Frans Thamura, Best Agnostic Javaman

Meruvian Inca just released S2REST Plugin. a Struts2 REST Plugins

May 05, 2012 by Frans Thamura

Akhirnya, setelah utak atik sekitar berapa tahun, gimana kita mengisi payung inca dalam meruvian, akhirnya, kita spin off deh REST plugins yang mana merupakan versi sendiri. Betul ini riset tahunan dari proyek PASIR.

Ini menjadi tantangan kami, gimana kolaborasi antara plugins projects di Struts2 dapat di integrasikan, dan phase 1 adalah promosi REST plugin dan kami merasa ini REST plugin pertama yang full stack DELETE, POST, GET, PUT, .. tinggal OPTIONS..

silahkan dikunjungi webnya di http://s2restplugins.java.net, phase berikutnya akan coba JAX-RS 2.0, tetapi.. kasus Oracle-Google, buat gue takut, menunggu keputusan kalau java.xxx itu di patentkan dan copyright.

 

showcase kami akan ditambahkan beberapa plugins juga, jquery dan bootstrap. jadi silahkan mengikuti.

 

ditunggu feedbacknya.

Appartition - Theme di Meruvian Midas

May 03, 2012 by Frans Thamura

Baru saja team Meruvian selesai commit, implementasi spektrum di Midas. Silahkan download di http://code.google.com/p/apparition/,

Nah nanti seperti ini bentuknya..

Implementasi meliputi Hitam, Putih, Aqua, Green, Blue, Purple, Red dan Yellow.

Midas merupakan platform pengembangan yang terintegrasi dengan Yama (Server REST), meliputi Login, Main Menu, Content dan Summary.

Yang menarik dari Midas, sudah support fragment, jadi satu APK untuk Phone dan Tablet.

 

Osmosa dan Mengapa Penting!

Apr 29, 2012 by Frans Thamura

OpenStreetMap booming, yup kita tahu, tetapi sudah tahu berapa banyak layanan bagus yang mengelilinginya?


Yup, banyak... ini yg baru dipost di OSM-id.. http://staticmap.openstreetmap.de/ untuk membuat OSM Map Static.. selain itu juga ada Walking Paper dg webnya http://walking-papers.org/, belum lagi routing...  direction etc.. yang semua terpisah2


Nah dengan itulah Meruvian melahirkan Osmosa project... silahkan ke www.osmosa.net, dan informasi lengkapnya ada apa saja di osmosa.net, ke http://portal.osmosa.net, atau ikutan milisnya https://groups.google.com/forum/?fromgroups#!forum/osmosa


Nah ini dia slidenya.... untuk lebih jelas. dan kami akan update terus.




Osmosa


View more presentations from Meruvian



Bilamana menemukan fitur keren di OSM, silahkan notifikasi, dan dengan senang hati kami akan mencobanya, kalau beneran KEREN, yup akan jadi fitur utama di osmosa.net.


Diharapkan daripada mengingat banyak domain, untuk sebuah solusi, yup, pikirkan Osmosa saja.. jangan lupa coba Osmosa Viewernya yah.

OpenStreetMap dan Osmosa.net dan Osmosa Viewer

Apr 29, 2012 by Frans Thamura

OpenStreetMap sekarang jadi bahan pembicaraan karena Apple via iPhone-nya dan Foursquare menggunakannya.

 

Nah, karena sebuah chat kecil mengenai pentingnya ada mirror OpenStreetMap di Indonesia, akhirnya Acong mendonasikan server dan kami kasih nama Osmosa.net.

Berbulan-bulan lamanya kita setup dan pelihara. dan cari tahu bagaimana bekerjanya, maklum ini mapnik yang jadi servernya, bukan area kami.

Akhirnya tutorial untuk reimplementasi OSM telah diselesaikan, setelah semua yang tertulis ditest oleh siswa magang disini, dan mereka dapat mendemokan implementasi OSM di notebooknya, dg peta Indonesia. Maklum peta dunia 500GB besarnya, dan compile generate peta perlu 2 minggu.

Setelah itu, kami mencari implementasi di Android, dan membaca code-nya, dan akhirnya, setelah pending karena ada "proyek" diluar kantor, akhirnya kami dapat menampilkan peta OSM dari Osmosa.net ke web dan ke android.. sebuah langkah baru.

silahkan coba aplikasinya.. 

Osmosa Viewer namanya, ini link di Google Playnya

Selamat mencoba.. fitur fitur seperti GPS Track, My Location, serta Direction sedang dikerjakan. feedback bisa japri.

Cashflow Quadrant dan jTechnopreneur

Apr 22, 2012 by Frans Thamura

Setiap hari saya memotivasi siswa-siswa Meruvian, saya sendiri tidak tahu menyebutnya mereka apa, ada yang merasa dirinya karyawan (tapi mana ada karyawan didalam Meruvian), ada yang ingin magang, ada yang ingin rekanan. Yup semua belajar jadi pengusaha di Meruvian, dengan model yang berbeda. Semuanya datang dg modal dengkul bermimpi jadi Bill Gates. Artinya ini mustahilkah, sebab Bill Gates untuk memasukin market PC DOS/MS DOS, ibunya yang teman dekat CEO IBM USA, melobby sampai diberi kesempatan anaknya, tentu saja dengan uang modal investasi 10.000US$ membeli sebuah software yang dikasih nama MS DOS. Yup, Bill Gates tidak berinovasi, hanya membeli, dia real pedagang.

