Menentukan Kapasitas Buffer

Jan. 14, 2011

Untitled Document

OK Di blog hari ini kita akan menentukan kapasitas buffer
                Kapasitas total dari buffer dapat ditentukan pada saat pembentukan objek StringBuffer, yaitu dengan melewatkan argument berupa integer. Namun, ada kalanya kita ingin menentukan kapasitas total dari buffer setelah kita membentuk StringBuffer.
Permasalahan ini kita dapat menggunakan method “ensureCapacity() yang didefinisikan pada kelas StringBuffer. Berikut ini bentuk umum pendeklarasiannya.

void ensureCapacity(int kapasitas)

disini, kapasitas merupakan ukuran buffer yang akan ditentukan.
CONTOH
class EnsureCapacity{
                public static void main(String[]args){
                StringBuffer sb = new StringBuffer( );
                System.out.println(“Kapasitas awal :”+ sb.capacity( ) );
                Sb.ensureCapacity(25);
                System.out.println(“kapasitas setelah diset : “+ sb.capacity ( ) );
                }
}
Hasilnya
Kapasitas awal : 16
Kapasitas setelah diset : 25
Jika ditentukan nilai yg lebih kecil dari kapasitas awal, maka kapasitas total akan bernilai tetap

CONTOH

class EnsureCapacity1 {
                public static void main(String[]args){
                StringBuffer sb1 = new StringBuffer( );
                StringBuffer sb2 = new StringBuffer( );
                System.out.println(“objek sb1”);
                System.out.println(“kapasitas awal : “ + sb1.capacity( ) );
                Sb.ensureCapacity(10)
                System.out.println(“kapasitas setelah diset : “+ sb1.capacity ( ) ) ;
                System.out.println(“\nPada objek sb2”);
                System.out.println(“kapasitas awal : “ + sb2.capacity( ) );
                Sb2.ensureCapacity(4);
                System.out.println(“kapasitas setelah diset : ” + sb2.capacity( ) );

HASILNYA
Pada objek sb1
Kapasitas awal : 16
Kapasitas setelah diset : 16

Pada objek sb2
Kapasitas awal : 6
Kapasitas setelah diset : 6

Posted by Ariel Gad Inkarois under Java
0 Comments | Permalink

+/- dari java script

Okt. 20, 2010

Kelebihan Javascript 1. Ukuran file kecil Script dari javascript memiliki ukuran yang kecil sehingga ketika web yang memiliki javascript ditampilkan di browser maka akses tampilannya akan lebih cepat dibandingkan ketika browser membuka suatu web yang memiliki script java. Hal ini juga sangat berkepentingan dengan daya kerja server. Semakin kecil space suatu web yang disimpan dalam suatu server maka daya kerja server ketika di browsing oleh user di internet akan tidak terlalu berat, selain itu sifat javascript client side yang tidak perlu lagi di olah oleh server ketika browser memanggil web dari sebuah server. 2. Mudah untuk dipelajari Javascript merupakan bahasa semi pemograman yang merupakan gabungan antara bahasa pemograman java dengan bahasa kode HTML sehingga disebut bahasa hybrid. Walaupun javascript merupakan turunan dari java namun javascript tidak memiliki aturan yang serumit java. 3. Terbuka Javascript tidak terikat oleh hardware maupun software tertentu bahkan system operasi seperti windows maupun unix. Karena ia bersifat terbuka, maka ia dapat dibuat maupun di baca di semua jenis komputer. Kekurangan Javascript 1. Script tidak terenkripsi Karena javascript bersifat client side, maka script yang kita buat di text editor dan telah dijadikan web di server, ketika user me-request web dari server tersebut maka sintak javascript akan langsung ditampilkan di browser. User bisa melihat dan menirunya dari sourcenya. 2. Kemampuan terbatas Javascript tidak dapat melakukan beberapa hal yang dapat dilakukan ActiveX atau Vbscript, misalnya menulis/membaca file di komputer client (selain cookies), mengakes beberapa registry system di windows, dll. Oleh karena itu javascript lebih disukai para pengguna internet, karena lebih aman dari exploit code ? code jahat lain nya.

