Tips Merawat Komputer Agar Lebih Awet
Agar komputer yang kita gunakan tetap awet walaupun dalam jangka waktu yang lama tentu saja kita harus menjaga dan merawatnya secara berkala. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar komputer kesayangan kita tetap awet dan tidak lelet pada saat di operasikan. Apabila kita sedang sibuk menyelesaikan tugas kantor / tugas sekolah, terjadi hang (error) pada komputer yang kita gunakan akan membuat kita kesal dan bete. Sebelum hal itu terjadi, alangkah baiknya terlebih dahulu kita mengantisipasinya dengan melakukan beberapa tips dibawah ini agar komputer lebih awet. 1. Defrag Hardisk Secara Berkala Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini 2. Sediakan UPS Turun naiknya tegangan listrik bahkan mati secara tiba-tiba akan memberikan dampak yang tidak baik kepada Personal Computer (PC) yang berakibat rusaknya power supplay, hardisk dan juga motherboard. Oleh karena itu kita harus menyediakan UPS agar tegangan listrik menjadi stabil dan tidak akan mati secara tiba-tiba. 3. Bersihkan PC Dari Debu Biasanya CPU tower di taruh di samping meja user, di letakan dilantai sehingga kemungkinan masuknya debu kedalam CPU besar sekali, Debu sebagai penghantar panas, sehingga apa bila komponen CPU , misalnya Prosesor, walau tersembunyi debu bisa masuk juga, memori/ RAM sering kali kena debu, dan kerja komputer jadi ngadat, hang atau bahkan komputer tidak bisa dinyalakan timbul suara beep?. maka check dan segera bersihkan lah kompenen tersebut , pasang kembali dan nyalakan. 4. Hindari Terkena air Tidak tertutup kemungkinan perangkat komputer yang kita gunakan bisa terkena air minum yang tertumpah pada saat kita bekerja pada keyboard misalnya. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya konseleting pada lempengan didalam keyboard sehingga membuat keyboard tidak bisa digunakan dan terpaksa di ganti dengan keyboard yang baru. 5. Jauhkan Dari Medan Magnet Medan magnet bisa mengganggu performa CPU dan juga monitor, jangan terlalu dekat meletakkan speaker pada monitor karena speaker memiliki medan magnet sehingga membuat warna pada monitor tidak rata. 6. PC di lengkapi Anti Virus Demi keamanan data, pastikan komputer yang kita gunakan telah terpasang Anti Virus dan senantiasalah mengupdate Anti Virus tersebut secara berkala. 7. Uninstall atau Buang Program Yang Tidak Berguna Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Itulah beberapa tips yang bisa kita lakukan agar komputer kita tetap awet dan masih banyak lagi tips-tips yang bisa kita lakukan untuk merawat komputer.
Controller dalam MVC
Controller dalam MVC Controller ini adalah sebuah layer yang bekerja untuk mengurusi urusan ?antar layer?, yang artinya bertanggung jawab terhadap eksekusi aplikasi. Sebenarnya ada banyak controller yang dapat digunakan, seperti JSF, Tapestry dari Apache, atau WebWork yang sekarang lebih dikenal dengan Struts 2.0. Yang mana bab ini akan mendalami teknologi berdasarkan WebWork, yang terkenal merupakan solusi MVC paling mudah didunia Java. Sebelumnya ada Struts 1.x, yang mana adalah framework paling populer didunia Java. Tetapi tim Apache Struts telah setuju untuk membuat WebWork 2.3 menjadi Struts 2.0. Hal ini dilakukan karena dianggap Struts 1.x setelah ditinggal sang pembuatnya ke JSF, teknologinya mandek, sedangkan WebWork telah masuk ke teknologi berikutnya yang lebih modern. Gabungan kekuatan nama Struts yang telah mendunia dan teknologi yang mengacu pada WebWork yang sangat stabil dan mature, diharapkan dapat mencounter gerakan JSF. Tetapi saat ini yang terjadi, bukan JSF melawan WebWork/Struts yang terjadi, tetapi Don Brown, salah satu commiter WebWork/Struts2 telah berhasil membuat component development didalam WebWork, sehingga Struts2 sebenarnya adalah project integrasi WebWork dengan JSF. Beberapa fitur dari WebWork selain kemudahaannya, diantaranya adalah telah terintegrasinyaaplikasi yang umum kita perlukan seperti pembuatan Chart dengan JFreeChart, Reporting dengan Jasper, membuat XML untuk transformasi XHTML. Malahan teknologi AJAX yang baru saja direlease telah diintegrasikan kedalam WebWork sejak 2.2. Yang semua ini hanya dengan mengganti kata result dari html ke chart, atau xml didalam sebuah xml-nya.