Di Meruvian, kita semua menciptakan, jadi... gimana bisa lawan calo kelas dunia bernama Bill Gates. Tapi dunia mengatakan, what ever, dia tajir bro. SIRIK kan.

Nah saya ada satu diagram, sebuah buku yang saya beli lama sekali, Cash Flow Quadran, yang belum sempat dibaca, sebab buku pertamanya Rich Dad Poor Dad saja 1/2 bacanya.. ini diagram yang saya dapat dari ngegoogle.

Gambarnya gede yah, tapi menarik sekali, data dari anak siswa SMK dan Kuliahan yang di Indonesia, jangankan Employee, SMK 50% dijamin Nganggur, dan konon ini progress sakti pak GHP yang membuat dari 80% menjadi 50%. Gila kan datanya, tetapi anehnya satu negara "percaya" mengirim anak ke sekolah akan membuatnya menjadi pintar dan masa depan cerah..

 

Nah ini diagram, yang saya dapat dari IGI (Ikatan Guru Indonesia), dulu sempat baca di Kompas, tapi saya lupa koleksi.

Mantap kan, ternyata pendidikan kita di politisir, dan tentu saja hancur hasilnya, silahkan baca arsip Dikmenjur, dan post pak AS, dijamin kaget..

Nah model di Meruvian adalah kwadran Business Owner, dan tentu saja belum sampai Investor, tetapi siswa yang masuk bukan dari kwadran yang tertuang di diagram cash flow Kyosaki. mm.. sebab mereka didesain untuk tidak dapat bekerja (50%), dan sisanya didesain untuk pekerjaan low level (teknisi pabrik, admin), yup intinya bisa kerja. SMK BISA.. !!!

Background yang datang, bermacam-macam, dari orang tua seorang satpam, pembantu harian, supir, TKW, sampai tukang ojek. Kalau grade seperti ini, kapan bisa masuk Kwadran BUsiness Owner. Yup ini tantangan gila yang radikal di Meruvian.

Tapi minimum masih lebih membanggakan apapun yang hasilnya, dibandingkan dari keluarga Business owner, malah Investor, anaknya disuruh KERJA di perusahaan, apalagi sampai Internasional. mmm saya banyak teman yang karirnya TOP MARKTOP, di perusahaan internasional cabang Indonesia, setelah keluar, karena kasta dah tinggi, tetapi masih pegawai, grade investor belum sampai, jadi deh Self Emplyed. Kasta turun secara family.. tragis.. tapi cashnya banyak, gaji kerja di MNC gede.. serba salah kan.

Nah bagi siapa yang tahu formula out of cashflow quadrant bisa masuk Kwadran III dalam usia 30. Let me know.

Ini yang membedakan program jTechnopreneur Meruvian dg Program Kewirausahaan lainnya...

Home Schooling dan 6 mata pelajarain naik kelas 3, serta pembohongan RSBI

Apr 10, 2012 by Frans Thamura

10 tahun lalu, rekan ex-kantor di AA, Yanti dan Cynthia, menjelaskan pentingnya Home Schooling, dan mengapa anak mereka ambil Home Schooling, saya gak ngerti, gila apa anak di taruh dirumah, dan ortunya business.

Tahun lalu ada Yosi, yang juga blog di server ini, menjelaskan saya anak homeschooling pak, paket C, dan Yosi banyak membantu mencoba produk baru kita Yama, yang malah kita belum release, bayangkan 15 tahun.

Teman lama, dan juga rekan seperjuangan di Compiere, salah satu murid certified pertama Compiere di Indonesia, bercerita mengenai anak pertamanya yang mati-matian dapat nilai bagus, untuk masuk RSBI, dan anaknya keluar sekolah, karena kecewa, dan kok anak saya jadi lebih buruk. YUP, Penipuan RSBI terjadi secara skala nasional, selain untuk mendapatkan dana dari pusat, kata RSBI digunakan untuk memeras banyak orang tua, padahal RSBI ini dikeluarkan diknas pusat, jadi pertanyaannya, assosor dan pengembangannya ini gimana, sehingga membuat kisruh.

Long standing brand course di Indonesia, Primagama, juga membuat Home Schooling, http://www.homeschooling-primagama.com, dan menarik, primagama juga brand lainnya primagama-english dan primagama-plus (dengan Microsoft).

Kita tahu SMK-SMK dan Kampus mengemis seperti "xxx" kalau vendor asing datang, dan vendor asing bekerja sama dengan lembaga kursus, dan lembaga itu ada Homeschooling. 

dengan 650 lebih training center, primagama mengisi ceruk ketidak percayaan ini.

