The Great Mind Challenge

Kamis kemaren tanggal 24 Mei 2007, gw bersama 10 orang lain menghadiri acara "IBM Open House For University Student". Berangkat pagi-pagi buta dari Ilkom IPB dengan menumpang mobil kijang innova dhiku, lumayan berdesak-desakan dan ngepres berat. Arif yang mempunyai badan paling tinggi harus duduk di depan. Jalanan di bogor pada pagi hari terasa sesak dan padat. Untuk mengindari kemacetan di sekitar daerah merdeka dan pasar gunung batu, kita memutuskan melewati jalan sempit curam di SMA 5. Acara yang sedianya dimulai dari pukul 7.30 tidak dapat kita hadiri secara tepat waktu, tiba di parkiran gedung Landmark Sudirman sekitar pukul 9.00.

Proses registrasi di acara ini cukup mengesankan, terdapat deretan IBM Thinkpad dalam sebuah meja panjang sebagai media registrasi online untuk setiap peserta. Kemudian software pendaftaran akan meminta kita mengambil gambar melalui webcam, hmmm, poto gw mayan berantakan, hilang deh gantengnya, bwahahahah. Setelah proses registrasi selesai, gw kira kita bisa bawa pulang thinkpadnya, eh ternyata ga boleh, DUMB!!.

Setelah sampai dalam ruangan pertemuan yang cukup lebar dan cozy, kita langsung bisa menikmati sarapan dengan nasi uduk dan ayam goreng dilengkapi sayuran salad dan krupuk, hmmm, lebih bagus dari sarapan gw biasanya :D.

Acara dibuka oleh MC dan diawali oleh dua pembicara yang merupakan Senior officer di IBM. Materi pertama yang disampaikan adalah "IBM next 5 to 5", sebuah program yang diawali oleh "IBM Innovation Jam", sebuah innovation jam session untuk beradu kreatif antar IBMers sejagad yang jumlahnya mendekati angka 32ribu orang. Topik yang diajukan ada lima (sesuai namanya donk,) : Internet 3D, Realtime Speach recognition, IT to Help Environmental Service, Cellphone that Read Our Mind dan IT to Help Healt Care. Acara semacam ini gw pikir sangat seru dan menghasilkan banyak sekali inovasi dan pengetahuan baru didalam sebuah institusi.

Gw akhir-akhir ini juga beberapa kali melakukan Coding Jam Session bareng dhiku. Yang terakhir kita adain hari minggu kemaren di KFC ratu plaza bareng Naray dari InfiNite technology. Dalam sesi kemaren, dhiku dan naray secara bergantian menunjukkan kode buatan masing-masing, gw cuma sebagai tukang komentar, hehehe. Kemudian dhiku dengan lancar mendemokan beberapa feature-feature advance dari Jasper report, yang paling menarik adalah Scriplet, hmm, gw harus belajar nih. Setelah itu dhiku juga menunjukkan DAO pattern yang dugunakan dalam aplikasinya. Kita sempat berdebat lumayan sengit di bagian DAOException pattern, trus gw sempet mencela-cela dhiku karena JDBC code yang digunakannya PHP bangedd!!, masih pake executeQuery, jarang pake PreparedStatement, ga pake executeBatch dan yang paling parah ga pake Transaction!! (peace dhik peace :P)

Coding Jam Session gw pikir adalah kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan kualitas kode dari programmer. Programmer lain dapat secara langsung memberikan input terhadap kode kita, seperti dhiku ngajarin gw jasper, dan gw mereview kodingnya. Hal ini karena sifat Coding Jam Session yang langsung menyentuh ke area yang sangat teknis, ide-ide yang muncul bisa sangat bermanfaat dan terasa. Konsep pair programming dari Agile mirip-mirip dengan Coding Jam Session, dan setelah gw aplikasikan, ternyata bisa menjadi metode yang paling cepat menaikkan kemampuan programmer daripada cuma training sehari dua hari.

Ok, ok balik ke pokok pembahasan. Acara kedua diisi oleh Head of Human Resource Departement dari IBM Indonesia. Gw sangat terkesan dengan HRDnya IBM, karir dan role pekerjaan di IBM sangat bervariasi, dan karena ukuran perusahaan yang begitu besarnya, IBMers bisa mencari lowongan pekerjaan dalam internal IBM sendiri. Misalnya IBMers Indonesia bisa melamar pekerjaan di IBM Amerika atau IBM manapun di dunia. wow!. Real multinational company!.

