Enterpreneurship, Technopreneurship, dan Cyberpreneurship

Belakangan ini aku sering banget denger kata kata seperti Technopreneurship apalagi yang saat ini bebarengan dengan progamnya Meruvian jTechnopreneur. Denger denger Technopreneurship itu artinya kewirausahaan, tapi kewirausahaan yang dimaksud apa?...Trus aku cari tu di google apa sih maksud dari kata kata tsb.

Aku masukkan keyword Technopreneurship dan keluarlah segudang artikel tentang Technopreneurship. Aku baca baca, dan kemudian aku menemukan "kawan" dari Technopreneurship yaitu Enterpreneurship dan Cyberpreneurship. Wihh ternyata banyak juga yang berhubungan dengan Technopreneurship ini!!. Trus aku baca artinya satu persatu dan.. ooooo itu ta artinyyaa .

Sekedar share aja ya temen temen, ni aku beri penjelasan tentang ketiga kata kata tersebut Enterpreneurship, Technopreneurship, dan Cyberpreneurship 

Enterpreneurship

Menurut ekonom Perancis, Richard Cantillon adalah agen who buys means of production at certain prices in order to combine them (agen yang membeli alat produksi dengan harga tertentu dalam rangka unuk menggabungkan mereka). Dalam waktu yang tidah terlalu lama, ekonom Prancis lainnya Jean Baptisa Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Say menyatakan bahwa entrepeneur adalah seorang yang membawa orang lain bersama sama untuk membangun sebuah organ produktif. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia dikenal dengan wirausaha atau wiraswasta. Berdasarkan art etimologis-nya, pengertian wiraswasta adalah keberanian, keutamaan, atau keperkasaan dalam berusaha dengan bersandar pada kekuatan sendiri.

Makna dari kekuatan sendiri bukanlah kegiatan usaha yang dilaksanakan secara sendirian, melainkan lebih mengacu kepada sikap mental yang tidak bergantong orang lain. Dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi, ia lebih mengandalkan pada kekuata pada diri sendiri daripada minta bantuan orang lain. Jadi, pengertian menggunakan kekuatan sendiri bisa dikenakan pada usaha sendiri maupun bekerja sebagai karyawan.


Technopreneurship

Tata Sutabri sebagaimana dikutip Sustyo menyatakan bahwa technopreneurship merupakan proses dan pembetukan usaha baru yang melibatkan tekhnologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan strategi bdan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.

Dinyatakan bahwa technopreneurship, masin entrepreneurship. Perbedaannya adalah technopreneurship itu baik dilibatkan dalam mengirimkan satu produk teknologi tinngi inovatif (contoh : Intel) atau membuat penggunaan tekhnologi tinngi dalam satu cara inovatif untuk mengitim produk nya/pada konsumen (contoh : eBay), atau keduanya (contoh : sebagian besar obat-obatan). Konsep technopreneurship sebagaimana diungkapkan di atas pada dasarnya mengitregasikan antara teknologi dengan keterampilan kewirausahaan(enterpreneur skilss). Dalam konsep technopreneurship ini basis pengembangan kewirausahaan bertitik tolak dari adanya invensi dan inovasi dalam bidang tekhnologi. Tekhnologi yang dipahami dalam konteks ini tak sekedar teknologi berupa high tech, tetapi tentu saja tidak selalu harus teknis. Teknologi hanya didefinisikan sebagai aplikasi pengetahuan pada kerja orang (human work). Dengan begitu, akutansi, ekonomi order quantity, pemasaran secara lisan, dan mentoring dirumuskan dengan baik pada dasarnya teknologi juga.

Cyberpreneurship

Belakangan ini technopreneurship menggunakan peningkatan teknologi komputer, terutama internet, untuk melakukan usaha/bisnis, mempromosikan bisnis atau bisa juga disebut berwirausaha. Bidang tersebut dikenal dengan cyberpreneursip dan bervariasi dari setiap pengusaha. Dalam hal ini para enterpreneur melakukan promosi menngunakan brosur electronic yang dikenal sebagai homepage pada internet.



Semoga bermanfaat teman teman....


 



Comments:

Post a Comment:
  • HTML Syntax: Allowed