Plus tentu saja industri juga "pusing" dengan cari SDM. dan lihat saja magang-magang dibuat tidak serius di SMK-SMK, sampai ada guru yang kirim anak dari nun jauh di ujung jawa timur sana, kaget dengan model Meruvian, kami tidak bisa menegur anaknya, malah pak Ruky, seorang KI dari Taman Siswa, dengan sekolahnya di Jl. Garuda, dengan jelas memposting sebuah posting berani, tidak dapat menegur siswanya yang berantem, dan membiarkannya, karena berbagai sebab, menjadi bulan-bulanan posting beliau yang berani tetapi jujur di milis dikmenjur.

Bayangkan setiap orang tua yang semakin sulit dengan persaingan yang gila, untuk mengirim anaknya ke sekolah, ditengah mafia-isasi pendidikan yang terorganisir secara nasional.

Apalagi title Cambridge ternyata sebuah ujian yang tidak lebih dari US$ 50 / mata pelajaran, dan hanya perlu 4-6 (saya lupa), untuk bisa mengirim anaknya sekolah di Commonwealth, seperti Australia.

Ini seperti program exodus murah ke luar negeri khususnya commonwealth, dan digunakan keseantero dunia.. senggol OWP yang anaknya di Gandhi, dg logo Cambridge, mau comment apa. saya akan twit URL ini blog ke beliau.

Misteri Homeschooling terbuka jelas..dan masalah legal mengenai harus dekat rumah, dan kembali ke rumah. terpecahkan. oleh primagama saat ini.

Sayangnya, apakah Microsoft akan serius diarea ini.. senggol Risman.

Bersaing, Membuat Persaingan atau Menciptakan Pesaing

Apr 01, 2012 by Frans Thamura

Sebuah diskusi kecil mengenai apa itu Meruvian, dan memposisikannya sebagai saingan, sering terjadi dalam diskusi kecil, salah satunya dg Risman. Tapi the rest discussion silahkan tanya yang diskusi yaitu saya via japri atau Risman.

Senang rasanya ternyata Meruvian masih blue ocean di market, dan telah mengisi beberapa area yang internasional tidak bisa isi, malah besok ajang baru brand comparision antara Meruvian dg international brand.. setiap peraduan ini, akan memperkokoh brand Meruvian. Walaupun  perlu waktu yang lama, uratnya hampir putus mulu.. tapi blm putus-putus juga kan.. hehehe.

Yah kita ingin bisa ada produk yang bisa bersaing dipasaran, tapi dg model agak sosialis, alias di OpenSourcekan, sebuah prilaku yang tidak umum bagi negara ini, jadi silahkan compare gerakan kami dg para penggiat OpenSource.. dikita memakai saja itu HARAM, kita ini buat OpenSource, the highest level kan... kita membuat lingkaran leadership sendiri, tertarik ikutan. silahkan buat visa masuk negara Meruvian, maklum kita terpisah dari Indonesia (maunya!!!!).

Saat ini didalam dunia Meruvian, terjadi persaingan yang sudah mulai semakin panas, dan tentu saja, persaingan ini dibuat antara para penduduk Meruvian. Betul sekali, penduduknya hijrahan dari Indonesia. 

Dikarenakan sumber daya alam negeri Meruvian sangat minim, berbeda dengan Indonesia yang diberkati (Tetapi dijarah terus oleh pemerintahnya), di Meruvian kami sedang mencoba model terbaik dengan model musyarawah mufakat (sebuah moto rakyat Indonesia yang konon sudah makin pudar alias menghilang, yang terjadi adalah konspirasi voting).

terima kasih pada globalisasi yang membuat ternyata produk Meruvian dapat dijual ke negara tetangganya yaitu Indonesia, dan diharapkan dalam beberapa bulan dijual ke negara tetangga lainnya. 

Mengacu pada alasan ini mengapa, bangsa Meruvian sudah tidak menekankan terjadi regulasi dengan pemerintah Indonesia, karena yah peraturan di Meruvian sangat bertolak belakang dengan peraturan di negeri Indonesia. Meruvian mulai mengharamkan mental SC yang mayoritas ditemukan di negara tetangga Meruvian ini. 

 

Pola Pikir Pengusaha dan Gaji Besar

Mar 25, 2012 by Frans Thamura

Sedang terjadi kasus menarik di internal Meruvian, mustinya tidak diblog, tetapi menarik jadi kajian.

Beberapa mahasiswa minta kontrak, karena tertarik jadi warga negara Meruvian, yah untuk jadi sebuah warganegara perlu KTP kan. tapi masalahnya KTP Meruvian harus level "pengusaha", terserah berapa besar sahamnya. Saya bilang, kontrak untuk orang yang hendak menjadi rekanan.. bukan itu tanda tangan di akte.. kok kontraknya kontrak masuk kerja.. ini daftar jadi pegawai atau mau ikutan program wirausaha alias kongsian alias rekanan.

