Software Development Seminar

Hari minggu kemarin, 06-05-07 gw dapet amanat dari adek-adek kelas untuk mengisi acara "Meet The X". Dan kebetulan kebagian jatah materi "programming". Acara ini sendiri dibagi menjadi lima sesi materi, setiap materinya akan menghadirkan "Xmen", kelima sesi tersebut adalah : database, programming, networking, multimedia dan trouble shooting. Sesi database diisi oleh pak Wisnu, staff dosen ilkom. Kemudian saya mengisi bagian programming, pak Heru (dosen) mengisi sesi network, pak Firman (dosen) mengisi bagian multimedia, dan sesi terakhir diisi oleh expert dari Jasakom.

Acaranya sangat menarik secara konsep dan packagingnya, posternya berwarna kuning-biru dengan huruf X yang besar. Gw sebagai bekas pengurus himalkom sangat terkesan dengan acara ini, yang menunjukkan himalkom sebagai himpunan profesi, mengambil jalur yang tepat meningkatkan profesionalisme anggotanya sebagai calon-calon IT professional.

Gw dateng ke tempat acara jam 9, 50 menit lebih awal dari jadwal sesi gw. Jadi sempat melihat presentasi dari pak Wisnu, yang ternyata membawa serta Ghofar, anak bimbimgan skripsi pak Wisnu. Sayangnya gw kelewat presentasi pak wisnu, tapi melihat penuh presentasi Ghofar :D. Presentasinya mengenai webservice dan beberapa metode database access API (JDBC dan ODBC). Kalau presentasi ini disaksikan oleh mahasiswa Ilkom saja yha OK, sayangnya ada beberapa mahasiswa dari TPB (Tingkat Persiapan Bersama) dan mahasiswa jurusan non-IT, pasti berat buat mereka memahami konsep ini.

Mengantisipasi kemungkinan missmatch antara apa yang nanti akan gw bawakan dan domain pengetahuan peserta yang minim tentang programming, akhirnya gw putuskan untuk membahas beberapa topik di luar programming yang relevan terhadap semua peserta. Kalau tidak begitu, kira-kira kalau peserta non-IT diberi materi ini muntah-muntah ga tuh?

  • Sofware Development Skill
    • Bahasa pemrograman (Java, .NET, PHP, Python)
    • Integrated Development Environment (Netbeans, Eclipse, Visual Studio, Zend Studio, Komodo)
    • Reporting software (Crystal Report, Jasperreport)
    • Database (MySql, SQL Server, Oracle)
    • Bahasa Scripting (HTML, XML, Javascript, CSS)
    • Application Server (Apache, Tomcat, IIS, Zope)

  • Software Development Tools
    • Version Control (CVS, Subversion)
    • Bug Tracker (BugZilla, Mantis)
    • Wiki / Collaboration Tools (MediaWiki,Trac)
    • Unit testing (JUnit, NUnit)
    • Code reviewer (Findbugs, PMD)

Akhirnya gw memutuskan untuk membawakan intro tentang IT Professional. Materi tentang IT Professional ini banyak membahas tentang profesi-profesi yang bisa diambil oleh praktisi IT atau lulusan dari jurusan non-IT. Pembahasanya tidak terlalu komprehensif, tapi setidaknya mahasiswa-mahasiswa yang baru masuk jurusan Ilmu Komputer atau akan masuk jurusan Ilmu Komputer bisa memahami nanti setelah lulus "Mau jadi apa?".


Gambar 1. Profesi-profesi di dunia IT

Setelah pembahasan mengenai IT Professional, gw baru membahas tentang Programming sedikit-sedikit, tapi tidak ada satupun kode sumber yang gw tampilin dalam presentasi, yha menghindari korban alergi programming :). Pembahasan gw berkisar pada list diatas, tentang programming language, IDE dan skill-skill lain yang harus dikuasai programmer termasuk juga software development tools.

Presentasi gw lanjutkan dengan sedikit memberikan gambaran tentang aplikasi-aplikasi bisnis, termasuk juga sebuah chart menarik tentang "Dimensions of software complexity" yang gw ambil dari presentasi "Software Architecture" oleh Grady Booch.


Gambar 2. Dimensions of Software Complexity

Yang paling menarik adalah gw menampilkan list tengtang "Pengetahuan wajib programmer" dan "Syarat-syarat programmer" yang ditulis di blognya endy. Dari sini gw mau menekankan kepada mahasiswa bahwa terdapat gap yang sangat besar antara lulusan IT dan kebutuhan industri. Untuk mengurangi gap tersebut, mahasiswa harus pro aktif mencari-cari terus sumber di luar kuliah untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Gw sendiri yakin, sekecil apapun skill kita sebagai lulusan IT, ga akan susah mencari lowongan pekerjaan yang bisa menerima kita. Masalahnya adalah, siap nggak kita dapet salary Underpaid? Software development itu salah satu industri yang memaksa "kuli"nya kerja overtime setiap saat. Menurut survei, bagi pekerja IT kepuasan gaji jauh lebih tinggi dibanding kepuasan kerja, hal ini mengindikasikan bahwa kerjaan di bidang IT itu unloveable, artinya? tidak menyenangkan. Makanya untuk menutupi "ketidak puasan bekerja" kita menuntut gaji yang gede. Nah masalah serius freshgrade jurusan IT adalah skill kerja == 0!!, gimana bisa dapet overpaid kalo skill ga ada? remember, remember : we are knowledge worker, our productivity measured by our knowledge (skill).

Gw juga menekankan filosofi "What you get is what you negotiate", gw lupa dapet kata-kata ini dari mana. Tapi intinya adalah apa yang kita dapat (gaji)) adalah apa yang kita negosiasikan, bagaimanapun skill kita , kalau ga bisa negosiasi yha kemungkinan underpaid juga masih ada. Gaji yang kita peroleh nanti merupakan kombinasi dari banyak faktor : skill, negosiasi, luck, opportunity, network and so on. Tapi gw percaya kalau kita sudah menerapkan "Continues learning" dan belajar sudah menjadi habbit kita setiap hari, good things will come. Itu konklusi gw dalam presentasi kali ini :D

Download presentasi : seminarsoftwaredevelopment04-05-07.pdf (1MB)

Semoga bermanfaat,

regards

10:53AM 07 May 2007 dalam kategori Project Management oleh ifnu Comments[2]

Comments:

Post a Comment:
Comments are closed for this entry.