilang dari dalam iPhone. Ini native, tapi kita tahu iPhone ini termasuk kategori tradisional OS.

Nah sekarang saya mendapatkan jargon native, yaitu jalan di sistem operasi, tetapi ada sistem operasi yang native beneran atau ada yang sudah melakukan virtualisasi terlebih dahulu yang disebut cloud itu. Nah aplikasi yang jalan diatas ke-2 jenis OS ini, Traditional OS atau CloudOS, itu disebut native application. Apakah aplikasi Java yang jalan di JVM disebut aplikasi native? gak kan. dia native di Java.

Kalau JVM di cluster, pakai Terracotta misalnya, aplikasi diatas Java ini native juga, kenapa kita gak bisa bilang ini teknologi native, secara persepsi berbeda loh.

Saya malah lebih suka yang native diatas tradisional OS, dan yang cloud yah cloud, sama dengan virtualisasi, jadi on Cloud dan on JVM yah sama wae..

Blog pagi-pagi sebelum mikir keras.. hua hua mikir entengnya aja seperti ini. 

 

 

Mengurangi Aktivitas Facebook

Jan 14, 2010 by Frans Thamura

Sudah lebih dari 3 bulan saya menggunakan Ubuntu 9.10 di notebook saya, tanpa terinstall Windows, serta Chrome sebagai default browser, sebelumnya chromium, sebelumnya lagi firefox (yang sudah default 3.5).

Karena lg trend Facebook, dan Indonesia jadi no. 2 pertumbuhannya konon..  dan blackberry di indonesia no. 1 sampai 800% pertumbuhannya.

 

 Dikutip dari Kompas.com, Berdasarkan survei Inside Facebook yang dilakukan e-marketer, jumlah pengguna Facebook di Indonesia naik 1.431.160 juta pengguna dalam sebulan terakhir. Pada 1 Desember 2009, e-marketer mencatat jumlah pengguna Facebook di Indonesia 13.870.120 pengguna, sedangkan pada 1 Januari 2010 sebesar 15.301.280 pengguna. Indonesia hanya satu peringkat di bawah AS yang mencatat kenaikan jumlah pengguna 4.576.220 pengguna dalam periode yang sama dari 98.105.020 menjadi 102.681.240 pengguna.


Meski demikian, persentase kenaikan jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai dua kali lipat AS. Indonesia naik 10 persen, sedangkan AS hanya 5 persen. Kenaikan 10 persen termasuk persentase pertumbuhan tertinggi di dunia. Selain Indonesia, beberapa negara yang mencapai kenaikan dengan persentase 10 persen antara lain Filipina dan Malaysia. linknya 

Saya mungkin salah satu dari jutaan pemakai FB, dan saya kemarin melakukan kesalahan dengan membuat FB.com sebagai default di browser saya, jadi tiap bangun tidur, menyalahkan notebook, dan tebak, update status.

1 minggu ini saya ganti, halaman defaultnya menjadi webmail kantor aka meruvian.org, dan tiap bangun pagi, buka email dah. Ternyata kebiasaan ini membuat saya pagi-pagi bukan berFB-ria, tetapi buka email, dan ternyata kemalasan ngetik facebook.com masih terjadi, karena dah biasa ada di Home browser, alkisah status tidak muncul, dan ini mengurangi aktifitas berfacebook-ria.

  

Indonesia's Market dan BB dan Android

Jan 07, 2010 by Frans Thamura

Indonesia adalah sebuah pasar mobile yang hugh, kita selalu pertama pertama, PSPGo launch di Indonesia, Nokia Commmunicator di Indonesia, sampai BlackBerry Bold terbaru juga di Indonesia.. We are always the first.. tapi bener gak yah.. takut salah juga.

Ini karena negara ini negara bablas yang konsumtif, kenapa bablas, karena negara ini dibackup oleh sector informal, yang dibanggakan sejak jaman papa saya. Ekosistem bisnis di Indonesia (campuran antara black market, UKM, Kaki Lima, Sistem Encek2 Glodok, sampai pemerintah yang sembrawut buat aturan), membuat susah sekali negara lain bisa masuk ke pasar Indonesia. Kecuali China mungkin yang terus gerus pasar lokal. Istilah merk yang leader dari asing saingannya adalah merk asing itu sendiri, contoh saingan HP misalnya adalah merk HP yang masuk tanpa distributor resmi bisa black market bisa paralel import. Bagi yang suka import, kita gak bisa bilang masukin barang jalur legal juga "resmi" lo. Karena sistem lampsum di beacukai, aneh kan, barang berapapun nego bro. Gara-gara ini, negara kita gak bisa bersaing mendapatkan ikan hias unggulan, karena masukinnya harus partai besar, terutama ikan kecil yang komoditas, yah itu lah dunia perbeacukaian kita, area ini dihajar abis oleh singapore dan thailand.