Kasus lain yang seru, UMR naik, artinya bulanan yang ditransfer naik, tetapi apakah pengusaha berpikir seperti itu, saat kejadian diluar hot, seperti bensin naik, UMR naik, sampai listrik naik, artinya bulanan naik.. terus pemasukan bukan tanggung jawabnya.. So jadi? lucunya kasus ini diucapkan oleh beberapa pihak yang belum mantap jadi pengusaha, alias sedang kursus jadi pengusaha.

Tapi ada yang seru, sebuah pekerjaan yang paling tidak disukai, disamber, karena beliau percaya apa yang dia korbankan untuk timnya adalah yang akan membuat tujuan akhir dari program keinginannya punya perusahaan terjadi. yup SALUTE for YOU.. .

Ada kasus menarik lainnya..disaat susah programming, mau jadi sales, tapi saat sales susah, mau jadi programming, terjadi kasus saat bosen jaga server, mau jadi programmer, saat buat program tidak sesuai time plan, mau jadi teknisi. Padahal.. kasus negara adalah gimana APBN tidak dibebani, oleh BBM yang naik. Tapi tidak ada laporan resmi kemana itu selisih beli BBM dan jual BBM, kemana uangnya? Ketika semua partai berkata, prove us, dijawab dengan, saya ini sedang jadi korban pembunuhan termasuk keluarga saya.. Jaka Sembung bawa Golok terjadi secara merata di negara Indonesia, dan sedih sekali, penyakit indon ini juga menular.. lihat kasus diatas.. Lebay Disease.

SEperti apa pola pikir yang baik, short term case diatas semoga jadi masukan, we need vision, dan perjalanan memang selalu berubah, perusahaan buat IT Blueprint untuk 5 tahu, percaya tidak setelah 100 hari berubah.. nah gimana kelola sehingga visi 5 th terjadi?

 

 

 

Pajak dan Kesepakatan berbuntut Kriminal Pidana.

Mar 21, 2012 by Frans Thamura

Menarik sekali mengenai berita didetik, Hatta Rajasa bingung kenapa pembayar pajak dikit, padahal kelas menengah meningkat 8-9 juta /tahun, tapi hanya 10 juta yang lapor.

Kata lapor ini menarik disimak, sebab kalau orang tersebut bekerja dalam perusahaan, pasti sudah bayar PPH21, kecuali orang tersebut diexpensekan sampai gajinya dibawah UMR, jadi gak kena PPH21.

Kalau orang tersebut bekerja di banyak tempat, jadi artinya ada PPH 25 final yang sebenar 2.5, disarankan beralih ke PT.. itu yang saya rasakan, semua account pribadi masuk PT.. jadi merubahnya menjadi PPN dan witholding tax. Jangan lupa SSP-nya yah.. kalau gak tuh uang angus ditelen pemerintah. ciakaka..

Yang seru kalau orang tersebut pengusaha lapangan apalagi PKL Jakarta yang omzet bisa miliaran, nah ini yang seru, ternyata 75% warga negara indonesia diarea ini, UKM tidak terdaftar.

Apakah mereka tidak taat pajak, tapi berapa dari mereka yang berpendidikan. Langganan Soto Ambengan saya sudah sewa ruko di MOI bro.. itu sewa kan 50juta/tahun. Setelah sejak 1992 dia berusaha, jadi butuh 20 tahun. Apakah dia tahu apa itu SPT Bulanan? Urus pegawai nya saja yang kalau cuci gak bersih sudah pusing.. Seneng saya sama cak Ali, yang ternyata makin lama usaha, makin emosional, maklum 2000-an, pegawainya 1 orang, dan ada adik dan dirinya. Sekarang dianya lebih banyak keliling pakai motornya, yang jaga adiknya. both of them have 2 wifes.. 

Pajak adalah sebuah kesepakatan yang dikenakan kepada rakyatnya, dibawah pemerintah, tentu saja bila rakyat sepakat. Setahu saya itu definisi pajak, dan untuk menjalankan kesepakatan tersebut dibuat peraturan, seperti dihukum. Kasus yg sama bilamana kita sepakat membunuh sesama manusia adalah tidak baik. Sepakat mengmakan manusia tidak baik. Entitas bernama pemerintah dibuat untuk mengelolanya. Karena Pemerintah dipercaya.

Kasus Indonesia ini menarik, dengan status bayar pajak yang konon hanya 22 juta, dari 230 juta (yang terus bertambah), dan Dirjen Pajak Fuad yang koar koar teriak-teriak targetnya tidak kesampean, padahal harusnya bisa lebih dari yang diharapkan.. Apakah ini kriminal?

Ini yang menarik disimak, yang sepakat itu rakyat atau pemerintah, yang menghukum itu rakyat atau pemerintah, yang menjalankan negara ini rakyat atau pemerintah, yang punya negara ini rakyat atau pemerintah, dan peran pemerintah ke rakyat ini apa.