Jenis-jenis MVC
Kembali ke tahun 2000-an, sebenarnya perang MVC terjadi antara Struts dengan WebWork,yang mana WebWork lebih mengutamakan kemudahan, dengan implementasi teknologi dispatcher, sedangkan Struts yang bernaung di Apache, yang mana Apache merupakan nama yang paling hot dalam dunia Open Source, telah membuat Struts menjadi framwork untuk MVC paling populer saat itu. Secara marketing, terlihat WebWork yang mengatakan dirinya pull MVC, sedangkan Struts adalah push MVC, terlihat berbeda. Merger WebWork dengan Struts ditahun 2005, telah membuat kombinasi yang menarik sekali. Saat itu, orang beranggapan Struts dan WebWork adalah MVC, tetapi dengan berkembannya waktu, dan semakin banyak rekan-rekan kita diseluruh dunia yang membuat framework yang mungkin saja berbasis pada framework yang sudah ada, tetapi dengan tambahan fitur, seperti setelah Struts muncul JSF, sedangkan setelah WebWork lahir Stripes. Dimana Stripes, walaupun belum sehandal WebWork, terlihat mengimplementasikan annonation didalamnya, yang konon tim WebWork sedang mencari cara bagaimana mengimplementasikan annonation yang mudah didalamnya. Teknologi mirip MVC yang khusus untuk XML adalah Cocoon yang juga dari Apache, dilanjutkan dengan Turbine, lalu lahir lagi komponen sejenis seperti Tapestry. Alhasil dalam modul ini untuk memudahkan pemilihan MVC, MVC dipisahkan menjadi MVC yang berbasis Component dan MVC yang berbasis Action. MVC tipe lain adalah yang berbasis component adalah yang bekerja seperti halnya pemograman event driven, setiap tag memungkinkan dibuat komponennnya, teknologi yang sangat serius dengan model ini adalah JSF. Yang mana implementasi JSF ini sebenarnya merupakan adopsi teknologi Swing kedalam teknologi berbasis Web. Sedangkan teknologi MVC berbasis Action, adalah adopsi implementasi yang mengacu pada request dan responsenya teknologi HTML, teknologi ini dilead oleh WebWork, yang mana setiap pengembangan mengadopsi page-page dari HTML. Tahun-tahun kedepan sepertinya akan terjadi integrasi antara framework ini, seperti Struts 2.0 yang merupakan projek integrasi dari Struts dan WebWork, ternyata mulai memasukan unsur komponen kedalamnya, dengan memasukan JSF sebagai komponennya. Jadi dapat dikatakan, tahun-tahun kedepan akan lahir MVC yang mengadopsi kedua teknologi ini. Ini tentu saja evolusi MVC selama lebih dari 10 tahun yang dilakukan komunitas Open Source. Dari semua ini yang menarik adalah, teknologi Web yang tidak Open Source malahan tidak dapat bertahan, seperti WebObject dari Apple, merupakan teknologi Java berbasis komponen yang sangat bagus, tetapi sayang karena tidak Open Source dan berjalan diatas Mac saja, serta focus Apple yang bukan di Java, membuat produk ini tenggelam.
Hibernate sebagai solusi Model dalam MVC
Berkenalan dengan Hibernate Tools Untuk memulai sebuah projek berbasis Hibernate, yang termudah adalah dengan menggunakan Eclipse Calisto, dan menambahkan JBoss IDE kedalamnya. Hibernate Tools sebenarnya datang dengan 2 teknologi, sebagai plugins eclipse dan sebagai script pada ant. Penulis merasakan bilamana menggunakan plugins, seorang programmer dapat mencoba HQLnya terlebih dahulu, sedangkan dengan Ant, memungkinkan diintegrasikan dengan script lainnya didalam Ant, seperti DBUnit, Junit, ataupun CVS update. DBUnit dan HibernateTool akan dibahas dalam bab ini. Mekanisme mengidentifikasi Hibernate Tools telah berjalan dengan baik adalah melakukan New Project, coba scroll, pasti ada kata Hibernate didalamnya. Sedangkan cara menginstallnya adalah dengan mengextract Jboss IDE atau Hibernate Tools IDE kedalam folder Eclipse. Hal ini terjadi untuk semua tipe Eclipse tanpa perlu perubahaan. Tentu saja plugins JBoss terbaru memerlukan Calisto. Langkah - langkah: 1.Buatlah sebuah Java Project, kemudian buat sebuah Hibernate Configuration file (hibernate.cfg.xml). 2.Sebaiknya hibernate.cfg.xml disimpan didalam folder src, yang artinya sama dengan dikenal saat terjadi runtime, dengan Eclipse, akan tercopy ke folder build. 3.Langkah berikutnya adalah dengan membuat Hibernate Console Configuration, configuration ini diperlukan untuk membuat HQL (Hibernate Query Language) yaitu SQLnya Hibernate, atau mentest Criteria (filter terhadap sebuah query). 4.Jangan lupa untuk memasukan folder binary kedalam classpath dari Hibernate Console Configuration ini. Hal ini diperlukan karena Hibernate Console ini tidak dapat mengenai objek ORM. Bilamana proses ini telah selesai dapat masuk ke Hibernate perspective, maka akan muncul sebuah tree dari Hibernate yang isinya adalah Configuration, SessionFactory dan Database. Adapun Database ini terdiri dari semua POJO yang memiliki anonasi JPA atau XML meta. 5.Bilaman step ini telah berhasil, artinya Hibernate plugins pada Eclipse Calisto telah terinstall dengan baik.
jeni 5 ( cimande2 )
Langkah - langkah Menambahkan Modul Category Item adalah sebagai berikut: 1. Membuat menu Category dengan: 1. Descriptor 1. Name : category_item 2. Descriptor description: Category Item 2. Module function 1. Name: Category 2. Description: Category 3. Master Thread Id: training_item 4. Module Descriptor: category_item 2. Membuat module Category dengan mengubah kode pada module item 3. Menambahkan kode pada module Item 1. Item.java 2. ItemForm.java 3. form.vm 4. filter.vm 5. SaveItem.java 6. SearchItem.java Contoh program Item.java: ... private CategoryItem category; ... @ManyToOne public CategoryItem getCategory() { return category; } public void setCategory(CategoryItem category) { this.category = category; } ...