Posted by Ariel Gad Inkarois under Java
0 Comments | Permalink

cara menginstall Java Development Kit Di Linux Ubuntu 9.10 & 10.04

Sep. 16, 2010

1.Cari Di Paman Google Java Development Kit ( DI LINUX BUKAN DI WINDOWS YAWWW) 2.Download dan sementara disimpan Di flash disk( bila punya ) 3.masuk ke Linux 4.Kita Masuk Ke applications --> Accesories --> Pilih Terminal 5.Setelah udah masuk ke terminal ketik di bawah ini - sudo su - password di linux kamu - cd /opt - NB : file JDKmu harus sudah di ekstrak ke Folder bernama OPT ( tempatnya di home --> opt ) - ketik chmod +x ( untuk mengidentifikasi file JDK mu) pilih JDK mu - ketik apt-get install ( JDK MU ) 6.setelah proses berjalan akan ada 6 file yang terlihat di terminal. 7.install satu persatu file tersebut, dan ingat wajib ditambahkan apt-get install 8.selesai dah. NB : kalow da masalah kemungkinan di langkah 5 kesulitan untuk mengidentifikasi mu belum benar..

Posted by Ariel Gad Inkarois under Java
0 Comments | Permalink

sejarah pertama kali java ditemukan

Agu. 19, 2010

Sejarah perkembangan Java Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang. Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven). Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java. Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape. Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "bapak java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java). ---Versi Awal--- Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya: * java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar. * java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas. * java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan. * java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP. * java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI) * java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web. +++Kelebihan+++ * Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut. * OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun. * Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi. * Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer. * Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas). ---Kekurangan--- * Tulis sekali, perbaiki di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X. * Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer. * Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun. Contoh Kode Program Sederhana Dalam Java Contoh program Halo dunia yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut: // Outputs "Hello, world!" and then exits public class HelloWorld { public static void main(String args[]) { System.out.println("Hello, world!"); } } ---Tahap Kompilasi Java--- 1. Tulis / Ubah. Pemrogram menulis program dan menyimpannya di media dalam bentuk berkas '.java'. 2. Kompilasi. Pengkompilasi membentuk bytecodes dari program menjadi bentuk berkas '.class'. 3. Muat. Pemuat kelas memuat bytecodes ke memori. 4. Verifikasi. Peng-verifikasi memastikan bytecodes tidak mengganggu sistem keamanan Java. 5. Jalankan. Penerjemah menerjemahkan bytecodes ke bahasa mesin.tidak bisa di pakai?? ntegrated Development Environment Banyak pihak telah membuat IDE (Integrated Development Environment - Lingkungan Pengembangan Terintegrasi) untuk Java. Yang populer saat ini (Juli 2006) antara lain: * Dr. Java, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas Rice, Amerika Serikat * BlueJ, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas Monash, Australia * NetBeans (open source- Common Development and Distribution License (CDDL)) NetBeans disponsori Sun Microsystems, dan versi terkininya memilki Matisse, sebuah GUI Editor yang menurut pendapat umum merupakan yang terbaik.[rujukan?] * Eclipse JDT (open source- Eclipse Public License) Eclipse dibuat dari kerja sama antara perusahaan-perusahaan anggota 'Eclipse Foundation' (beserta individu-individu lain). Banyak nama besar yang ikut dalam 'Eclipse Foundation', termasuk IBM, BEA, Intel, Nokia, Borland. Eclipse bersaing langsung dengan Netbeans IDE. Plugin tambahan pada Eclipse jauh lebih banyak dan bervariasi dibandingkan IDE lainnya. * IntelliJ IDEA (commercial, free 30-day trial) * Oracle JDeveloper (free) * Xinox JCreator (ada versi berbayar maupun free) JCreator ditulis dalam C/C++ sehingga lebih cepat (dan menggunakan memori lebih sedikit) dari kebanyakan IDE.

Posted by Ariel Gad Inkarois under Java
0 Comments | Permalink