Saat-saat paling ditunggu akhirnya datang juga, Bu Betty Alisjahbana, direktur utama IBM Indonesia maju ke panggung dan mulai mempresentasikan program "IBM Mind chellenge 2007". Program ini adalah sayembara pembuatan aplikasi opensource berbasis linux untuk mahasiswa, baik S0, S1, S2, S3 maupun post doctoral. Sayembaranya sangat menarik, terutama hadiah utamanya yang $3000, hohoho bisa buat modal kawin jek! (lirak-lirik si neng ;) ) ditambah jalan-jalan gratis ke laboratorium riset IBM di India, wah bisa sekalian bulan madu nih... (nyenggol si neng ;) ). kalau tertarik dengan lomba ini, silahkan download keterangan lengkapnya di sini (pdf)

Setelah presentasi dari Bu Betty selesai, selanjutnya yang naik panggung adalah Menristek, Pak Kusmayanto Kardiman, beliau memulai paparanya dengan sebuah kuis menarik "hayo semuanya, definisikan kata nerd menurut anda masing-masing". Ok pak, karena bapak idola saya, saya ikut maen deh, nah ini jawaban saya pak "Nerd : punya dunia sendiri, asik dengan dunianya sendiri, dan bersemangat untuk mengajak orang lain bermain-main dalam dunianya". Tapi banyak juga jawaban yang aneh-aneh, sperti "not cool", "socially differrent", "makhluk langka perlu dilindungi", halah!. Di akhir kuisnya pak Kardiman memberi kesimpulan : "yang anda utarakan adalah anda sendiri, karena kita, seperti juga setiap orang di bumi ini adalah nerd, unique, ga sama, dan ga mau disama-samakan!". Yeah pak, saya punya dunia sendiri, heheheheh.

Gw pikir acara di ruangan tersebut sudah selesai, eh ternyata Bu Betty naik panggung lagi untuk membacakan secara lengkap ketentuan dan aturan dari sayembara ini. Nah yang cukup mengejutkan ternyata ada satu poin penilaian yang menyatakan "Diberikan nilai tambah untuk peserta yang menggunakan IBM Development Tools", oh eclipse nih maksudnya, hmmm, semakin menarik.

Kemudian Bu Betty meminta seseorang dari staffnya untuk mempresentasikan apa itu IBM Development Tools. Denny, si staff itu memulai presentasinya dari site IBM yaitu Developer Works bagian opensource application. Kemudian dilanjutkan ke situs Eclipse.org, hmm, sudah terduga sebelumnya. Gw pribadi salut banged dengan keputusan IBM meng-opensource-kan Eclipse, project yang sebelumnya merupakan divisi development tools IBM bernama VisualAge. Keputusan IBM ini membawa konsekuensi yang saaaangat besar terhadap perkembangan java. Dirangkai dengan blunder microsoft membunuh VB dan Foxpro, gw kira akan semakin banyak programmer, perusahaan dan pribadi-pribadi yang akan bermigrasi ke java.

Denny kemudian mempresentasikan IBM DB2 Express-C dan WebSphere Community Edition. Jadi dalam lomba ini peserta diharapkan untuk menggunakan ketiga tools diatas dan tentu saja memilih java sebagai platform pengembangan aplikasi. Gw belom pernah menggunakan DB2 dan WebSphere, karena selama ini solusi yang gw buat hanya sekitar Java SE dan cukup HSQLDB, ga perlu tools dengan bloated feature seperti DB2 dan WebSphere. Kalau Eclipse gw dah pake dari taon 2006.

Hari gw semakin menarik ketika gw memutuskan untuk mengacungkan tangan bertanya kepada pembicara. Dengan nekatnya gw bilang "Saya Eclipse user dari tahun 2006, tapi akhirnya pindah ke netbeans karena dukungan IBM terhadap komunitas seperti Eclipse User dan WebSphere User nggak ada sama sekali!" itu intinya sih, lengkapnya gw ga gitu inget. Abis itu gw kringetan dingin, karena ternyata si pembicara bener-bener gagap menjawabnya dan harus lirak-lirik ke atasangan untuk menjawab pertanyaan gw.