Jadi, walaupun secara fondasi aneh, dan ini salah satu cerita kebanggaan papa saya mengenai ekosistem bisnis di Indonesia, yang konon secara pembukuan selalu minus, akibatnya gak perlu bayar pajak. Saya sendiri gak tahu kenapa bisa minus, gak pernah buka toko di glodok sih. Tapi konon ini model bisnis 72% backup negara ini. Gila besar banget yah. Yuk kita cari data lengkapnya, tapi susah juga, karena gimana buat statistikanya..

Nah karena market yang konsumtif, dan konon salah satu negara yang grow. malah saya percaya grownya ini bukan karena pemerintah, tetapi karena dari sananya sudah gini sistemnya. Jeleknya sistemnya ini gak bisa buat kita go global, tapi untung negara ini gede, jadi yah pasarnya lokal terus. Salut sama perusahaan lokal yang buat merk lokal yang go global, sampai market leader di negara orang macam Wings di Afrika, saya rela deh cium kaki ownernya untuk sebuah wejangan. There is loh, yang go global.

Balik ke topik mobile, yang kaget, saat saya dapat undangan XL launching BB Storm2 atau BB, versi 9700 kalau gak salah, bulan lalu, kok gak dijelasin feature BBnya, malah dewi sandra nyanyi dg baju elegan, SPG yang promosi services XL, terus makan malam yang dahsyat, plus ngantri diluar pada beli BB. Jadi sampe hari ini, saya tidak tahu apa itu isi didalam BB terbaru tersebut, dan kenapa launchingnya gede-gede. Jadi orang beli BB terbaru itu apa yah? keren doang?

Nah kalau kita baca diluar, ternyata perang BB vs iPhone vs Android sedang terjadi, aneh, Nokia yang market leader seperti tenggelam, gak jelas kemana. Malah di Indonesia juga iklan Nokia sepertinya hilang dari pasaran, lihat aja semua hadiah BB mulu.

Perang diluar menarik, iPhone aplikasinya sudah sampai 100.000, Android sudah sampai 20.000, dan konon Palm sudah 2000 (lupa euy..). tapi di kita masih rame BB dengan teriakan panitia pertandingan aplikasi BB yang deadline 2 minggu lagi. Konon teriakan ini terjadi juga di negara adidaya yang sedang krisis di ujung dunia sana (Justin, kalau kamu baca blog ini, saya bales, hua hua,, kamu nulis Frans from Indonesia yang dari ujung dunia sana kan).

Jadi saya merasa aneh juga, diujung dunia sana, kita bahas aplikasi, sampai di acara Oracle OpenWorld, dibahas Siebel versi BlackBerry, malah saya dengar SAP versi BlackBerry, saya gak tahu gimana Zahir atau Accurate apakah keluarin versi BlackBerry juga gak yah. Yang pasti saat ini baru launch Kaskus versi BB, dan saya sudah lihat tuh barang, tapi masih gak tahu gimana installnya. 

Gara-gara ekosistem seperti ini, saya masih gak percaya dunia aplikasi mobile itu bisa sustain di retail market, maklum buat cape-cape terus dibajak, abis deh. Kecuali ala Kaskus Mobile, ini baru bisnis model, tapi ini kan cuman front dari Kaskus selain versi Web. 

nah yang lebih aneh lagi, Android phone seperti tenggelam di negara ini, sama dengan iPhone yang tenggelam, gak kedengeran, kalau iPhone sih emang kebangetan yang jualnya masa 7.5 juta perak, dibandingkan di US sana yang harganya cuman 2juta. sejak kapan 7.5 juta itu sama dg 2 juta.. apakah telco kita ketakutan smartphone meraja, sampe buat price segede gini. 