Dengan terbukanya kasus banyak korupsi, dan kita semua percaya saat ini 100% yang berhubungan dengan pemerintah adalah tidak baik. mulai dari DPR tukang bolos, hura-hura, kerja gak bener.. Saya seneng baca Rieke Pitaloka punya web, tapi kok hebat yah webnya bagus gini, apakah dia kerja dengan jujur. Can we trust Anggie? Siapa yang bisa dipercaya. Biar tidak dianggap sesumbar, silahkan baca URL ini, atau cari digoogle deh "Menpan PNS Malas" atau ""Staf itu banyak sekali, tetapi yang punya kompetensi tertentu hanya 5%. Mereka merupakan PNS yang telah mengikuti pelatihan," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan Rebiro) Azwar Abubakar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. "

Jadi karena ternyata buntutnya karena media publikasi tidak pro pemerintah. Jadi yang dikeluarkan borok-boroknya. Ada tulisan mengenai rieke bekerja?

Tapi eitss. ini jaman Internet, buat blog dan web sendiri lah, seperti Rieke dengan webnya. Saya tahu dia gatek, tapi hebat bisa buat ini, apakah ada 10 orang tim Public Relation Manager didalam lingkarannya, terus ada 1000 orang wartawan yang menuliskan beritanya.. atau ini full her blog? CAn we trust him.

 

Menarik kan, kasus kepercayaan public ini.. -> ini blog saya mengenai public opinion sepertinya :) hehehe..

Back to the topic..

Kalau dilihat, Pajak adalah kesepakatan sama dengan pembunuhan dan kanibalisme. Dengan kasus Hatta Rajasa bingung, ini yang salah rakyat indonesia, atau pemerintah yang trustnya turun. 

 

Ternyata dari opini saya, karena mereka tidak tahu pajak itu ada, malah beberapa menganggap pajak itu haram.. nah loh, betul pajak itu upeti ke pemerintah, sesuai dalil islam, konon itu haram. Jadi apa bedanya membayar pajak saleh dengan menyogok, wong sama-sama haram. So, terjadi lah terjadilah. Silahkan japri untuk klarifikasi, maklum sedang belajar norma-norma ini.

Jadi apa yang terjadi rakyat tidak sepakat, itu kasus yang diangkat, sebab mostly orang Indonesia kan tidak berpendidikan, 60% konon putus setelah SD.. tragis yah.. Pidana Pajak itu kok bisa ada, apa konsensusnya. Apakah pemeirntah bisa menindak semua rakyat yang konon sampai 75% ini.. Belum lagi kita tahu negara ini negara pungli yang sampai 30% bro total nilai yang dipunglikan dari sebuah produk, sehingga negara ini tidak kompetensi.

Apakah negara ini memang harus kembali ke era gang-gang. Lihat public melihat FBR dan FPI.

 

Investment Grade, Pengusaha Was-Was, dan Media anti Pemerintah

Mar 18, 2012 by Frans Thamura

3 judul diatas adalah hal yang mendasar dari pemikiran saya beberapa lama ini, maklum saya bukan tipe ekonom, dan pelajaran ekonomi makro dan mikro sepertinya jadi acuannya. Investment grade Indonesia "kata" asing dan pemerintah adalah naik, bagus.. tapi Industri kok teriak.. malah di media dikasih tahu, mana-mana investment yang ada.. nah kenapa media gak tulis, kalau gak tulis, yah tulis di .go.id masing-masing.

Saya masih gak ngerti dengan investment grade, kalau yah bagus, di area mana, wong rekomendasi kalau produk kreatif seperti sepatu, sebaiknya di China, bahan baku saja import (pengalaman kerja dg Paman saya yang pengusaha ginian lebih dari 30-an tahun...), hal yang sama dengan berita penutupan industri perakitan komputer yang jadi kebanggan SMK TKJ (maklum program mereka yang diunggulakn "DAPAT" merakit notebook dg merk ESEMKA"). Yang menarik sekarang berbondong-bondong TKJ menganggur.

Saya sebagai pelaku mikro dari ekonomi negara ini, melihat malah pengusaha semua was-was, terutama yang grade UKM. Pajak makin terintegrasi dan digunakan tidak sebenarnya (korupsi), serta tidak ada laporan kita sudah bayar pajak berapa. anggap saja kartu kredit, kalau kita hutang ditagih, kalau gak sesuai yah proses ke kantor cabangnya. Pajak kita. MANA BISA..

Disisi lain, kebetulan media kita tidak senang dengan pemerintah, apalagi pemerintah kita tidak bisa buat statement terpercaya, jadi bulan-bulanan media deh. Akibatnya was-was Pengusaha meningkat, dan konon (termasuk tulisan Dahlan Iskan di Marketeers), kalau terus-terusan was-was akan terjadi. So Jadi negara ini mau karam atau bagus.

Blog ini dibuat karena, reposisi Meruvian mengeducate para warganya melihat Indonesia, karena perusahaannya masih diarea kekuasaan negara Indonesia. ada tips buat di negara lain?

