mengembalikan grub loader ubuntu yang hilang

Posted on May 10, 2010 by ade susanto and filed under General.

kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya tentang grub yang hilang 
buat temen-temen yang pcnya pake dualboot maka pasti pernah mengalami 
bootloadernya hilang kan...?  sewaktu habis nginstall windows...
nach ini ada solusinya untuk mengembaikanya pertama yang harus kita lakukan 
adalah persiapkan:
1. kita harus menyiapkan ubuntu live CD
2. kemudian ubah setingan bios pc anda
3. jika pc anda telah disetting boot ke CD-ROM, kita tunggu aja sampai layar
pilihan boot ubuntu mucul pilih saya try ubuntu (without any change on your
computer)
4. setelah masuk live CD dekstop maka jalankan terminal dengan meng-klik 
menu application >accecories >terminal
5. terus periksa partisi linux dengan cara
  
 sudo fdisk -i 

 

 


6. setelah diketahui partisi linuxnya (misal partisi linux pc saya adalah
sda7) kemudian lakkukan mounting seperti berikut ini 

 sudo mount -t ext4 /dev/sda7/mnt/

 sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
 
 sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
 
 sudo mount -o bind/dev//mnt/dev/

 sudo chroot /mnt/bin/bash

  

 


7. sekarang kita kembalikan GRUB ke MBR, perintahnya

 grub-install /dev/sda

8. sekarang akan kita kembalikan kedalam paertisi linux (partisi linux saya 
berada di /dev/sda7) perintahnya 

 grub-install /dev/sda7

jika setelah ini gak ada pesan eror maka setelah reboot maka bootloader
anda akan kembali seper semula

booting ubuntu lewat flasdisk

Posted on May 10, 2010 by ade susanto and filed under General.

ini adalah cara untuk membuat usb menjadi bootable-ubuntu 
sangat singkat dan mudah untuk dipahami bagi pemula
kelebihan booting lewat flashdisk ini adalah jika anda menggunakan dua os di pc anda lalu baru menginstall windows otomatis booting loader ubuntunya akan hilang dan kalo gak punya live cdnya akan kesulitan untuk mengembalikan booting loader ubuntunya 
jika memakai booting dengan usb tidak akan terjadi hal yang seperti itu lagi 
karena bisa dilepas dan dipasang lagi :D
disini saya akan menjelaskan bagaimana cara dan langkah-langkahnya 
1. download file image ubuntu disini. letakan image tersebut di hardisk 
2. download universal USB installer(UUI) disini
3. jalankan uui

4. setuju dengan license Agreement...? jika anda setuju, klik "i agree"

 

 

5.pilih distro-linux yang akan di-install ke usb. saya pilih ubuntu secara     otomatis uui akan mendeteksi keberadaan file image dari distro yang telah     dipilih
6. terus pilih USB flash Drive yang akan di-install distro-linux (saya tidak memilih flasdisk untuk diformat)
7. pilih ukuran file casper yang akan dibuat (contoh: saya menggukan 2GB casper-RW)

8. klik tombol "create"

 

9. selanjutnya tinggal menunggu proses selesai

 

 

 

 

  

selesai flasdisk anda sekarang sudah bersifat bootable 
mudah dan gampang kan.....!
ok... semoga ini bermanfaat ya........:D

perintah dasar linux

Posted on March 19, 2010 by ade susanto and filed under General.

 

 ini pengalaman saya waktu di meruvian, walaupun kelihatanya terlalu dasar tapi ini sangat penting, perintah-perintah dasar linux banyak digunakan untuk para pengguna linux, nterutama para pemula..........^_^


   Berikut ini contoh-contoh perintah dan program di Linux yang sangat berguna untuk bekerja

sehari-hari.

   Perintah-perintah dasar seperti DOS.

   Semua perintah DOS atau command di Windows memiliki padanannya di Linux. Sebaliknya,


   banyak perintah di Linux, misalnya untuk mengonfigurasi server-server, tidak dapat dilakukan

   dengan Windows. Perintah-perintah seperti DOS itu antara lain:

   $ ls artinya melihat isi direktori atau dir

   $ mkdir artinya membuat direktori

   $ rmdir artinya menghapus direktori yang tidak ada isinya

   $ cp artinya copy, rm artinya remove atau delete, mv artinya move atau pindah

   $ cd artinya pindah direktori. Jika tanpa opsi atau argument, berarti pindah ke direktori home

   user yang sedang login.

   Perintah-perintah dan aplikasi khusus.