Malah saya terakhir baca koran Strait Times, koran singapore, iklan HTC Tatoo US$ 0, untuk yng versi langganan, tapi gila ini HTC sudah mau keluarin Google Nexus One, tapi kita tetap belum ada tuh Andrioid phone selain Magic yang jadul, di pasaran.

 

Yang lebih parah lagi, kalau negara ini negara BM, kenapa yang BMnya gak banyak yah. anyway, BB saya BM sepertinya gak beli didistributor asli sih, gak tahu nih kalau rusak betulinnya gimana.

Jadi rumus matematikanya apa yah untuk kasus ini? 

Keuntungan Keanggotaan Meruvian

Jan 06, 2010 by Frans Thamura

Kami (Meruvian) sekarang membuka diri untuk siapa saja untuk bergabung menjadi anggota Meruvian dalam program Meruvian Network, keuntunggannya adalah Anda mendapat akses ke standard program yang kita kembangkan (jtechnopreneur, medallion, blueoxygen, inca, yama, chankillo, etc), dan juga dapat mengajukan perubahan.

Juga bersama-sama memberikan masukan dan material tambahan yang dinamis kepada generasi muda kita, apalagi sekarang teknologi semakin menjadi bagian hidup manusia, dan juga kecepatan perubahannya terlalu cepat dibandingkan dengan standard pendidikan manapun. (tidak diketahui apakah ini karena metode pendidikan yang dikembangkan mengacu pada konsep sekolah tahun 1920 yang harus direvisi, atau globalisasi yang membuat focus edukasi harus spesifik bukan general seperti sekarang).

Program ini memungkinkan mendapatkan SDM yang prima, karena kita mendidiknya jauh-jauh hari sebelum siswa siap mencari kerja, dan tentu saja bersifat praktis bukan teori semata. Walaupun secara teori tetap ada, seperti memasukan dalam kurikulum.

 

Bilamana Anda hendak bergabung kami di Meruvian membuka diri untuk banyak sekali kerja sama yang selain dapat membuat SDM lebih baik, negara lebih kuat, serta masa depan yang lebih cerah.

 

 

Japri yah yang tertarik.... 

Bonanza dari Meruvian

Jan 06, 2010 by Frans Thamura

Resmi 2010, kita mengadopsi program fairness sharing antara team didalam Meruvian, kelebihannya setiap pegawai/anggota team didalam Meruvian memiliki kesempatan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi dan juga punya usaha sendiri.

Sebuah topik diskusi yang menjadi hot adalah bonanza achivement, sebuah kata yang dicetuskan Agung Kus S, yang merupakan salah satu nara sumber program Meruvian, yang konon adalah strategy marketing. Saya belum berani bilang ini program syariah, tapi kita mencoba mengadopsi unsur2 fairness dari syariah. Terimakasih kepada Pak Iwan Pontjo atas buku dan pencerahaannya, juga Pak Badai Sitepu yang memberikan banyak ide mekanisme usaha mikro dengan IT menggunakan model syariah ini. Juga pak Heru Wiryanto yang membantu pemetaan mental yang akan menjadi tools default pengembangan atau aptitude test.

Pergeseran posisi dari pegawai menjadi rekanan didalam Meruvian baru saja dimulai, senangnya program kerja ini mendapat dukungan team yang bagus, dan semoga team yang akan maju ke public dapat diterima public dengan baik.

Program bonanza adalah target bagi mereka yang ikut program Meruvian 4-in-1 (M4in1), bacanya main, tapi 1x, bukan main-main 2x mainnya, artiya bermain / latihan dengan kewirausahaan, yaitu program terpadu mapping kurikulum, kerja industri/magang,  beasiswa dan kewirausahaan. Bonanza adalah sebuah achivement lebih dari standard yang dinegosiasikan dan diharapkan, bisa berbentuk insentif, aknowledgement, ataupun sesuatu yang intinya diatas standar yang dapat diraih.

Ayo siapa yang tertarik ikutan program M4in1. Get the Bonanza!

 

Share |
"The World throughs the binary perspective" Name: Frans Thamura
Contact: frans at meruvian dot org
Mobile: +62 855 7888 699
Tweeter: http://twitter.com/fthamura


Donate to Meruvian
Help Indonesia!!






View Frans Thamura's profile on LinkedIn






My Entities:






Search

 

« March 2010
SunMonTueWedThuFriSat
 
1
2
3
4
5
8
9
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
   
       
Today

Links

Feeds




Navigation