Java Movement Indonesia and Frans Thamura

Mar 02, 2012 by Frans Thamura

Version:1.0 StartHTML:0000000167 EndHTML:0000007547 StartFragment:0000000487 EndFragment:0000007531

Kronologi Java di Indonesia dan Frans Thamrua

 

2000 – Riset Java pertama dibawah PT Prodesain Indonesia (Spin off menjadi banyak PT Intercitra, PT Adelva Solusindo (operator 21 cineplex.com).)

 

2001 – Dimulai project open source Cimande, yang dibawah BlueOxygen.org

 

2002 – Berdiri Perusahaan Intercitra yang memberikan dukungan terhadap proyek Cimande, dan membuat solusi Aconix (Content Management)

 

2003 – Cahya Ratih, Hendra dkk datang magang ke Intercitra, salah satu pekerjaannya membuat Cimande menjadi lebih rapi.

 

2003 Maret, Berdirilah JUG Indonesia, asalnya JavaJob Indonesia, sebuah mekanisme mencari SDM Java untuk PT Intercitra

 

2005 – Frans Thamura menjadi Java Champion, salah satu Java Champion pertama didunia (ada 25 orang saat itu).

 

http://java.net/website/java-champions/bios.html#Thamura

 

2006 – Menjadi anggota komite JENI (Java Education Network Indonesia). Material disebar salah satunya di http://space.meruvian.org. Dengan Murid 15.000 mencakup 168 Poltek dan beberapa SMK seantero Jawa. Irena dan Nana salah satu anak Magang Meruvian, masuk Kick Andy, karena mengajar Java di Vietnam.

 

http://kickandy.com/theshow/1/1/1836/read/INOVASI-TIADA-BATAS_html/30

http://www.youtube.com/watch?v=_R3W9RG00xI&feature=related

http://www.youtube.com/watch?v=f_XUg_Lyd-E&feature=related

 

Referensi JENI:

http://edu.netbeans.org/contrib/interviews/frans.html

 

JENI mengadopsi material JEDI yang dikembangkan oleh Sun dan UPH Pilipina. http:///jedi.java.net, serta menggabungkan beberapa stack untuk mempermudah pengembangan produk, salah satunya proyek Cimande.

 

2007 – Frans Thamura terpilih menjadi Oracle Ace Director, salah satu yang pertama di Asia Pasific, karena referensi dari Oracle Sydney.

 

http://apex.oracle.com/pls/otn/f?p=19297:4:605607938535801::NO:4:P4_ID:14

 

2008 – Lahir JARC ( Java Asean Research Center), untuk area Asia Tenggara dan Jtechnopreneur, dimana salah satu pengeola JARC adalah Cahya Ratih, plus juniornya Rizal Adompo (Juga ex Magang Intercitra 2005). Roadshow peluang kewirausahaan ke 8 kota dari Jakarta sampai Surabaya.

 

JARC mengajar Java di 11 negara dibawah SEAMEO (konsorisium 11 kementerian pendidikan asia tenggara).

 

Presentasi Program Java di Washington DC, atas undangan Oracle HQ, sebagai salah satu bentuk update dari Oracle Ace Director global.

 

2009 – Frans Thamura menjadi tim Spektrum untuk menciptakan kurikulum modern untuk SMK, dan memasukan Java sebagai stack utama pendidikan pemograman dan TIK Indonesia.

 

Oracle Indonesia menunjuk Frans Thamura menjadi mentor untuk Oracle Academy area Java.

 

Meruvian bekerja sama dengan Gunadarma untuk mengelola Incubator Business Center serta pengembangan kurikulum “Java” sebagai pilot project implementasi E-Bursa Aptikom.

 

http://www.slideshare.net/flatburger/ebursa-presentation-22-dec-2008

 

2010 – Presentasi gerakan Java di Indonesia di JavaONE BEijing, atas undangan Oracle Sydney.

 

http://www.slideshare.net/flatburger/java-movement-in-indonesia-javaone-beijing-2010-jug-meeting

 

 

2011 – Meruvian menjadi rekanan Poltek Gorontalo, untuk membuat kurikulum politeknik modern, dan siap diserahkan ke DIKTI, untuk menjadi kurikulum poltek nasional.

 

Perusahaan pertama yang dinakodai oleh “murid” Meruvian yaitu Mervotura. (Nita Puspita dan Mila Yuliani)

 

Edy, siswa magang Meruvian, mendapat merit award di Inaicta (Indonesia ICT Award), dan juara 1 di Indonesia Android Competition.

 

JDuchess Indonesia lahir, sebagai komunitas Java pertama khusus wanita, didirikan oleh para srikandi Meruvian, Mila, Nety, dan Senja (http://www.jduchess.or.id), pendirian bersama dan dukungan dari JDuchess Global, Agnes Crepet. JUG Leader dari Lyon Perancis.

 

2012 – Mila Yuliani dan Nety masuk Java Magazine sebagai rekomendasi dari Agnes Crepet (JDuchess Franches), setelah Agnes mengunjungi Meruvian di 2011, mengevaluasi kurikulum Indonesia dan mengatakan kurikulumnya lebih baik dari Perancis, tetapi masih kurang lengkap dibandingkan industri Perancis (Spesalisasi Agnes adalah Agile).