Alasan gw sebenernya karena selama gw mengamati sepak terjang IBM di dunia opensource kental dengan nuansa hypocracy. Semisal, menyelenggarakan sayembara opensource ini, tapi tidak mendukung komunitas pengguna eclipse. Kalo diitung-itung, manfaat yang akan dirasakan IBM akan sangat besar jika mengalokasikan dana pengeluaran selama sayembara kepada komunitas. Yah gw tau sih ini marketing... sampe pak menteri bilang, "the more you give the more you take", padahal sih seharusnya lebih rendah hati kalau dikatakan "the more you give the more you get".

Opensource adalah community works. Hasil kolaborasi programmer seluruh jagad yang dengan tulus membuat aplikasi demi kebaikan bersama, demi cita-cita membuat dunia ini tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Mendukung opensource arti sebenarnya adalah mendukung komunitas menciptakan ekosistem yang nyaman agar mereka ini terus melanjutkan pengembangan aplikasi opensource. Tanpa dukungan ke komunitas sebenernya kata-kata "mendukung gerakan opensource" serasa sayur sop tanpa garam, hambar.

Peristiwa sedikit aneh gw rasakan ketika IBM dengan bangga mengumumkan tentang "500 buah paten yang dihibahkan kepada dunia opensource". Gw punya pemahaman bahwa "Idea should be free", paten hanya akal-akalan perusahaan besar untuk melindungi investasi yang dikeluarkan dalam bidang riset dan penelitian. Walaupun gw merasa aneh dengan keadaan ini, gw bisa memaklumi apa yang gw liat dan rasakan, karena gw mengerti beginilah dunia ini berjalan.

Nuansa hypocracy juga terasa kental ketika kita melihat masa lalu IBM. Ada masa dimana IBM begitu memonopoli semua lini dalam industri IT dunia. Kekuasaanya sedikit tergerogoti dengan munculnya microsoft, dan semakin terancam dengan opensource movement. Tebakan paling gampang keputusan IBM untuk ikut dalam arus opensource movement adalah langkah strategis IBM untuk tidak terseret arus opensource, dan tentu saja sekalian mendompleng gerakan ini demi naiknya penjualan. Hell yeah, namanya perusahaan, profit adalah segalanya.

Trus gw sendiri juga mengakui ada sebagian dari pikiran gw yang terpelintir kesana kemari, dan mungkin nanti lu akan juga bilang gw hypocrite, kok bisa? karena gw memutuskan untuk ikut sayembara ini, bwahahaha. Sayang jalan-jalannya ke India, kenapa ga ke markas besar IBM di Amrik aja yha?. Alasan utamanya sih paling-paling yha masalah dana, hehehe. But it's ok lah, gw pengen liat India seberapa berubah dari terakhir kali gw ke sana enam tahun lalu. (halah, kayak yang mau menang ajah!)

Download keterangan lengkap sayembara mind chellenge di sini

09:34AM 29 May 2007 dalam kategori Java oleh ifnu Comments[4]

Comments:

Apakah gue hypocracy in your mind also?

Posted by Frans Thamura on June 01, 2007 at 08:14 PM WIT #

no frans, :D, semangatmu yang berkobar-kobar kadang kala ada eksesnya juga :D, gw pribadi sih oke-oke aja :D

Posted by ifnu on June 01, 2007 at 11:27 PM WIT #

Gw ... geblek bgt nih! ^_^

Posted by Eko SW on June 17, 2007 at 04:18 AM WIT #

Kang Ibnu,

Saya sudah ngirim email ke Kang Ibnu bahwa PT IMOCHA sedang membuka lowongan besar-besaran untuk programmer java (lepas mapun tetap) yang lokasinya akan berkisar di daerah Pajajaran Bogor (masih nyari tempat). Oya, PT IMOCHA adalah cabang langsung dari Imocha B.Hd Malaysia (www.imocha.com.my). Mungkin kalau ada rekan-rekan kang ibnu yang mau gabung....saya dengan segenap harapan sareng karendahan hati mengucapkan sangat-sangat nuhun. Lihat http://imocha-java.blogspot.com (kanggo ninggali lowongan kerja lengkap) atau Hubungi saya: ANDRI 0859 2052 1972

Posted by Andriyana Tresnawan on March 08, 2008 at 03:29 AM WIT #

Post a Comment:
  • HTML Syntax: Allowed