Sugeng Purwanto

Mengubah Tampilan Windows Seperti Ubuntu

Agu 20, 2010 by BurgerKingKiller

Beberapa hari ini aku bingung, soalnya di tempat aku magang di Meruvian semuanya musti open source kata Pak Frans(pemilik meruvian) sampai-sampai operating system nya harus open source juga (kayak linux gitu deh hehehe :) ). Tapi kemarin aku udah coba pake Ubuntu masalahnya laptop q ga support buat Ubuntu, kan Ubuntu kebanyakan ga bisa nge-detect vga sama wi-fi nya. Emang sih setelah liad milik senior ku yang udah pakek Ubuntu, aku 'kepincut' pengen ganti OS q jadi Ubuntu. Tapi masalahnya laptop ku ga support. Gmana nih??
Tapi tenang kan ada 'mbah google' hehehe :). Searching aja kali yah...
Nah setelah aku searching, ku nemuin gimana caranya buat rubah tampilan windows jadi persis kayak Ubuntu.

Anda mungkin mengenal distro linux Ubuntu dengan tampilan khasnya. Jika Anda menggunakan Windows XP dan ingin tampilan desktop seperti Ubuntu, berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Pertama, kita harus mem-patch file uxtheme.dll supaya visual style non-microsoft dapat digunakan pada Windows XP. Download patch-nya di Softpedia. Jalankan, ikuti instruksi instalasi kemudian reboot komputer.

Berikutnya, download visual style Ubuntu buatan FioreSSJ di DeviantArt. Salin isi file ke folder yang sesuai, misalnya:

* file dalam folder Wallpaper salin ke C:\Windows\Web\Wallpaper..
* file dalam folder Cursor salin ke C:\Windows\Cursors..
* file dalam folder Fonts salin ke C:\Windows\Fonts..
* dan sisanya ke C:\Windows\Resources\Themes\Ubuntu (buat dulu folder baru ?Ubuntu?)

Kemudian, aktifkan visual style dengan menjalankan file ?Human?. Klik Apply pada jendela Display Properties dan lihat hasilnya.

Terakhir, kita ubah juga beberapa icon sistem. Kita gunakan Tango Shell Patcher yang akan menginstall Tangerine Icons yang digunakan Ubuntu 6.10. Jalankan, ikuti instruksi dan nikmati tampilan baru.

Nah dan ternyata trik ini berhasil. Aku berhasil mengecoh pandangan orang lain(ce ile bahasanya..:) ) hampir tujuh oarang lah yang ketipu (hehehe dasar penipu)
Tapi tau lagi kalau ketauan ma Pak Frans.Mungkin Di marahin sih tapi mau bilang gimana lagi emang ga support kok (hehehe piss)

Kenakalan Remaja

Jul 12, 2010 by BurgerKingKiller

Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.

Definisi kenakalan remaja menurut para ahli

* Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".
* Santrock
"Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal."

Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?
Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.

Jenis-jenis kenakalan remaja

* Penyalahgunaan narkoba
* Seks bebas
* Tawuran antara pelajar

Penyebab terjadinya kenakalan remaja
Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Faktor internal:

1. Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
2. Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Faktor eksternal:

1. Keluarga
Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.
2. Teman sebaya yang kurang baik
3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja:

1. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.
2. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.
3. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.
5. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.

Efek Dampak Buruk Standar Nilai Ujian Nasional UN Tinggi Demi Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia

Jul 11, 2010 by BurgerKingKiller

Sebaiknya sistem pendidikan yang ada sekarang ini diubah menjadi sistem yang lebih baik. Saat ini pemerintah menetapkan nilai yang cukup tinggi untuk dapat lulus dari Ujian Akhir Nasional / UAN baik di tingkat SD, SMP maupun SMA. Untuk dapat lulus setiap siswa diwajibkan untuk mendapatkan nilai 4,00 pada masing-masing mata pelajaran yang diujikan.

Jika pemerintah terus melakukan teror kepada para siswa sekolah dengan mewajibkan setiap siswa menjadi manusia yang sempurna maka akan ada efek samping yang cukup mengerikan, yaitu :

1. Para siswa akan berorientasi pada nilai sehingga ilmu tidaklah berarti bagi mereka. Yang mereka pelajari justru bagaimana cara menjawab soal-soal ujian yang diberikan dengan waktu secepat mungkin dan benar. Setelah ujian selesai maka ilmu yang seharusnya dikuasai siswa tidak dipelajari para siswa.

2. Meningkatkan stres di kalangan siswa sekolah menjelang ujian nasional / UN dilaksanakan. Rasa takut tidak lulus dan malu karena harus mengulang setahun untuk mendapat kesempatan untuk lulus kembali. Terlebih lagi jika orangtua pelajar tidak mampu.

3. Tindak kecurangan akan lebih sering kita jumpai baik dari pihak sekolah yang membantu para murid agar bisa lulus dengan membuatkan contekan jawaban serta dari siswa itu sendiri yang mencontek atau menggunakan kunci jawaban agar bisa lulus ujian dan kemudian melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi.

4. Orang yang jenius di banyak bidang studi namun lemah di satu bidang studi tidak bisa lulus ujian nasional. Dengan begitu hanya manusia sempurna saja dan curang yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

5. Menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sistem pendidikan di Indonesia sehingga akan banyak orang yang putus sekolah dan berusaha mencari uang dengan bekerja atau berwiraswasta. Anak muda akan lebih gemar belajar mencari uang daripada belajar di sekolah karena orang yang lemah di satu mata pelajaran tidak akan pernah bisa lulus ujian nasional. Orang-orang muda akan lebih suka belajar hanya dari program kejar paket daripada sekolah bertahun-tahun setipa hari untuk mendapatkan ijazah di level yang sama.

Dan masih banyak lagi dampak negatif peningkatan mutu pendidikan dengan menaikkan nilai kelulusan siswa/siswi.

Search

 

« Mei 2012
SenSelRabKamJumSabMin
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
   
       
Today

Feeds

Navigation