 

 

 

Frans Thamura

frans@meruvian.org

+62 855 7888 699

 

 

 

Hypercompetitive War - Perang beda kategori jadi satu. numplek...!!

Jan 08, 2012 by Frans Thamura

Seru juga sekarang perang antar brand makin gak nyambung, sebuah perusahaan toolkit mengeluarkan USB, perusahaan USB ke market SSD terus perang dengan perusahaan harddisk yang juga ke SSD.

Perusahaan monitor ke Smartdevices, seperti ViewSonic

 

Yang lebih seru lagi adalah perusahaan kamera yang terkenal dg langsung jadinya yaitu Polaroid ke smart devices juga

sebuah toko buku onlne, juga jualan tablet..

 

Jadi apa beda Amazon vs ViewSonic vs Polaroid, serta Victorinox vs Krisbow vs BOSCH. Dapat dibayangkan nanti private brand seperti Ace Hardware keluarkan juga Tablet, bersaing dengan HTC. 

 

 

GoogleApps Edu -jtechnopreneur.com- vs Microsoft Live@Edu -mandraguna.com-

Jan 08, 2012 by Frans Thamura

Setelah sebuah meeting kecil dengan pihak Google, resmi deh jtechnopreneur.com menggunakan layanan GoogleApps for Education. Dengan kata lain Meruvian, sekarang ada 2 domain untuk anak magang, yaitu jtechnopreneur.com menggunakan Google Apps for Edu, dan mandraguna.com menggunakan Live@Edu.

Terasa sekali jelas, Microsoft harus belajar mengenai Web User Interface, dan apa itu kemudahaan, terlalu banyak popup dalam menggunakan Live@Edu, khususnya untuk membuat sebuah mailinglist yang hendak menambahkan user diluar domain, harus menjalankan script dengan PowerShell yang hanya jalan di Windows. Gubrak!!!!. Dan itu dijawab oleh CS-nya adalah by design.. Gimana bisa, kok setup harus pake Windows.. kekeke. dan Windows barang langka di Meruvian.

Yang menarik dari Google Apps for Edu, semua layanan google didapat, beuh banyak banget.. yang terpenting googlegroups.com dipakai dengan nama domain jtechnopreneur.com, sehingga resmi domain magang adalah smk.magang.2011@jtechnopreneur adalah google groups, beda sebelum diupgrade ke Education

Penampakan yang jelas dari GoogleApps ini adalah bisa ikutan mailinglist googlegroups.com, padahal dahulu gak bisa.. Ini jeleknya GoogleApps, kalau gak versi Business dan Education.

Selain itu juga jTechnopreneur.com sudah bisa G+, tetapi yang belum 18tahun, kita matikan..

Dengan menggunakan 2 services ini, baik GApps ataupun MLive, terasa bagaimana MS dan Google melihat Web dan user pemakainya. Dan pengalaman bekerja di kemudahan. Long way to go for Microsoft. Apa karena Steve Balmer bukan orang teknis, sehingga hal seperti ini bisa lolos ke pasar. Bayangkan orang yang mau host aplikasi di MS Live for Business. nangis2 deh kebanyakana click sana sini untuk sebuah pekerjaan.

Jadi on the plan to remove mandraguna.com sebagai default services untuk anak2 magang di Meruvian..

 

Stay tune.

Pendidikan diera Campur Aduk alias Multiple Output, Multiple Data Source dan Mashing Up

Dec 21, 2011 by Frans Thamura

sekitar 2004, saya membuat konsep awal cimande, dengan multiple resource dan multiple output.

 

2004 ternyata niatnya hendak banyak implementasi, dan output JSON/XML, bisa ke Flash, HTML, bla bla, menarik kan, seperti AJAX untuk multiple konsep, Flash di web, HTML yah web, sampai Delphi yang aplikasi Desktop.

ini konsep kerjanya, dibuat sekitar 2001.

 

yang menarik, setelah bergelut sekian tahun untuk me-realisasi ide ini, Cimande 2.0 membuat implementasi ini jadi kenyataan. termasuk mengadopsi PASIR yang jadi ide awal, dan akhirnya jadi deh JSON/XML output , dengan nama REST, bukan SOA WSDL seperti dalam konsep awal PASIR. Nah ini dia slidenya.

 

 

Tidak terasa yah 2001, dan mau 2012.. sudah satu dekade utak atik ini ide.

Sekitar 2008 keluar edisi RESTnya. ini slidenya

 

Yang seru dari semua ini, program yang awalnya adalah versi opensource dari program mengenai streaming, untuk membuat setiap anak di seantero australia bisa tidur nyenyak , karena orang tuanya super sibuk, terus setelah 1 dekade ini malah jadi program pendidikan untuk membuat sang anak memiliki masa depan lebih baik.