   $ pwd artinya print working directory atau menanyakan nama direktori sekarang.

   $ whoami artinya menanyakan siapa yang sekarang sedang bekerja (user apa yang sedang

   digunakan).

   $ mail artinya melihat email yang masuk. Jika ada daftar email, tekan r diikuti nomor email

   untuk membaca email tersebut, r untuk mereply dan d untuk menghapus. Keluar dari email

                                                                                          

   gunakan q atau x jika tidak jadi menghapus.

   $ lynx untuk mengakses web, seperti links.

   $ joe editor teks yang mirip ne dan emacs.

   $ vi juga editor teks yang mirip ne.

   $ su untuk berubah menjadi root.

   $ ps untuk melihat daftar program yang sedang berjalan, lengkap dengan nomor id. Lebih

   lengkap lagi menggunakan perintah ps -aux.

   $ cat untuk menampilkan isi file tanpa mengedit.

   $ less mirip dengan cat, namun bisa melihat per layar atau per baris.

   Untuk mengetahui arti setiap perintah, tersedia perintah ?man perintah? yang akan menampilkan

manual perintah. Contoh berikut ini untuk menampilkan manual perintah ls.

$ man ls


   Linux adalah sistem operasi multiuser dan multitasking. Multiuser artinya, dalam waktu yang

bersamaan, Linux dapat digunakan oleh banyak user, baik melalui keyboard dan mouse yang sama

atau melalui komputer lain dalam jaringan.

   Multitasking artinya dalam waktu yang sama, Linux dapat menjalankan beberapa program.

Bahkan Linux dapat menjalankan banyak Window, misalnya Anda dapat menjalankan Icewm,

XFCE, Blackbox, KDE, dan GNOME, seakan-akan menjalankan Windows 95, 98, XP, Vista, NT,

2000, dan 2003, juga Macintosh secara bersamaan.

   Setiap user memiliki hak yang berbeda, misalnya sesama user biasa tidak bisa saling melihat isi

direktori dan isi file. Ini salah satu yang membuat Linux aman terhadap penyebaran virus.


   Saat bekerja, biasanya pengguna login sebagai user biasa. User biasa tidak punya akses penuh

terhadap sistem. Agar dapat memiliki akses penuh, Anda harus login sebagai root atau superuser.

Jika Anda telah login sebagai user biasa, Anda dapat berubah menjadi root dengan perintah su.

   Di distro Linux lain seperti Ubuntu, Anda bisa mudah untuk berubah menjadi root, tanpa harus

memasukkan password, dengan perintah ?sudo su?. Dalam kenyataan kerja yang normal di Linux,

setiap user dan root harus memiliki password.

   Untuk keamanan, bekerja biasa harus menggunakan user biasa, bukan root, karena root punya

kekuasaan tak terbatas. Jika sedikit saja melakukan kesalahan, misalnya menghapus file penting,

komputer bisa bermasalah. Untuk bekerja sebagai root, sebaiknya tetap sebagai user biasa, lalu

menjalankan perintah untuk root dengan menambahkan kata sudo di depan perintah. sudo artinya

superuser do atau menjalankan perintah sebagai root.

   Agar user biasa bisa menjalankan tugas root dengan password (misal user01) atau tanpa

                                                                                       

password (misal rus), edit file /etc/sudoers dengan menambahkan baris berikut ini:

user01 ALL=(ALL) ALL

rus ALL=(ALL) NOPASSWD: ALL

   Berikut ini beberapa perintah penting sebagai admin. Sekali lagi, sebagai user ubuntu,

tambahkan perintah sudo di depan perintah-perintah ini. Misalnya, sudo fdisk -l untuk melihat

susunana partisi harddisk. Atau lebih dahulu berubah menjadi root sehingga prompt berubah dari

lambang dollar ($) menjadi pagar (#).

$ sudo su

#

   Menambah user baru:

# adduser nama-user

   Menghapus user:

# deluser nama-user

   Mengaitkan harddisk /dev/hda1 ke sistem Linux dengan titik kait di /mnt/hda1. Mount juga

untuk disket atau CDROM atau file sharing di komputer lain.

# mount /dev/hda1 /mnt/hda1

   Sekali lagi, hati-hati saat bekerja sebagai root, karena kekuasaan root yang tidak terbatas dapat

menghapus data apa saja, termasuk memartisi memformat hard disk. Jika tidak hati-hati dalam

bekerja, Anda dapat menghilangkan data atau merusak sistem Linux dan semua sistem yang ada di

dalam hard disk, flash disk atau tempat penyimpanan lainnya.