Mengenal OOP
OOP merupakan paradigma pemrograman yang popular saat ini yang telah menggantikan teknik pemrograman berbasis prosedur .Pemrograman berorientasi objek (OOP) adalah suatu pendekatan pengembangan perangkat lunak di mana struktur dari software ini didasarkan pada objek berinteraksi satu sama lain untuk menyelesaikan tugas. Pada pemrograman berorientasi objek, kita membagi masalah pemrograman berdasarkan objek atau "sesuatu" benda. Dalam OOP terdapat beberapa istilah seperti Object, Class, Abstraction (Abstraksi), Encapsulation (Pembungkusan), Polymorphism (Polimorfisme), Inheritance (Pewarisan), dll.
Object merupakan sesuatu yang bisa berkaitan benda, orang, tempat, kejadian atau konsep-konsep yang ada di dunia nyata yang bisa digunakan pada perangkat lunak atau sistem informasi sedangkan data yang dimiliki oleh object disebut Atribut. Contoh Object dalam kehidupan nyata adalah komputer, jam, bahkan kita juga merupakan object dan memiliki atribut berupa nama, alamat, umur, dll. Baik dalam dunia nyata atau dalam sebuah program, sebuah objek memiliki dua karakteristik, yaitu state dan behaviour. State adalah keadaan dari sebuah objek, seperti kucing memiliki state warna, jenis, umur, kondisi, dll. Sedang behaviour adalah kelakuan dari objek tersebut, seperti kucing dapat berjalan, makan, tidur, dll. Objek menyimpan statenya dalam satu atau lebih variabel, dan mengimplementasikan behaviournya dengan metode. Dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa objek adalah bagian software yang dibentuk dengan variabel-variabel dan metode-metode yang berhubungan dengan variabel tersebut.
Kelas merupakan tempat untuk membuat objek. Seperti sebuah rancangan rumah yang digunakan untuk membangun ratusan rumah. Rumah yang dibangun tersebut adalah objek dari kelas rancangan rumah. Hal ini dapat dilakukan karena semua objek rumah yang dibangun memiliki karakteristik yang sama, sehingga dapat dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah tempat yang sama. Tetapi objek-objek yang dibangun tetap akan memiliki bentuk fisik tertentu sendiri-sendiri, seperti variabel dalam sebuah program, atau pintu sebuah objek rumah. Dengan penjelasan ini, kelas dapat kita definisikan kembali menjadi sebuah variabel dan metode yang sama untuk semua objek sejenis.
Abstraksi menjelaskan definisi dari objek pada class dalam suatu fungsi (method) atau fungsi khusus (constructor). Abstraksi adalah pengabstrakan atau penyembunyian kerumitan suatu proses.
Encapsulasi dapat dipikirkan sebagai bungkusan pelindung program dan data yang sedang diolah. Pembungkus ini mendefinisikan perilaku dan melindungi program dan data agar tidak di akses sembarangan oleh program lain. Engkapsulasi (pembungkusan) berhubungan class control yang diberlakukan terhadap class member yang ada di dalamnya. Dalam melakukan pembungkusan kode dan data dalam java terdapat tiga tingkatan akses data yaitu :
- Tingkat akses private
- Tingkat akses protected
- Tingkat akses public
Pewarisan ( Inheritance ) berarti suatu kelas bisa mewariskan sebagian atau keseluruhan struktur dan perilaku kelas lain. Jika kelas B adalah kelas turunan dari kelas A, maka kita bisa juga menyebut kelas A adalah kelas super dari kelas B. Kelas turunan bisa memiliki struktur atau perilaku tambahan dari kelas supernya. Atau bahkan kelas turunan bisa mengubah atau mengganti perilaku kelas supernya. Hubungan antara kelas turunan dan kelas super sering dilukiskan dalam bentuk diagram di mana kelas turunan digambarkan di bawah kelas supernya, dan dihubungkan dengan garis penghubung dengan tanda segitiga yang diletakkan di dekat kelas supernya.
Polimorfisme adalah kemampuan dari dua benda yang berbeda untuk merespon pesan permintaan yang sama dengan cara mereka sendiri yang unik. Suatu metode disebut polimorfis jika aksi yang dilakukan oleh suatu metode berbeda-beda tergantung pada objek aktual pada saat metode itu dijalankan. Polimorfisme merupakan fitur utama dalam pemrograman berorientasi objek.
Posted by Yusak DK [Java] ( Juli 12, 2011 07:06 PM ) Permalink | Comments[0]