 

Project cimande ini ternyata berubah, dari dulu ingin ke banyak teknologi non Java, sebagai output, menjadi 2 area saja, yaitu Web dan Mobile. Untuk Web kita ada versi Web Worspace dan Web Mobile Workspace , 2-2nya pakai JQuery, satu JQuery total (plus sedikit ExtJS untuk Tree), dan JQUery Mobile untuk mobile web. Untuk Mobile kita menggunakan Android, dan Android grow dari Smartphone ke Tablet, dan kita siap2 mengeluarkan enginenya, nama enginenya Midas dibawah bendera Meruvian, bukan BlueOxygen lagi.

Selain itu untuk datasource, dahulu hanya database saja, sekarang multiple datasource, dari Database tentu saja, GIS server, Content via CMIS, sampai Workflow (belum selesai, pakai Joget).

Malah secara implementasi, Cimande bisa consume Cimande sebagai data source. karena outputnya sudah metadata, konsep gabungan beberapa datasource kalau versi web, sering disebut Mashup.

Nah yang baca blog ini, apakah nangkap inti dari roadmap yang dikembangkan disini, dan ternyata ini adalah kasus umum, sudah coba Facebook versi web mobile dan android/iphone.. betul!!! yah itu salah satu finalsolution yang dapat dikembangkan.

 

Yang harus dicermati, pendidikan kita, yang notabenen RPL, tnetu saja dg permintaan market seperti ini, masa depan mereka menjadi sangat cerah, super cerah tepatnya, tetapi sang anak apa mampu dalam usia muda mengerti minimum inti dari blog ini. Sehingga tahu bagaimana berkarir? Padahal kurukulum pendidikan masih pakai yang versi 2008 dengan Delphie atau Visual basic dan PHP, yang notabene bahasa delphi dg pascal, VB dg basic dan PHP dg php script.. 

 

yang kita kembangkan disini, semua total 100% Java, kecuali widget Javascript.. di PHP juga pakai Javascript kan.. :)

 

kasus diatas adalah fondasi dari semua solusi 2012, dan rekan-rekan saya sudah membuatnya, diseluruh industri. Tapi pendidikan kita, masih berjalan ditempat, mungkin pusing dg kisruh politik dan rame-rame korupsi, sehingga yang ini ditinggalkan. Jadi jangan kaget bilamana Anak anak khususnya SMK, tetapi berjalan ditempat alias 50% menganggur tidak bisakerja di industri, dan 50% kerja di industri yang masa depan suram, alias saat 35 akan mental dari industrinya juga.

 

 

 

Membuat REST API yang bagus dan mendokumentasikannya

Dec 13, 2011 by Frans Thamura

Tidak terasa sudah lebih dari 2 tahun bermain-main dengan REST, dan semua pengembangan di Meruvian Network, baik itu proyek yang didapat oleh tim Meruvian maupun rekanannya, adalah REST standard. 

Mulai dari Depkeu DJKN (mm statusnya gimana ini kerjaan), sampai Depkeu DJA (Dirjen Anggaran), menggunakan Cimande sebagai kernel aplikasinya, dan ini 2 proyek yang kontradiksi sekali dari bagaimana proyek ini bisa sampai ke meja hijau kami. Indonesia oh Indonesia.. mengapa dikau tega.

REST API ini menarik terutama setelah terinspirasi bagaimana Stephan mendokumentasi REST API dari Devoxxnya 2 tahun lalu.. yup 2 tahun lalu, dan bagaimana Peter menghack Android Google I/O menjadi Devoxx Client, yang akhirnya di hack balik oleh tim Meruvian menjadi salah satu anggota keluarga proyek MIDAS (MID-Apps Solution).. tahu dong MID apa. 

Jadi di MEruvian sangat-sangat REST, dan 100% aplikasi yang dikembangkan adalah REST based.

Mengacu pada Project Avatar yang membuat HTML5 + CLoud, sebuah inisiatif yang dikembangkan oleh Oracle.. mmm bangga dapat menjaga leadership Meruvian dalam solusi, Walaupun kita tahu, negara ini tidak menerima inovasi.. Dead Country for Inovator but Corruptor.

 

Berikut adalah REST documentation yang menjadi acuan, yup betul sekali, kami sedang mendokumentasikannya bukan mencari tahu bagaimana membuat REST, silahkan kunjungi Devoxx. REST Interaface.

 

Menarik sekali dalam implementasi REST dalam dunia Struts2, dimana setiap POJO yang merupakan ORM, dikirim ke browser menjadi JSON. Semua programming sebenarnya hanya untuk menutupi keamanan kalau membuka database di internet. CouchDB way?

NB: ada yang tahu bagaimana setelah WS-I pass away dan menjadi OASIS... 

Share |


"The World throughs the binary perspective" Name: Frans Thamura
Contact: frans at meruvian dot org
Mobile: +62 855 7888 699
Tweeter: http://twitter.com/fthamura


Donate to Meruvian
Help Indonesia!!





View Frans Thamura's profile on LinkedIn






My Entities:



Search

 

« May 2012
SunMonTueWedThuFriSat
  
1
2
4
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
  
       
Today

Links

Feeds

Navigation